Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 28 September 2021 07:55
Sembuh 7, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 1 Orang

Senin, 27 September 2021 21:27
Kemeriahan MTQ ke - II, Ini Harapan Lurah Duri Timur

Senin, 27 September 2021 20:52
Bank Riau Kepri Masuk 10 Terbaik se Indonesia dalam Mendukung Program Perumahan Pemerintahan Jokowi

Senin, 27 September 2021 19:39
Pemprov Gratiskan Rapid Antigen Untuk Pelamar CPNS

Senin, 27 September 2021 17:09
Bupati Kuansing Resmikan Pasar Pokan Selasa Desa Teluk Pauh

Senin, 27 September 2021 17:07
Bawa Kabur Sepeda Motor Warga Riau, Pria Asal Sibuhuan Ditangkap Polisi Rohul

Senin, 27 September 2021 15:58
Tekan Kecelakaan di Tol Permai, PT HK Pasang 20 Rumble Strip dan 15 Lampu Flip Flop

Senin, 27 September 2021 15:33
Empat Poin Penting Putusan Rapimwil PPP Riau

Senin, 27 September 2021 13:12
Wako Paisal Lantik Indra Gunawan Sebagai Sekda Kota Dumai

Senin, 27 September 2021 11:37
Bupati Kuansing Kembali Ingatkan Prokes Diperketat Saat Sekolah PTM



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 21 Juni 2021 17:56
Wamentan Harvick: Panen Jagung oleh Koperasi RTBS Bentuk Ketahanan Pangan

Wamentan panen raya jagung hibrida di Pekanbaru. Mesin hervester pengolah jagung, bisa memisahkan mana batang dengan bongkol jagung.

Riauterkini - PEKANBARU - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi, mendukung panen raya jagung hibrida dengan cara mekanisasi alat pertanian yang dilakukan oleh petani tergabung dalam Koperasi Riau Tani Sejahtera (RTBS), Senin (21/6/21), di Palas, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru.

Diharapkan dari panen raya jagung hibrida di lahan seluas 10 hektare (Ha) tersebut, tercipta ketahanan pangan di Kota Pekanbaru, seperti selama ini diinginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dari panen jagung hibrida di atas lahan seluas 10 Ha tersebut, diperoleh hasil sebanyak 7 ton per hektar.

"Presiden Joko Widodo menginginkan terciptanya ketahanan pangan di masyarakat. Sehingga kita tak bergantung pada impor lagi. Impor itu sudah seperti kebiasan (harus ditinggalkan) dan keberpihakan kepada petani," ungkap Wamentan Harvick Hasnul Qolbi, saat panen raya jagung hibrida di Palas, Rumbai Barat.

Saat panen raya tersebut, diperlihatkan mekanisasi panen jagung menggunakan mesin hervester, memisahkan batang jagung dengan bongkol jagung.

Tak hanya itu, petani tergabung dalam Koperasi RTBS juga memperlihatkan kepada Wamentan Harvick, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, dan Wali Kota Pekanbaru Firdaus, bagaimana mesin dimiliki mampu memilah bongkol jagung menjadi pipil jagung.

Bukan hanya itu, Koperasi RTBS juga memperlihatkan kepada Wamentan Harvick bagaimana mereka menggunakan mesin untuk menanam bibit jagung di lahan pertanian.

"Tadi kita melihat bagaimana Riau terutama Pekanbaru melakukan modernisasi pertanian. Ini sesuai arahan Pak Presiden, petani berdasi, koperasi bentuk corporasi, tentu pendapatan meningkat. Persoalan utama pertanian di Riau bagaimana membangun trust sehingga petani nyaman, produksi akhirnya juga meningkat, dan tentu saja surplus," jelas Wamentan Harvick.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Afrizal Nasution mengatakan, rata-rata produksi pertanian di Riau tahun 2020 mencapai 39.714 ton atau memiliki kapasitas 47 ton per Ha dengan luas tanam 14.800 hektar.

"Ke depannya, para petani, koperasi, bisa menjalin kerjasama dengan BUMD maupu BUMDes di Riau," jelasnya.

Sedangkan Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, menjelaskan, panen jagung hibrida dilakukan Koperasi RTBS merupakan bentuk ketahanan pangan di Pekanbaru.

Ia menjelaskan, sesuai namanya, Kelurahan Agrowisata, maka kawasan ini akan menjadi wilayah agrowisata dan penanaman pertanian, seperti jagung dilakukan Koperasi RTBS.

"Panen jagung ini bentuk ketahanan pangan yang dilakukan petani dan masyarakat. Tentu ada peran para penyuluh pertanian serta pemerintah mewujudkannya," ungkap Firdaus.

Ketua Riau Tani Berkah Sejahtera, Irvan Kasogi mengatakan, lahan pertanian yang dikelola petani tergabung dalam koperasi dipimpinnya telah menggunakan mekanisasi.

Ia meminta dukungan semua pihak, sehingga apa menjadi instruksi Presiden Joko Widodo berupa ketahanan pangan, dapat terwujud di Provinsi Riau.

Tak hanya ketahanan pangan, jelas Irvan, Koperasi RTBS juga melakukan mekanisasi pertanian mulai menanam jagung yang mampu dilakukan di atas lahan seluas 500 hektar.

"Satu set alat mekanisasi ini bisa maksimal bekerja di lahan 100 Ha. Kita menargetkan 500 Ha," jelasnya.***(mok) // PEKANBARU - Dari total 40 Km jalan tol Pekanbaru - Bangkinang, saat ini ada 10 Km yang belum bisa dilakukan pembangunan akibat terkendala pengadaan lahan. Dimana 6,5 Km saat ini sedang proses ganti rugi lahan dan 3,5 Km nya berada di kawasan hutan. Wakil menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Surya Tjandra meninjau langsung pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Bangkinang, Senin (21/6/2021) mengatakan, sebagai pemerintah pusat pihaknya akan membantu memfasilitasi kendala yang ada. "Kami dari pemerintah pusat akan segera menyelesaikan komunikasi antara pihak BPN yang menjadi ujung tombak pengadaan, dan yang memang memiliki hak atas lahan tersebut yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian PU yang melakukan pembangunan," kata Wamen Surya. Setelah peninjauan tersebut pihaknya akan memfasilitasi semua pihak yang memiliki kewenangan terkait pembangunan jalan tol tersebut. Apalagi pemerintah daerah baik itu gubernur dan bupati sudah sangat mendukung adanya proyek strategis nasional berupa pembangunan jalan tol itu. "Intinya akan dilakukan komunikasi yang efektif, jika komunikasi efektif maka akan ketemu solusi-solusi terbaik untuk kelanjutan pembangunan jalan tol ini," sebutnya. Dijelaskan Wamen Surya, sejak adanya UU Cipta Kerja, ada terobosan-terobosan yang mempermudah proses pengadaan lahan dari perubahan tata ruang. "Apalagi jalan tol tersebut proyek strategis nasional yang harus digesa," katanya.***(rls/mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kemeriahan MTQ ke - II, Ini Harapan Lurah Duri Timur
- Bank Riau Kepri Masuk 10 Terbaik se Indonesia dalam Mendukung Program Perumahan Pemerintahan Jokowi
- Pemprov Gratiskan Rapid Antigen Untuk Pelamar CPNS
- Tekan Kecelakaan di Tol Permai, PT HK Pasang 20 Rumble Strip dan 15 Lampu Flip Flop
- Empat Poin Penting Putusan Rapimwil PPP Riau
- Wako Paisal Lantik Indra Gunawan Sebagai Sekda Kota Dumai
- Layanan Pengujian KIR di Kuansing Kini Berbasis Elektronik
- Kumpulkan 450 Juta dari Balontum, Musda HIPMI Riau Masih Diragukan Legitimasinya
- Tekad Syamsurizal Tegakan PPP di Riau Setelah Terjerembab 2019 Lalu
- Rapimwil Tetap Dibuka, Pelantikan Pengurus DPW PPP Riau Diundur Akhir Oktober Secara Serentak
- Bupati Pelalawan Ungkapkan Kesedihan di Milad ke 1 Rumah Relawan Dhuafa
- Tol Pekanbaru-Dumai Dibangun tak Semata Bisnis
- Satu Tahun Beroperasi, Ada 86 Kasus Kecelakaan, 11 Meninggal di Tol Pekanbaru-Dumai
- Dinas PUPR Riau Diminta Segera Perbaiki Jembatan Sungai Mesjid Dumai
- Jumat Barokah, Jamaah Dhuafa Masjid Ikhlas LBT Dapat Paket Sembako
- Hari Tani, BPP Bantan Salurkan Ratusan Benih dan Sayuran ke Masyarakat
- Aliansi Peduli Lingkungan Nagan Raya Aceh akan Adopsi Penanganan Gambut Riau
- Jalin Kemitraan, BRI Cabang Duri Semeja Bareng Wartawan
- Loncati Pagar, Petugas Rutan Pekanbaru Gagalkan Upaya Pelarian Tahanan
- Berencana Dirikan BUMD Bidang Agro, Kabiro Ekonomi Sumbar Kunjungi PT SPR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com