Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 17 Juni 2021 20:50
Hari Ketiga, TNI-AU dan USPACAF Amerika Mulai Latihan Manuver Udara

Kamis, 17 Juni 2021 20:05
Dikabarkan 5 Korban Jiwa Dalam Kebakaran Pabrik PT Sari Dumai Oleo

Kamis, 17 Juni 2021 19:54
Update Covid-19, Positif 332. Sembuh 340, Meninggal 15

Kamis, 17 Juni 2021 19:51
Disaksikan Wagubri, BSN RI dan Unilak Teken MoU Peningkatan Standarisasi Produk

Kamis, 17 Juni 2021 18:38
Anggota Komisi IX DPR RI Saksikan Langsung Vaksinasi di Riau

Kamis, 17 Juni 2021 17:29
Dinas PUPR Rohul Rangkul Perusahaan untuk Bangun Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Kamis, 17 Juni 2021 17:13
Polisi Awasi Prokes Warga Dipelabuhan Penyalai

Kamis, 17 Juni 2021 17:09
Disiplin Warga, Polsek Ukui Rutin Razia Prokes

Kamis, 17 Juni 2021 17:01
Polsek Pangkalan Lesung Kawal Vaksinasi Warga

Kamis, 17 Juni 2021 16:55
Polsek Bunut Minta Warga Lapor Jika Ada Pungli



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Juni 2021 21:18
Ayo Berwisata ke Pulau Kosiok Kampar

Satu lagi destinasi wisata yang jadi pilihan keluarga. Namanya Pulau Kosiok, aliran Sungai Kampar yang jernih, aman untuk anak-anak untuk mandi dan berenang.

Riauterkini - PEKANBARU - Bagi anda keluarga yang sedang mencari destinasi baru untuk berwisata sambil memanjakan diri sambil mandi di alam terbuka, barangkali Pulau Kosiok bisa jadi pilihan alternatif.

Lokasinya tidak terlalu jauh dari Pekanbaru. Lebih kurang satu setengah jam. Jika sudah sampai di Pasar Air Tiris, yang terletak di jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang, ada jalan lebih kurang lebih 50-an meter. Inilah akses jalan masuknya, melewati jembatan panjang. Dari jalan besar ini, lebih kurang 10 kilo meter melewati perkampungan warga, menuju lokasi.

Pulau Kosiok, terletak di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar. Untuk yang belum pernah ke lokasi ini, mungkin bisa meminta bantuan dengan berbagai mesin pencari, seperti google map.

Namun bisa juga cukup bertanya dengan warga yang ada di lintasan menuju Pulau Kosiok. Mereka dengan ramah menunjukan kemana arah menuju Pulau Kosiok. Jalannya berbelok-belok dan banyak persimpangan. Jika warga yang ditemui laki-laki tidak terlalu tua, anda bisa memanggilnya Ocu. Istilah Ocu, dalam bahasa Kampar, berarti abang atau juga bisa diartikan sebutan nama keakraban seseorang.

"Daghi siko adolah mungkin 10 kilo masuok kedalam. Toghoilah beko ado jembatan, ado simpang, cubo tanyo lei," kata pemuda, yang mengaku bernama Ocu Ilan.

Setelah melewati berbagai perkampungan tersebut, sampailah di destinasi Pulau Kosiok. Alamnya masih natural. Masih banyak pepohonan rindang. Hawa sejuk masih dirasakan, terutama yang ke lokasi ini sebelum siang.

Dilokasi ini, anda bisa langsung melihat aliran sungai Kampar. Aliran sungainya tak terlalu deras. Bebatuan kerikil yang menjadi alas di sepanjang sungai yang terbilang dangkal ini sangat jelas terlihat. Di sungai inilah, destinasinya.

Dialiran Sungai Kampar ini, anda dan keluarga bisa memanjakan diri. Berenang atau hanya sekedar menikmati alamnya. Pengelola di destinasi ini, menyediakan pondok-pondok untuk beristirahat. Jumlahnya banyak. Setiap pondok, pengunjung bisa menyewanya hanya sebesar Rp20 ribu.

"Sewa pondok cuma Rp20 ribu, sampai puas. Kalau sampai sore, segitulah bayarnya," kata salah salah seorang pemilik pondok, bernama Zulheri.

Selain pemilik beberapa pondok, Ocu Eri sapaan akrabnya, juga dikenal sebagai tokoh pemuda yang sering memandu wisatawan lokal yang datang di Pulau Kosiok. Dia juga memiliki usaha kedai, menyediakan kebutuhan makanan saji dan kemasan.

"Bagi pengunjung yang datang dari luar Kampar, bisa memesannya dengan nomor kontak/whatsapp 085215984881 atau 085265523862. Kami siap melayani, fasilitas di sini, termasuk kalau ada yang minta petunjuk arah jalan, kami bantu," ungkap Ocu Eri.

Saat berbincang-bincang, soal destinasi, Ocu Eri menjelaskan destinasi di Pulau Kosiok, terbilang baru dibandingkan dengan destinasi serupa seperti Sungai Gelombang yang juga berada di aliran sungai yang sama. Destinasi Pulau Kosiok dikenal dari mulut ke mulut.

Destinasi ini mulai lebih dikenal lagi, ketika banyak warga memposting ke media sosial. Pengunjung awalnya hanya warga Kampar, kini justru yang datang kebanyakan dari luar Kampar, terutama Pekanbaru.

"Ada juga Pelalawan. Tapi kebanyakan dari Pekanbaru selain orang Kampar sendiri. Setiap pengunjung datang, kami tanya dari mana, maka kami tahu," ujar Ocu Eri.

Secara rinci, tidak bisa dipastikan jumlahnya. Namun perkiraanya, dalam seminggu ratusan pengunjung yang datang ke lokasi ini. Sabtu dan Ahad, atau tanggal merah, jumlahnya terlihat lebih ramai dibandingkan hari biasa.

Menurutnya lagi, karena destinasi ini masih terbilang baru, pengelolaan destinasi yang dilakukan bersama oleh warga tempatan masih terus berbenah. Meski dilakukan seadanya, Ocu Eri menjamin keamanan dan kenyamanan selama di Pulau Kosiok.

Pengunjung yang masuk menggunakan mobil hanya dipatok lima ribu rupiah, bukan per kepala. Begitu juga untuk motor, hanya dipungut biaya masuk dua ribu rupiah saja.

Di destinasi ini juga ada berbagai ragam permainan seperti mobil, motor dan sepeda untuk anak-anak. Ada juga disediakan perahu motor bagi pengunjung yang ingin menikmati aliran sungai. Sewanya, cukup merogoh kocek sebesar Rp10 ribu, lengkap dengan sefty baju pelampung dengan dipandu tenaga pengawas lokal yang sudah berpengalaman.

Ada juga permainan lannya seperti kereta gantung, kereta api, perahu naga. Namun permainan ini masih ditutup, karena ada larangan terkait pandemi Covid-19.

Ocu Eri berharap, destinasi Pulau Kosiok ini ke depan akan terus berkembang. Sehingga, berdampak positif terhadap kesejahteraan warga sekitar. ***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Hari Ketiga, TNI-AU dan USPACAF Amerika Mulai Latihan Manuver Udara
- Disaksikan Wagubri, BSN RI dan Unilak Teken MoU Peningkatan Standarisasi Produk
- Anggota Komisi IX DPR RI Saksikan Langsung Vaksinasi di Riau
- Dinas PUPR Rohul Rangkul Perusahaan untuk Bangun Infrastruktur Jalan dan Jembatan
- Polisi Awasi Prokes Warga Dipelabuhan Penyalai
- Disiplin Warga, Polsek Ukui Rutin Razia Prokes
- Polsek Pangkalan Lesung Kawal Vaksinasi Warga
- Polsek Bunut Minta Warga Lapor Jika Ada Pungli
- Polsek Pangkalan Kuras Patroli Malam di Desa Lubuk Terap
- Menag Gus Yaqut akan Hadiri Muktamar IPHI VII di Surabaya
- OJK Dukung Produksi Triplek Inhil
- Bupati Kuansing Lantik Agusmandar sebagai Penjabat Sekretaris Daerah
- Pasien Sembuh dari Covid-19 Bertambah Signifikan
- Diskes Riau Minta Manfaatkan Tempat Isolasi Mandiri Disiapkan Pemerintah
- Pelanggar Prokes di Jalan Lintas Akasia Pelalawan Diberi Teguran
- Bersama TNI, Polsek Teluk Meranti Awasi Pelaksanaan Vaksinisasi di Kantor Desa Pulau Muda
- Pantau Aktivitas Masyarakat, Polsek Langgam Lakukan Patroli Keamanan
- Kadisdukcapil Pekanbaru: Layanan Administrasi Kependudukan Cukup Buka sipenduduk.pekanbaru.go.id di rumah
- Menang Lagi, PN Pekanbaru Putuskan Lahan SMA Negeri 14 Milik Pemprov Riau
- Warga Lalang Kabung tak Pakai Masker Diberi Teguran


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com