Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 11 April 2021 17:49
Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai

Ahad, 11 April 2021 16:44
Kadis LHK Riau Panen Madu Kelulut Bersama Masyarakat Kampar

Ahad, 11 April 2021 16:30
Dihadiri Menteri Sandiaga Uno,
Malam ini Dispar Riau Luncurkan Aplikasi Jemari dan Kalender Pariwisata 2021


Ahad, 11 April 2021 14:51
Penegakan Prokes Polsek Kerumutan tak Kenal Hari Libur

Ahad, 11 April 2021 14:44
Polsubsektor Pelalawan Pantau Prokes Jalan Koridor PT RAPP

Ahad, 11 April 2021 14:41
Angin Kencang di Kuansing Terbangkan Atap Rumah dan Tumbangkan Pohon

Ahad, 11 April 2021 14:38
Sambut Ramadhan 1442 H, Pemkab Meranti Gelar Zikir Akbar dan Sholat Subuh Berjamaah

Ahad, 11 April 2021 14:37
Polsek Pangkalan Kuras Tingkatkan Patroli Jalan Raya

Ahad, 11 April 2021 14:28
Polsek Langgam Fokus Patroli C3 dan Prokes

Ahad, 11 April 2021 14:22
Ciptakan Pemuda Modern, Bung Ade Siap Pimpin DPD KNPI Rokan Hulu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 April 2021 19:49
Wagub Minta Penimbun Bapok Ditindak Tegas

Masalah klasik, jelang ramadhan kebutuhan bahan pokok mulai naik, karena kelangkaan. Wagubri minta penimbunnya ditindak tegas.

Riauterkini - PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution meminta agar Satgas Pangan agar tak segan-segan melakukan penindakan terhadap oknum pedagang distributor nakal, yang melakukan penimbunan kebutuhan bahan pokok (Bapok) masyarakat.

“Bagaimanapun harus ditindak (oknum penimbunan bapok) karena tindakan seperti itu akan mengganggu stabilitas harga pangan, sehingga membuat harga jadi tak wajar,” kata Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, di Pekanbaru, Rabu (7/4/21).

Menurut Edy Natar, menjaga stabilitas Bapok saat Ramadhan dan Idul Fitri perlu dilakukan upaya pengawasan bersama dan menyeluruh. Mengingat dalam situasi seperti ini, lonjakan harga berpotensi terjadi.

Selain meminta kepada Satgas Pangan, Edy Natar Nasution juga mengingatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah [TPID] se-Riau untuk menjaga komitmen mereka dalam mengendalikan inflasi yang dipicu oleh ketidakstabilan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Menurutnya, beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius demi stabilitas harga pangan, diantaranya memastikan jalur distribusi tetap aman tanpa hambatan.

“Apalagi di tengah pembatasan aktivitas masyarakat akibat pandemi. TPID di daerah masing-masing harus konsisten melakukan itu,” jelasnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kadis LHK Riau Panen Madu Kelulut Bersama Masyarakat Kampar
- Dihadiri Menteri Sandiaga Uno,
Malam ini Dispar Riau Luncurkan Aplikasi Jemari dan Kalender Pariwisata 2021

- Penegakan Prokes Polsek Kerumutan tak Kenal Hari Libur
- Polsubsektor Pelalawan Pantau Prokes Jalan Koridor PT RAPP
- Sambut Ramadhan 1442 H, Pemkab Meranti Gelar Zikir Akbar dan Sholat Subuh Berjamaah
- Polsek Pangkalan Kuras Tingkatkan Patroli Jalan Raya
- Polsek Langgam Fokus Patroli C3 dan Prokes
- Ciptakan Pemuda Modern, Bung Ade Siap Pimpin DPD KNPI Rokan Hulu
- Giat Patroli, Polsek Bandar Sei Kijang Sebarkan Maklumat Kapolda Riau
- Puluhan Anak Ikut Lomba Mewarnai Digelar Rental Mainan Fuji Toyrent
- Yulhendri Terpilih Aklamasi Menjadi Ketua Umum IKA STM 1 Telukkuantan
- Prokes Warga Tetap Jadi Perhatian
- Polisi Sasar Kedai Warga Tegakan Prokes
- Kasmarni Hadiri Pelantikan Komnas PAI Bengkalis
- Polsek Ukui Ajak Warga Ikut Berantas Pungli
- Dilantik, M Yasir Jabat Ketua PK KNPI Binawidya 2021-2024
- Polisi Turut Pantau Gajah Liar di Pangkalan Lesung
- Balon Sekda Riau, Nama SF Hariyanto Bikin Heboh Netizen
- Polsek Bunut dan TNI Patroli Karhutla Bersama
- Pj..Sekda Riau, Ketua MUI dan LAM Pekanbaru Tanam Jagung di Ponpes Santan NU


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com