Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 April 2021 15:40
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas

Rabu, 14 April 2021 15:34
Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rabu, 14 April 2021 15:25
Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3

Rabu, 14 April 2021 15:17
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Rabu, 14 April 2021 15:08
Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono

Rabu, 14 April 2021 15:00
Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU

Rabu, 14 April 2021 10:19
Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin

Rabu, 14 April 2021 09:44
Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala

Rabu, 14 April 2021 09:43
Trauma Angin Kencang, Warga Kuansing Cemas Setiap Hujan Deras

Selasa, 13 April 2021 23:23
Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 April 2021 19:49
Wagub Minta Penimbun Bapok Ditindak Tegas

Masalah klasik, jelang ramadhan kebutuhan bahan pokok mulai naik, karena kelangkaan. Wagubri minta penimbunnya ditindak tegas.

Riauterkini - PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution meminta agar Satgas Pangan agar tak segan-segan melakukan penindakan terhadap oknum pedagang distributor nakal, yang melakukan penimbunan kebutuhan bahan pokok (Bapok) masyarakat.

“Bagaimanapun harus ditindak (oknum penimbunan bapok) karena tindakan seperti itu akan mengganggu stabilitas harga pangan, sehingga membuat harga jadi tak wajar,” kata Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, di Pekanbaru, Rabu (7/4/21).

Menurut Edy Natar, menjaga stabilitas Bapok saat Ramadhan dan Idul Fitri perlu dilakukan upaya pengawasan bersama dan menyeluruh. Mengingat dalam situasi seperti ini, lonjakan harga berpotensi terjadi.

Selain meminta kepada Satgas Pangan, Edy Natar Nasution juga mengingatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah [TPID] se-Riau untuk menjaga komitmen mereka dalam mengendalikan inflasi yang dipicu oleh ketidakstabilan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Menurutnya, beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius demi stabilitas harga pangan, diantaranya memastikan jalur distribusi tetap aman tanpa hambatan.

“Apalagi di tengah pembatasan aktivitas masyarakat akibat pandemi. TPID di daerah masing-masing harus konsisten melakukan itu,” jelasnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas
- Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan
- Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3
- Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes
- Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono
- Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU
- Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin
- Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala
- Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun
- Wilayah Kecil, Mandau Tak Masuk Hitungan Program Pasar Ramadhan Disdagperind
- 10 Samsat Baru di Provinsi Riau Siap Layani Masyarakat Awal Tahun Ini
- Pemkab Bengkalis Usulkan Jembatan Pulau Bengkalis dan Rupat ke Jokowi
- Ramadhan Hari Pertama, Harga Cabe dan Ayam Ras Naik
- Bupati Bengkalis Resmikan Dua UPT Puskesmas
- Polsubsektor Pelalawan Sosialisasi Saber Pungli ke ASN
- Kapolsek Bandar Sei Kijang Pimpin Operasi Yustisi
- Nadhira Napoleon Pekanbaru Raih Penghargaan Indonesia Innovative Business Award Winner 2021
- Polisi Pantau Prokes Warga di Pasar Tradisional Ukui
- Polsek Langgam Turut Berupaya Jaga Ketahanan Pangan
- Penegakan Prokes di Simpang Empat Beringin Kembali Digelar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com