Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Mei 2021 19:56
Bertambah 513, Total Kasus Positif Covid-19 di Riau Capai 51.046

Kamis, 13 Mei 2021 18:53
Bupati Zukri Imam dan Khatib Sholat Id Keluarga di Depan Rumdis

Kamis, 13 Mei 2021 17:50
Warga Bengkalis Meninggal Dunia Positif Covid-19 Kembali Bertambah

Kamis, 13 Mei 2021 17:00
Beredar Surat Kadin Bengkalis Minta Minuman Kaleng Idul Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 16:25
849 Warga Binaan Rutan Pekanbaru Dapatkan Remisi Khusus Idul Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 16:05
Pelaksanaan Sholat Ied di Pangkalan Kuras Dapat Pengamanan Kepolisian

Kamis, 13 Mei 2021 15:34
Libatkan Tokoh Agama, Polsek Bunut Apresiasi Pelaksanaan Sholat Ied Sesuai Prokes

Kamis, 13 Mei 2021 14:50
Polsek Pangkalan Lesung Pantau Pelaksanaan Sholat Idul Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 14:44
Kapolsek Ukui Imbau Jemaah Soal Prokes

Kamis, 13 Mei 2021 14:39
Kapolsek Bandar Sei Kijang Pantau Masyarakat di Pos Penyekatan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 11 April 2021 16:44
Kadis LHK Riau Panen Madu Kelulut Bersama Masyarakat Kampar

Madu kelulut hasil penangkaran kelompok usaha perhutanan sosial mulai dipanen. Bersama tokoh dan masyarakat Kadia LHK lakukan panen.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau Mamun Murod, panen bersama Madu Kelulut yang ditangkarkan oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Kenegerian Kampa, Kabupaten Kampar, Sabtu (10/4/21). Acara dihadiri oleh WRI dan Bahtera Alam, Para tokoh Datuak Pucuk Persukuan Ninik Mamak Kenegerian Kampa.

"Total wilayah adatnya seluas 156,8 hektar, terbagi dalam dua hamparan 100,8 hektar di Ghimbo Bonca Lida dan 56 hektar di Ghimbo Pomuan," kata Murod.

Lebih lanjut dikatakannya, usaha Madu Kelulut ini berada di Lokasi Hutan adat Kenegerian Kampa yang memiliki total luas 156.8 Ha, terdiri dari 100 hektar Ghimbo Bonca Linda dan 56 hektar Ghimbo Pomuan. Hutan ada ini masih dikelola berdasarkan kearifan lokal masyarakat setempat.

"Hutan adat Kenegerian Kampa sudah diakui oleh Pemerintah Indonesia melalui SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia pada tahun 2020 lalu. Hutan adat merupakan salah satu bukti pengakuan masyarakat hukum adat dari negara," ujarnya.

Melalui pengakuan tersebut, lanjut Murod, masyarakat adat Kenegerian Kampa juga dapat mengelola sumber daya alam berbasis hasil hutan bukan kayu seperti Madu Kelulud yang lebih berkelanjutan.

"Hal ini juga dapat membantu perekonomian masyarakat adat pada masa pandemi ini. Misalnya, melalui madu kelulut, masyarakat adat mendapatkan sekitar Rp. 4.000.000/bulan. Saat ini, sudah terbentuk kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) masyarakat adat, sehingga proses pengorganisasian dan pengembangan sumber penghidupan masyarakat adat Kenegerian Kampa diharapkan dapat berkembang pesat sesegera mungkin," ujarnya.

Murod juga menyampaikan bahwa Dinas LHK Riau siap untuk membantu mendampingi dan mendukung kelompok melalui program restorasi dan pengembangan sumber mata pencaharian berkelanjutan berbasis sumberdaya hutan yang merupakan bagian dari program Riau Hijau.

"Peluang - peluang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat tidak hanya terbatas pada hasil hutan bukan kayu, tetapi juga dapat juga memanfaatkan jasa lingkungan.

Dinas LHK secara kolaboratif dengan pihak, seperti akademisi, pemerhati dan praktisi lingkungan se Provinsi Riau akan berupaya mengembangkan hal serupa di lokasi yang lain,"paparnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Zukri Imam dan Khatib Sholat Id Keluarga di Depan Rumdis
- Beredar Surat Kadin Bengkalis Minta Minuman Kaleng Idul Fitri
- 849 Warga Binaan Rutan Pekanbaru Dapatkan Remisi Khusus Idul Fitri
- Pelaksanaan Sholat Ied di Pangkalan Kuras Dapat Pengamanan Kepolisian
- Libatkan Tokoh Agama, Polsek Bunut Apresiasi Pelaksanaan Sholat Ied Sesuai Prokes
- Polsek Pangkalan Lesung Pantau Pelaksanaan Sholat Idul Fitri
- Kapolsek Ukui Imbau Jemaah Soal Prokes
- Kapolsek Bandar Sei Kijang Pantau Masyarakat di Pos Penyekatan
- Salat Idul Fitri di Rumah, Gubernur dan Wagub Riau Bertindak Sebagai Khatib
- Personil Gabungan Inhil Siaga di Malam Takbiran Idul Fitri 1442
- DPD Partai NasDem Inhu Sambut Idul Fitri dengan Santuni Kaum Dhuafa
- Ketika Pilot Water Boombing Sinar Mas Bicara Rindu
- Presiden Jokowi Dijadwalkan ke Riau 19 Mei Nanti
- H - 1, NasDem Riau berbagi "Rendang Lebaran" dan 1 Ton Beras
- Ramadhan Tahun Ini, KPU Riau Khatamkan 10 Kali Bacaan Al-Quran
- Takbir Keliling Dilarang, Polsek Kerumutan Siagakan Personel di Jalan
- Personil Polsek Pangkalan Kerinci Laksanakan Giat Tracking Kontak
- Personil Polsek Bandar Sei Kijang Disiagakan Antisipasi Teror
- Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Langgam Tingkatkan Patroli
- Sasar Tempat Keramaian, Warga tak Patuhi Prokes Diberi Sanksi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com