Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juli 2021 07:15
Terpilih Aklamasi Pimpin KONI, Andi Cahyadi Komit Majukan Olahraga Kuansing

Senin, 26 Juli 2021 21:31
Persiapan PPKM Level Tiga, BOR Isolasi RSUD Indrasari Inhu Capai 87 Persen

Senin, 26 Juli 2021 21:10
BNI Wilayah 02 Area Riau Sumbar dan Kepri Salurkan Bantuan Sosial PKH dan Sembako

Senin, 26 Juli 2021 21:06
KNPI Riau Dukung Kibarkan Bendera Merah, Berjuang Lawan Covid-19

Senin, 26 Juli 2021 21:01
Masyarakat Dua Desa di Inhu Dukung Keberadaan PT Sawit Inti Raya

Senin, 26 Juli 2021 20:58
Panas Terik, Lahan Gambut di Pulau Rupat Terbakar

Senin, 26 Juli 2021 20:17
IPP Apresiasi Penunjukan Pria Budi Jadi Kapolres Pekanbaru

Senin, 26 Juli 2021 19:46
Geger, Warga Bengkalis Ditemukan Tewas di Tepi Jalan

Senin, 26 Juli 2021 19:25
Update Covid-19, Positif 1.137, Sembuh 810, Meninggal 32

Senin, 26 Juli 2021 19:09
Pekanbaru Terapkan PPKM Level IV, Warga Pekanbaru Wajib Tahu Ini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 23 Juni 2021 18:12
Diapresiasi Gubri, PT RAPP Dukung Program Cegah Stunting di Riau

Pemprov Riau berupaya menurunkan angka stunting. PT RAPP turut berikan dukungan berupa paket PMT.

Riauterkini - PEKANBARU - Persoalan stunting di Provinsi Riau masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan semua pihak yang terkait.

Sebab angka prevalansi stunting di Riau masih tinggi, yakni sekitar 23,7 persen. Menurut WHO, angka prevalansi stunting ini masih menjadi masalah dalam kesehatan masyarakat, karena angkanya masih diatas 20 persen.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat membuka acara Pencanangan Gerakan TP PKK Dalam Menurunkan Angka Stunting, di Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (23/6/21) berharap seluruh jajaran pemerintah daerah baik di lingkungan Provinsi maupun kabupaten kota agar terus berupaya menekan angka prevalansi stunting di Riau.

"Agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan memiliki daya saing, oleh sebab itu semua pihak dan lintas sektor harus ikut serta mendukung gerakan bebas stunting di Riau," katanya.

Sebab kata Gubri, dampak stunting pada anak-anak sekolah dapat dilihat dari kecerdasan anak. Dimana anak-anak stunting biasanya lebih rendah IQnya jika dibandingkan dengan anak tinggi, badan normal. Sedangkan pada usia dewasa akan berdampak pada produktifitas.

"Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa 1000 hari pertama kehidupan berperan dalam kejadian penyakit hipertensi, ginjal dan diabetes melitus," kata Gubri Syamsuar.

Sebagai wujud kepedulian terhadap gerakan menurunkan angka stunting di Riau, pada kesempatan ini PT RAPP menyalurkan bantuan sebanyak 10.400 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Bantuan paket PMT ini selanjutnya akan disalurkan kepada anak dan balita di sejumlah kabupaten dan kota di Riau.

“Bantuan ini merupakan stimulan bagi pencegahan stunting, yang terpenting dan juga sedang dijalankan oleh RAPP adalah program pendampingan kader di 276 posyandu di Riau,” kata Direktur PT RAPP Mulia Nauli usai menyerahkan bantuan pada kegiatan pencanangan gerakan menurunkan angka stunting, di Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (23/6/21).

"Tim kita juga langsung turun ke lapangan untuk melakukan pendampingan bersama kader Posyandu dan berkoordinasi dengan Diskes setempat, BKKBN dan Puskemas setempat," imbuhnya.

Diharapkan para kader posyandu tadi dapat memberikan penyuluhan kepada para ibu di daerahnya tentang cara membuat dan mengolah makanan yang bergizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

"Mudah-mudahan harapan untuk menurunkan angka stunting hingga ke titik zero stunting pada tahun 2030 bisa kita wujudkan. Tentu dengan menjadikan gerakan ini sebagai komitmen kita bersama. Kita harus saling bahu-membahu dalam menurunkan angka stunting di Riau," paparnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- BNI Wilayah 02 Area Riau Sumbar dan Kepri Salurkan Bantuan Sosial PKH dan Sembako
- Masyarakat Dua Desa di Inhu Dukung Keberadaan PT Sawit Inti Raya
- IPP Apresiasi Penunjukan Pria Budi Jadi Kapolres Pekanbaru
- Geger, Warga Bengkalis Ditemukan Tewas di Tepi Jalan
- Update Covid-19, Positif 1.137, Sembuh 810, Meninggal 32
- Carut Marut Penyeberangan Bengkalis-Pakning,
Bupati Bengkalis Geram Melihat Fasilitas Dermaga

- Bakti Sosial RSUD Mandau di Dusun Terluar, Berikan Layanan Terbaik
- Akses Putus dan Jalan Nyaris Amblas,
Warga Penampi, Bengkalis Minta Pembangunan Tali Air

- Jefri Antoni, Anggota DPRD Kuansing Sunat Gratis 30 Anak
- Apical Group Tandatangani MoU Pembangunan Islamic Center dan Revitalisasi Taman Bukit Gelanggang
- Undi Panen Hadiah Simpedes, BRI Cabang Selatpanjang Siapkan Satu Unit Mobil Toyota Agya
- TP PKK Kuansing Kembali Salurkan PMT di Kecamatan Cerenti
- Cegah Gangguan Kamtib di Lapas jadi Atensi Kemenkum HAM Riau
- HAN 2021, AHY Ajak Ortu Lindungi Anak dari Covid-19
- Bincang Bincang Blok Rokan di Duri, Masyarakat Mandau Minta Porsi Ideal ke PHR
- Sabet Peringkat 4 Nasional Kota Perlindungan Anak,
Komnas PA Bengkalis: Bukti Kerja Keras Bupati Kasmarni

- PCR Peduli Salurkan Santunan Anak Yatim di Tiga Rumah Ibadah
- Diduga Dicovidkan dan Diterlantarkan, Keluarga Korban Kecelakaan di Inhu Lapor Polda Riau
- Hadir di Pangkalan Kerinci Spektra Fair Tebar Promo
- PT. SLS Bantu 1 Unit Ambulan untuk Kelurahan Pangkalan Lesung, Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com