Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 3 Agustus 2021 21:47
Rawat 37 Pasien Covid-19, BOR RSUD Indrasari Rengat Capai 87,18 Persen

Selasa, 3 Agustus 2021 19:47
Satu Dalam Pencarian, Tim Polair Polres Rohil Selamatkan Dua Nelayan

Selasa, 3 Agustus 2021 19:31
Dua Pencuri Pipa Besi Chevron Dibebaskan Polres Rohil

Selasa, 3 Agustus 2021 19:28
Okupansi di RSUD Puri Husada Capai 67 Persen

Selasa, 3 Agustus 2021 18:24
Gubri Keluarkan SE Aturan Kerja ASN Selama Masa PPKM Level 4

Selasa, 3 Agustus 2021 16:45
Dampak Covid-19 di Pekanbaru, Kendaraan yang Uji KIR Turun 10-15 Persen

Selasa, 3 Agustus 2021 16:42
Layani Aduan Secara Online, KPBD Inhu Gandeng Dua OPD

Selasa, 3 Agustus 2021 14:04
Buang Janin ke Sumur, Mahasiswi di Kuansing dan Pasangannya Ditangkap

Selasa, 3 Agustus 2021 13:56
KPA Riau Akan Pertanyakan Alasan Polres Kampar tak Tahan Pelaku Penganiaya Anak

Selasa, 3 Agustus 2021 13:51
DPRD Riau Terima Kunjungan Studi Banding Pansus RPJMD DPRD Sumbar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 23 Juni 2021 18:12
Diapresiasi Gubri, PT RAPP Dukung Program Cegah Stunting di Riau

Pemprov Riau berupaya menurunkan angka stunting. PT RAPP turut berikan dukungan berupa paket PMT.

Riauterkini - PEKANBARU - Persoalan stunting di Provinsi Riau masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan semua pihak yang terkait.

Sebab angka prevalansi stunting di Riau masih tinggi, yakni sekitar 23,7 persen. Menurut WHO, angka prevalansi stunting ini masih menjadi masalah dalam kesehatan masyarakat, karena angkanya masih diatas 20 persen.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat membuka acara Pencanangan Gerakan TP PKK Dalam Menurunkan Angka Stunting, di Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (23/6/21) berharap seluruh jajaran pemerintah daerah baik di lingkungan Provinsi maupun kabupaten kota agar terus berupaya menekan angka prevalansi stunting di Riau.

"Agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan memiliki daya saing, oleh sebab itu semua pihak dan lintas sektor harus ikut serta mendukung gerakan bebas stunting di Riau," katanya.

Sebab kata Gubri, dampak stunting pada anak-anak sekolah dapat dilihat dari kecerdasan anak. Dimana anak-anak stunting biasanya lebih rendah IQnya jika dibandingkan dengan anak tinggi, badan normal. Sedangkan pada usia dewasa akan berdampak pada produktifitas.

"Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa 1000 hari pertama kehidupan berperan dalam kejadian penyakit hipertensi, ginjal dan diabetes melitus," kata Gubri Syamsuar.

Sebagai wujud kepedulian terhadap gerakan menurunkan angka stunting di Riau, pada kesempatan ini PT RAPP menyalurkan bantuan sebanyak 10.400 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Bantuan paket PMT ini selanjutnya akan disalurkan kepada anak dan balita di sejumlah kabupaten dan kota di Riau.

“Bantuan ini merupakan stimulan bagi pencegahan stunting, yang terpenting dan juga sedang dijalankan oleh RAPP adalah program pendampingan kader di 276 posyandu di Riau,” kata Direktur PT RAPP Mulia Nauli usai menyerahkan bantuan pada kegiatan pencanangan gerakan menurunkan angka stunting, di Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (23/6/21).

"Tim kita juga langsung turun ke lapangan untuk melakukan pendampingan bersama kader Posyandu dan berkoordinasi dengan Diskes setempat, BKKBN dan Puskemas setempat," imbuhnya.

Diharapkan para kader posyandu tadi dapat memberikan penyuluhan kepada para ibu di daerahnya tentang cara membuat dan mengolah makanan yang bergizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

"Mudah-mudahan harapan untuk menurunkan angka stunting hingga ke titik zero stunting pada tahun 2030 bisa kita wujudkan. Tentu dengan menjadikan gerakan ini sebagai komitmen kita bersama. Kita harus saling bahu-membahu dalam menurunkan angka stunting di Riau," paparnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Gubri Keluarkan SE Aturan Kerja ASN Selama Masa PPKM Level 4
- Dampak Covid-19 di Pekanbaru, Kendaraan yang Uji KIR Turun 10-15 Persen
- Layani Aduan Secara Online, KPBD Inhu Gandeng Dua OPD
- Diperpanjang, Wagubri Minta Masyarakat Patuhi Aturan PPKM
- Riau Berwakaf 2021 Sukses Galang Rp 212,8 Miliar
- Hari ini 23 Calon Pejabat Tinggi Pemkab Bengkalis Ikuti Wawancara
- Istri Bupati Kuansing, Salurkan Bantuan pada Korban Kebakaran 
- Cegah Banjir, Bupati Bengkalis Ingatkan Drainase Harus Bersih dari Sampah
- Camat Langgam Ajak Semua Kades Sukseskan Pilkades Serentak
- Jumlah Pasien Sembuh dari Corona Terus Meningkat
- Apresiasi Kinerja Karyawan, PT CPI Gelar Acara Virtual
- Ini Hasil Pengumuman CASN Pemprov Riau
- Memasuki Purna Tugas, Polres Kuansing Beri Salam Perpisahan pada AKBP Mahmudin
- Melalui Program CSR, PT SSL Buka Jalan Lingkungan 2 Kilometer di Desa Batas, Rohul
- Empat WN Rohingya Diamankan di Pulau Rupat, Bengkalis
- Mendesak, Pembangunan Rumah Oksigen Dibangun Tahun Ini
- Bupati Meranti Wajibkan Calon Pejabat Eselon III dan IV Jalani Psikotest
- Perpanjangan PPKM, Riau Tunggu Aturan Resmi Pemerintah Pusat
- Kasus Positif Covid-19 di Riau Masih Diatas Seribu Orang
- Tambah 1.626, Total Kasus Positif di Riau Capai 97.187 orang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com