Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 27 September 2021 21:27
Kemeriahan MTQ ke - II, Ini Harapan Lurah Duri Timur

Senin, 27 September 2021 20:52
Bank Riau Kepri Masuk 10 Terbaik se Indonesia dalam Mendukung Program Perumahan Pemerintahan Jokowi

Senin, 27 September 2021 19:39
Pemprov Gratiskan Rapid Antigen Untuk Pelamar CPNS

Senin, 27 September 2021 17:09
Bupati Kuansing Resmikan Pasar Pokan Selasa Desa Teluk Pauh

Senin, 27 September 2021 17:07
Bawa Kabur Sepeda Motor Warga Riau, Pria Asal Sibuhuan Ditangkap Polisi Rohul

Senin, 27 September 2021 15:58
Tekan Kecelakaan di Tol Permai, PT HK Pasang 20 Rumble Strip dan 15 Lampu Flip Flop

Senin, 27 September 2021 15:33
Empat Poin Penting Putusan Rapimwil PPP Riau

Senin, 27 September 2021 13:12
Wako Paisal Lantik Indra Gunawan Sebagai Sekda Kota Dumai

Senin, 27 September 2021 11:37
Bupati Kuansing Kembali Ingatkan Prokes Diperketat Saat Sekolah PTM

Senin, 27 September 2021 11:00
Disdik Pekanbaru Targetkan 80 Persen Pelajar Di Pekanbaru Tuntas Divaksin



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 Juni 2021 16:53
Ratusan Warga Terserang Penyakit Kulit, Tomas Sebut Akibat Limbah PT Arara Abadi

Sejumlah warga Pangkalan Terap, Pelalawan terserang penyakit kulit. Tokoh masyarajat sebut akibat limbah PT Arara Abadi.

Riauterkin- PELALAWAN- Ratusan warga pangkalan terap kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan Riau, teserang penyakit kulit dan gatal-gatal, kuat dugaan penyebab penyakit kulit ini adanya aktivitas PT Arara Abadi di hulu desa Pangkalan Terap tersebut.

Salah seorang tokoh masyarakat desa Lubuk Terap Ruslan ( 51) juga mantan kades menceritakan memang benar sudah hampir dua bulan ratusan warga di desa tersebut mengidap penyakit gatal-gatal.

"Kejadian seperti ini sebelum nya belum pernah terjadi, namun semnjak adanya aktivitas PT Arara Abadi di aliran kanal yang megalir ke sungai kampar, diduga pemicu penyakit kulit ini," ujar.

Dikatakannya lagi, sebenarnya persoalan ini sudah dilakukan mediasi antara pihak perusahaan dengan desa namun kita dapat info pihak perusahaan hanya mampu memberi warga sagu hati senilai 15 juta dan membantu 3 galon air setiap rumah per hari.

"Mendengar nya saja kita lucu, bagaimana dengan kondisi masyarakat yang terdampak penyakit kulit, hampir di setiap rumah terjangkit" tambah Ruslan.

Penyakit gatal-gatal menyerang warga ini patut diduga akibat dari limbah yang dihasilkan oleh kanal PT Arara Abadi di daerah Merbau.

" PT Arara Abadi, membuat kanal , kayu yang di tebang ,kulit kayu yang beracun , kuman mengalir dari kanal tersebut, mengalir ke sungai. Sementara warga mandi di sini, hingga menyebabkan warga kami terserang penyakit kulit,"tambahnya.

Sebelum nya persolan ini pernah juga mencuat agenda dalam rapat bupati Pelalawan dengan PT Arara Abadi Senin ( 14/6/21) lalu, dalam rapat tersebut bupati menpertanyakan masalah teror penyakit kulit yang menyerang warga Pangkalan Terap yang di duga akibat operasional pihak Perusahaan.

Terkait dengan peristiwa ini belum ada keterangan resmi dari pihak manajement PT Arara Abadi.*( Cho)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kemeriahan MTQ ke - II, Ini Harapan Lurah Duri Timur
- Bank Riau Kepri Masuk 10 Terbaik se Indonesia dalam Mendukung Program Perumahan Pemerintahan Jokowi
- Pemprov Gratiskan Rapid Antigen Untuk Pelamar CPNS
- Tekan Kecelakaan di Tol Permai, PT HK Pasang 20 Rumble Strip dan 15 Lampu Flip Flop
- Empat Poin Penting Putusan Rapimwil PPP Riau
- Wako Paisal Lantik Indra Gunawan Sebagai Sekda Kota Dumai
- Layanan Pengujian KIR di Kuansing Kini Berbasis Elektronik
- Kumpulkan 450 Juta dari Balontum, Musda HIPMI Riau Masih Diragukan Legitimasinya
- Tekad Syamsurizal Tegakan PPP di Riau Setelah Terjerembab 2019 Lalu
- Rapimwil Tetap Dibuka, Pelantikan Pengurus DPW PPP Riau Diundur Akhir Oktober Secara Serentak
- Bupati Pelalawan Ungkapkan Kesedihan di Milad ke 1 Rumah Relawan Dhuafa
- Tol Pekanbaru-Dumai Dibangun tak Semata Bisnis
- Satu Tahun Beroperasi, Ada 86 Kasus Kecelakaan, 11 Meninggal di Tol Pekanbaru-Dumai
- Dinas PUPR Riau Diminta Segera Perbaiki Jembatan Sungai Mesjid Dumai
- Jumat Barokah, Jamaah Dhuafa Masjid Ikhlas LBT Dapat Paket Sembako
- Hari Tani, BPP Bantan Salurkan Ratusan Benih dan Sayuran ke Masyarakat
- Aliansi Peduli Lingkungan Nagan Raya Aceh akan Adopsi Penanganan Gambut Riau
- Jalin Kemitraan, BRI Cabang Duri Semeja Bareng Wartawan
- Loncati Pagar, Petugas Rutan Pekanbaru Gagalkan Upaya Pelarian Tahanan
- Berencana Dirikan BUMD Bidang Agro, Kabiro Ekonomi Sumbar Kunjungi PT SPR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com