Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Juni 2021 20:41
F3 Agency Media Partner Dukung Program Bank Sampah di Pekanbaru

Sabtu, 19 Juni 2021 20:31
Binaan SKK Migas-PT CPI-STP Riau, Desa Wisata Kampung Patin Luncurkan Situs Web dan Mini Travel

Sabtu, 19 Juni 2021 19:04
Sejarah Sukiman-Indra Gunawan Menuju Bupati dan Wabup Rohul, Dua Kali Digugat ke MK

Sabtu, 19 Juni 2021 16:55
Tegakan Prokes, Aktivitas Warga di Pelabuhan Penyalai Dipantau

Sabtu, 19 Juni 2021 16:52
Antisipasi Kriminalitas, Polsek Ukui Patroli Malam hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:45
Polsek Bunut Patroli C3 dan Sosialisasi Prokes Malam Hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:41
Polsek Teluk Meranti dan TNI Sosialisasikan Prokes di Pos PPKM

Sabtu, 19 Juni 2021 16:35
Polsek Pangkalan Lesung Lakukan Patroli C3

Sabtu, 19 Juni 2021 16:27
AMIP Ditantang Wujudkan Tiga Pilar

Sabtu, 19 Juni 2021 16:22
Senin, Kejati Riau Tindaklanjuti Laporan Bupati Kuansing Terkait Dugaan Pemerasan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Juni 2021 19:44
PT GSI Disebut Ingkar Janji, 140 Rumah di Langgam Belum Diganti Rugi

Warga Kecamatan Langgam, Pelalawan datangi kantor camat. Mereka menuntut kepastian ganti rugi kerusakan rumah warga di duga akibat kegiatan Pengeboran yang di lakukan PT. GSI.

Riauterkini- PELALAWAN- Sekitar 140 Orang Warga kecamatan Langgam mendatangi kantor Camat untuk mempertanyakan realisasi ganti rugi kerusakan rumah warga, yang di duga akibat kegiatan Pengeboran yang di lakukan PT. Gelombang Sesmik Indonesia ( GSI) di wilayah Langgam.

Warga mendatangi kantor camat Rabu (9/6/21) mendesak pihak kecamatan juga ikut mendorong pihak PT GSI untuk merealisasikan janjinya mengganti kerusakan rumah warga.

" Wajar saja warga mempertanyakan hak nya, apalagi kejadian ini sudah sekian lama bahkan pihak perusahaan juga melibatkan pemerintah daerah sudah melakukan survei di setiap rumah warga yang retak-retak," ujar Jamaris salah seorang tokoh masyat Langgam.

Lanjut Jamaris, meminta pihak PT GSI juga mempertimbangkan aspek sosiologi dalam menyelesaikan persoalan ini, sebab ini masyarakat banyak tentunya ada hal hal yang mesti di pertimbangkan.

"Kita juga menghargai pihak pemerintah, utusan perusahaan dalam menyelesaikan tuntas persoalan ganti rugi ini, tetapi pertimbangkan juga keinginan masyarakat ,karena itu memang hak nya," tambahnya.

Kehadiran 140 warga di Kantor camat Langgam sempat melakukan perundingan dan musyawarah yang di jembatani oleh pihak kecamatan, warga dan utusan perusahaan. Namun belum menemui kesepakatan sehingga pertemuan selanjutnya di jadwalkan Jumat (12/6/21) mendatang.* ( Cho)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- F3 Agency Media Partner Dukung Program Bank Sampah di Pekanbaru
- Binaan SKK Migas-PT CPI-STP Riau, Desa Wisata Kampung Patin Luncurkan Situs Web dan Mini Travel
- Tegakan Prokes, Aktivitas Warga di Pelabuhan Penyalai Dipantau
- Antisipasi Kriminalitas, Polsek Ukui Patroli Malam hari
- Polsek Bunut Patroli C3 dan Sosialisasi Prokes Malam Hari
- Polsek Teluk Meranti dan TNI Sosialisasikan Prokes di Pos PPKM
- Polsek Pangkalan Lesung Lakukan Patroli C3
- AMIP Ditantang Wujudkan Tiga Pilar
- RUPS BRK Usulkan Dua Nama dari Tiga Jabatan ke OJK
- Majukan Pendidikan, Rektor Unilak Jalin Kerjasama Dengan Bupati Meranti
- Besok, AMIP Ikasmansa Gelar Kongres Pemilihan Ketua
- Update Covid-19, Positif 353, Sembuh 388
- Dukung Daya Saing Ekonomi Dengan Penguatan Standar Industri
- Proyek Tanpa Plang Nama Bikin Warga Duri Bersyukur tapi Bingung
- Polsek Langgam Pantau Sambangi Objek Vital
- Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Kawasan Rawan Tindak Kriminal
- Polsek Kerumutan Gelar Vaksinasi Massal
- Polsubsektor Pelalawan Instens Patroli Keamanan
- Wakapolsek Bandar Sei Kijang Pantau Prokes Warga
- Hari Ketiga, TNI-AU dan USPACAF Amerika Mulai Latihan Manuver Udara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com