Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 17 Mei 2021 06:41
Cegah Kerumunan, Walikota Pekanbaru Tutup Tempat Wisata Hingga 23 Mei 2021

Ahad, 16 Mei 2021 20:29
Lagi, Tiga Warga Bengkalis Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Ahad, 16 Mei 2021 19:28
Corona Meledak di Meranti, Pasien Diisokasi di Masjid dan Akses ke Tanjung Samak Ditutup

Ahad, 16 Mei 2021 17:30
Ikuti Pertandingan Tenis Eksekutif Forkopimda, Kajati Riau Jadi Juara

Ahad, 16 Mei 2021 16:23
DPRD Inhu Minta Dirut RSUD Indrasari Rengat Dievaluasi

Ahad, 16 Mei 2021 16:18
Jokowi ke Riau, Repdem Kampar Adukan Kasus Konflik Agraria

Ahad, 16 Mei 2021 15:50
Kapolsek Pangkalan Kerinci Minta Petugas Pengamanan Idul Fitri Penuh Tanggung Jawab

Ahad, 16 Mei 2021 15:15
Cegah Tindak Kriminal, Polsek Langgam Tingkatkan Patroli

Ahad, 16 Mei 2021 15:08
Polres Pelalawan Langsung Turun Pengecekan Prokes di Tempat Wisata

Ahad, 16 Mei 2021 14:40
Tak di Tempat Saat Lonjakan Pasien Covid-19, DPRD Inhu Minta Dirut RSUD Indrasari Rengat Dievaluasi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 11 April 2021 14:21
Dewan Minta Gaji Tenaga Medis Covid-19 di Pekanbaru Segera Dibayar

Anggota DPRD Pekanbaru tanggapi soal gaji tenaga medis covid-19 yang belum dibayar. Dewan tidak ingin ada mogok kerja.

Riauterkini_PEKANBARU - Miris, tenaga medis yang hari-harinya dihabiskan untuk mengurusi Pasien Covid-19 yang ada di Rusunawa Rejosari belum menerima gaji dari bulan Januari lalu.

15 orang tenaga kontrak ini sendiri terdiri dari berbagai jenis profesi, mulai dari dokter, perawat, supir, hingga cleaning service.

Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru harus sadar bahwa para tenaga medis ini adalah garda terdepan dalam menangani pandemi Covid-19.

"Jangan sampai hal-hal seperti ini tidak ada solusi, ini harus ada solusi. Karena bagaimanapun ini akan berimbas kepada pemikiran mereka, performa akan terganggu. Dan dikhawatirkan nanti akan menurunkan kualitas kerja dan jangan sampai mogok kerja," ucap Sabar, Ahad (11/4/2021).

Lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, tidak ada alasan bagi Pemko Pekanbaru untuk tidak memberikan gaji untuk para tenaga medis ini. Terlebih lagi gaji untuk para tenaga medis ini adalah bersifat 'darurat'.

"Mereka harus diperhatikan, karena mereka adalah garda terdepan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, gaji dokter sebesar Rp7,5 juta perbulan, Gaji perawat S1 ners Rp3,5 juta perbulan, perawat D3 Rp2,75 juta perbulan, cleaning servis Rp72 ribu perhari, dan gaji driver Rp78 ribu perhari.

"Belum dibayarkan dari bulan satu sampai bulan tiga (Januari-Maret). Kontrak sudah habis bulan tiga. Harusnya kan sudah dibayarkan. Sementara THL lain, yang di kantor Diskes sudah dibayar satu bulan," jelasnya.

Ia menyebut, sudah menanyakan kepada pemangku kepentingan di instansi yang dipimpin M Noer MBS itu. Ia juga menyebut, sebenarnya kepala Diskes yang juga mantan Sekda Kota Pekanbaru itu sudah mengetahui persoalan ini.

Namun, tidak ada respon dan janji kapan gaji mereka dibayarkan. "Jawabannya tidak jelas, pak Kadis sudah tau persoalan ini, responnya tidak ada. Seolah-olah sepele. Tidak ada dijanjikan kapan cair," jelasnya.

Ia juga mengungkap, selain tenaga kontrak yang bekerja di Rusunawa Rejosari, THL atau tenaga harian lepas di RSD Madani juga belum menerima hak. Jumlah THL yang ada di RSD Madani sekitar 250 orang.

"Di RSD Madani, informasi dari kawan-kawan, 250 orang juga belum dibayar. RSD Madani memang THL yang bekerja di sana," kata dia.

Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih saat dikonfirmasi tidak bisa memberikan keterangan. Ia mengarahkan agar menanyakan langsung kepada M Noer MBS selaku kepala dinas.

Sementara itu, M Noer MBS saat dikonfirmasi belum bisa dihubungi. Beberapa wartawan yang mencoba menghubungi juga tidak bisa tersambung.***(parlemmentaria)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kapolsek Pangkalan Kerinci Minta Petugas Pengamanan Idul Fitri Penuh Tanggung Jawab
- Cegah Tindak Kriminal, Polsek Langgam Tingkatkan Patroli
- Polres Pelalawan Langsung Turun Pengecekan Prokes di Tempat Wisata
- Warga tak Indahkan Prokes Diberi Sanksi
- Cegah Akasi Teror, Personil Bersenjata Lengkap Disiagakan di Polsek Kerumutan
- Personil Polsek Bandar Sei Kijang tetap disiagakan di pos penyekatan mudik
- LLMB Riau Anggap Aneh Sholat di Mesjid Dilarang tapi Tempat Wisata Dibuka
- Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 146, Total 51.304
- Polsek Pangkalan Kuras Turut Giat Tracking Kontak Warga Positif Covid-19
- Polsek Bunut Imbau Masyarakat Gunakan Masker Setiap Saat
- Cegah Covid-19, Polsek Ukui Kesadaran Warga Memakai Masker
- Jika Ada Pungli Segera Lapor Polsek Pangkalan Lesung
- Peniadaan mudik, 7.356 Kendaraan di Riau Diputar Balik
- Polisi dan TNI Teluk Meranti Pantau Penertiban Prokes di Pos PPKM
- Polsek Langgam Patroli Rutin Cegah Tindak Kriminal
- Idul Fitri, Ratusan Napi Lapas Bengkalis Terima Pemotongan Masa Hukuman
- Polsek Pangkalan Kerinci Tingkatkan Pengawasan di Pos Penyekatan Mudik
- Tingkatkan Kesadaran, Polsubsektor Pelalawan Beri Sanksi Warga tak Pakai Masker
- Meski Lebaran Polsek Kerumutan Tetap Patroli
- Bupati Zukri Imam dan Khatib Sholat Id Keluarga di Depan Rumdis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com