Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juli 2021 10:05
Target Setengah Ton, Bupati dan Kapolres Bengkalis Panen Cabai

Selasa, 27 Juli 2021 07:15
Terpilih Aklamasi Pimpin KONI, Andi Cahyadi Komit Majukan Olahraga Kuansing

Senin, 26 Juli 2021 21:31
Persiapan PPKM Level Tiga, BOR Isolasi RSUD Indrasari Inhu Capai 87 Persen

Senin, 26 Juli 2021 21:10
BNI Wilayah 02 Area Riau Sumbar dan Kepri Salurkan Bantuan Sosial PKH dan Sembako

Senin, 26 Juli 2021 21:06
KNPI Riau Dukung Kibarkan Bendera Merah, Berjuang Lawan Covid-19

Senin, 26 Juli 2021 21:01
Masyarakat Dua Desa di Inhu Dukung Keberadaan PT Sawit Inti Raya

Senin, 26 Juli 2021 20:58
Panas Terik, Lahan Gambut di Pulau Rupat Terbakar

Senin, 26 Juli 2021 20:17
IPP Apresiasi Penunjukan Pria Budi Jadi Kapolres Pekanbaru

Senin, 26 Juli 2021 19:46
Geger, Warga Bengkalis Ditemukan Tewas di Tepi Jalan

Senin, 26 Juli 2021 19:25
Update Covid-19, Positif 1.137, Sembuh 810, Meninggal 32



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 21 Juni 2021 17:56
Wamentan Harvick: Panen Jagung oleh Koperasi RTBS Bentuk Ketahanan Pangan

Wamentan panen raya jagung hibrida di Pekanbaru. Mesin hervester pengolah jagung, bisa memisahkan mana batang dengan bongkol jagung.

Riauterkini - PEKANBARU - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi, mendukung panen raya jagung hibrida dengan cara mekanisasi alat pertanian yang dilakukan oleh petani tergabung dalam Koperasi Riau Tani Sejahtera (RTBS), Senin (21/6/21), di Palas, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru.

Diharapkan dari panen raya jagung hibrida di lahan seluas 10 hektare (Ha) tersebut, tercipta ketahanan pangan di Kota Pekanbaru, seperti selama ini diinginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dari panen jagung hibrida di atas lahan seluas 10 Ha tersebut, diperoleh hasil sebanyak 7 ton per hektar.

"Presiden Joko Widodo menginginkan terciptanya ketahanan pangan di masyarakat. Sehingga kita tak bergantung pada impor lagi. Impor itu sudah seperti kebiasan (harus ditinggalkan) dan keberpihakan kepada petani," ungkap Wamentan Harvick Hasnul Qolbi, saat panen raya jagung hibrida di Palas, Rumbai Barat.

Saat panen raya tersebut, diperlihatkan mekanisasi panen jagung menggunakan mesin hervester, memisahkan batang jagung dengan bongkol jagung.

Tak hanya itu, petani tergabung dalam Koperasi RTBS juga memperlihatkan kepada Wamentan Harvick, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, dan Wali Kota Pekanbaru Firdaus, bagaimana mesin dimiliki mampu memilah bongkol jagung menjadi pipil jagung.

Bukan hanya itu, Koperasi RTBS juga memperlihatkan kepada Wamentan Harvick bagaimana mereka menggunakan mesin untuk menanam bibit jagung di lahan pertanian.

"Tadi kita melihat bagaimana Riau terutama Pekanbaru melakukan modernisasi pertanian. Ini sesuai arahan Pak Presiden, petani berdasi, koperasi bentuk corporasi, tentu pendapatan meningkat. Persoalan utama pertanian di Riau bagaimana membangun trust sehingga petani nyaman, produksi akhirnya juga meningkat, dan tentu saja surplus," jelas Wamentan Harvick.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Afrizal Nasution mengatakan, rata-rata produksi pertanian di Riau tahun 2020 mencapai 39.714 ton atau memiliki kapasitas 47 ton per Ha dengan luas tanam 14.800 hektar.

"Ke depannya, para petani, koperasi, bisa menjalin kerjasama dengan BUMD maupu BUMDes di Riau," jelasnya.

Sedangkan Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, menjelaskan, panen jagung hibrida dilakukan Koperasi RTBS merupakan bentuk ketahanan pangan di Pekanbaru.

Ia menjelaskan, sesuai namanya, Kelurahan Agrowisata, maka kawasan ini akan menjadi wilayah agrowisata dan penanaman pertanian, seperti jagung dilakukan Koperasi RTBS.

"Panen jagung ini bentuk ketahanan pangan yang dilakukan petani dan masyarakat. Tentu ada peran para penyuluh pertanian serta pemerintah mewujudkannya," ungkap Firdaus.

Ketua Riau Tani Berkah Sejahtera, Irvan Kasogi mengatakan, lahan pertanian yang dikelola petani tergabung dalam koperasi dipimpinnya telah menggunakan mekanisasi.

Ia meminta dukungan semua pihak, sehingga apa menjadi instruksi Presiden Joko Widodo berupa ketahanan pangan, dapat terwujud di Provinsi Riau.

Tak hanya ketahanan pangan, jelas Irvan, Koperasi RTBS juga melakukan mekanisasi pertanian mulai menanam jagung yang mampu dilakukan di atas lahan seluas 500 hektar.

"Satu set alat mekanisasi ini bisa maksimal bekerja di lahan 100 Ha. Kita menargetkan 500 Ha," jelasnya.***(mok) // PEKANBARU - Dari total 40 Km jalan tol Pekanbaru - Bangkinang, saat ini ada 10 Km yang belum bisa dilakukan pembangunan akibat terkendala pengadaan lahan. Dimana 6,5 Km saat ini sedang proses ganti rugi lahan dan 3,5 Km nya berada di kawasan hutan. Wakil menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Surya Tjandra meninjau langsung pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Bangkinang, Senin (21/6/2021) mengatakan, sebagai pemerintah pusat pihaknya akan membantu memfasilitasi kendala yang ada. "Kami dari pemerintah pusat akan segera menyelesaikan komunikasi antara pihak BPN yang menjadi ujung tombak pengadaan, dan yang memang memiliki hak atas lahan tersebut yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian PU yang melakukan pembangunan," kata Wamen Surya. Setelah peninjauan tersebut pihaknya akan memfasilitasi semua pihak yang memiliki kewenangan terkait pembangunan jalan tol tersebut. Apalagi pemerintah daerah baik itu gubernur dan bupati sudah sangat mendukung adanya proyek strategis nasional berupa pembangunan jalan tol itu. "Intinya akan dilakukan komunikasi yang efektif, jika komunikasi efektif maka akan ketemu solusi-solusi terbaik untuk kelanjutan pembangunan jalan tol ini," sebutnya. Dijelaskan Wamen Surya, sejak adanya UU Cipta Kerja, ada terobosan-terobosan yang mempermudah proses pengadaan lahan dari perubahan tata ruang. "Apalagi jalan tol tersebut proyek strategis nasional yang harus digesa," katanya.***(rls/mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Target Setengah Ton, Bupati dan Kapolres Bengkalis Panen Cabai
- BNI Wilayah 02 Area Riau Sumbar dan Kepri Salurkan Bantuan Sosial PKH dan Sembako
- Masyarakat Dua Desa di Inhu Dukung Keberadaan PT Sawit Inti Raya
- IPP Apresiasi Penunjukan Pria Budi Jadi Kapolres Pekanbaru
- Geger, Warga Bengkalis Ditemukan Tewas di Tepi Jalan
- Update Covid-19, Positif 1.137, Sembuh 810, Meninggal 32
- Carut Marut Penyeberangan Bengkalis-Pakning,
Bupati Bengkalis Geram Melihat Fasilitas Dermaga

- Bakti Sosial RSUD Mandau di Dusun Terluar, Berikan Layanan Terbaik
- Akses Putus dan Jalan Nyaris Amblas,
Warga Penampi, Bengkalis Minta Pembangunan Tali Air

- Jefri Antoni, Anggota DPRD Kuansing Sunat Gratis 30 Anak
- Apical Group Tandatangani MoU Pembangunan Islamic Center dan Revitalisasi Taman Bukit Gelanggang
- Undi Panen Hadiah Simpedes, BRI Cabang Selatpanjang Siapkan Satu Unit Mobil Toyota Agya
- TP PKK Kuansing Kembali Salurkan PMT di Kecamatan Cerenti
- Cegah Gangguan Kamtib di Lapas jadi Atensi Kemenkum HAM Riau
- HAN 2021, AHY Ajak Ortu Lindungi Anak dari Covid-19
- Bincang Bincang Blok Rokan di Duri, Masyarakat Mandau Minta Porsi Ideal ke PHR
- Sabet Peringkat 4 Nasional Kota Perlindungan Anak,
Komnas PA Bengkalis: Bukti Kerja Keras Bupati Kasmarni

- PCR Peduli Salurkan Santunan Anak Yatim di Tiga Rumah Ibadah
- Diduga Dicovidkan dan Diterlantarkan, Keluarga Korban Kecelakaan di Inhu Lapor Polda Riau
- Hadir di Pangkalan Kerinci Spektra Fair Tebar Promo


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com