Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Juli 2021 21:37
Bincang Bincang Blok Rokan di Duri, Masyarakat Mandau Minta Porsi Ideal ke PHR

Jum’at, 23 Juli 2021 21:10
Sabet Peringkat 4 Nasional Kota Perlindungan Anak,
Komnas PA Bengkalis: Bukti Kerja Keras Bupati Kasmarni


Jum’at, 23 Juli 2021 20:27
PCR Peduli Salurkan Santunan Anak Yatim di Tiga Rumah Ibadah

Jum’at, 23 Juli 2021 20:18
Tiga Pelaku Pembakaran Hutan Lindung Bukit Suligi Diamankan Polisi Rohul

Jum’at, 23 Juli 2021 20:03
Diduga Dicovidkan dan Diterlantarkan, Keluarga Korban Kecelakaan di Inhu Lapor Polda Riau

Jum’at, 23 Juli 2021 20:01
Hadir di Pangkalan Kerinci Spektra Fair Tebar Promo

Jum’at, 23 Juli 2021 18:58
PT. SLS Bantu 1 Unit Ambulan untuk Kelurahan Pangkalan Lesung, Pelalawan

Jum’at, 23 Juli 2021 18:55
Kuansing Dapat 51,66 Kilometer Feeder Jalan Tol Dharmasraya-Kuansing-Rengat

Jum’at, 23 Juli 2021 16:46
TNI AL Terus Gencarkan Serbuan Vaksin di Dumai

Jum’at, 23 Juli 2021 16:14
Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 3 Kilogram Sabu Asal Malaysia



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Juli 2021 17:37
Belum Direspon, Andi Rachman Minta Menkes Realisasikan Tambahan Vaksin Untuk Riau

Permohonan tambahan vaksin disampaikan Pemprov Riau belum juga direspon. Andi Rachman minta Menkes cepat merealisasikannya.

Riauterkini - PEKANBARU - Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Riau Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA meminta kepada Menteri Kesehatan untuk segera merealisasikan permintaan penambahan vaksin untuk Riau.

"Saya meminta dan berharap, bapak menteri Kesehatan bisa segera merealisasikan permintaan vaksin dari Pemerintah Provinsi Riau. Ini sangat mendesak. Kita juga minta kuota vaksin untuk Riau diperbesar," ujar mantan Gubernur Riau ini.

Sejak pekan pertama Juli 2021, Gubernur Riau sudah melayangkan surat kepada Menteri Kesehatan (Menkes) terkait permintaan tambahan vaksin. Pemprov Riau dalam surat itu menargetkan melakukan vaksin 30 ribu orang sasaran vaksin per hari. Dan butuh 210 ribu vaksin untuk 7 hari. Namun hingga kini, Kemenkes belum merealisasikan permohonan itu.

Terkait hal itu, menurut Andi Rachman, ia berupaya membantu agar Riau bisa segera mendapat vaksin tambahan. Ia juga sudah minta bantuan dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Lakalena, untuk ikut membantu mendesak Kemenkes agar segera bisa merealisasikan permintaan penambahan vaksin dan memperbesar kuota bagi Riau. Komisi IX merupakan mitra kerja Kemenkes.

Percepatan vaksinasi ini perlu segera diwujudkan untuk terciptanya herd imunity atau kekebalan komunal di tengah masyarakat.

Riau kata Andi Rachman harusnya menjadi salah satu daerah prioritas yang diperhatikan pemerintah pusat. Kenapa? Karena daerah ini menyumbangkan begitu banyak kontribusi devisa dan pemasukan untuk negara baik dari migas, perkebunan, kehutanan dan berbagai sektor lainnya.

Riau juga memberikan kontribusi luar biasa untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jangan sampai, karena keterlambatan Menkes menyuplai vaksin membuat herd imunity sulit dicapai. Muaranya bisa mengganggu proses pemulihan ekonomi di Riau.

"Kalau Riau terganggu bisa menggangu kontribusi Riau untuk pertumbuhan ekonomi Nasional juga. Makanya saya berharap ke Menkes untuk lebih memprioritaskan Riau," ujar anggota Komisi II DPR RI.

Hasil koordinasinya dengan Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Efendi diketahui bahwa TNI dan Polri sudah menyiapkan perangkat personil dalam rangka meningkatkan jumlah warga yang divaksin.

"Saya dapat informasi dari pak Kapolda, bahwa Riau saat ini sudah bisa melaksanakan vaksin untuk 70 ribu orang per hari. Tapi karena jumlah vaksinnya terbatas, hal itu belum bisa terjadi," ungkapnya.

Bahkan Riau saat ini infonya hanya bisa melaksanakan vaksin 2.000 hingga 3.000 per hari. Jumlah yang kecil dan bisa memperlama proses terjadinya herd imunity. Padahal, saat ini animo masyarakat untuk vaksin masih tinggi. Banyak masyarakat yang pingin vaksin, tapi malah vaksinnya belum tersedia.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bincang Bincang Blok Rokan di Duri, Masyarakat Mandau Minta Porsi Ideal ke PHR
- Sabet Peringkat 4 Nasional Kota Perlindungan Anak,
Komnas PA Bengkalis: Bukti Kerja Keras Bupati Kasmarni

- PCR Peduli Salurkan Santunan Anak Yatim di Tiga Rumah Ibadah
- Diduga Dicovidkan dan Diterlantarkan, Keluarga Korban Kecelakaan di Inhu Lapor Polda Riau
- Hadir di Pangkalan Kerinci Spektra Fair Tebar Promo
- PT. SLS Bantu 1 Unit Ambulan untuk Kelurahan Pangkalan Lesung, Pelalawan
- Kuansing Dapat 51,66 Kilometer Feeder Jalan Tol Dharmasraya-Kuansing-Rengat
- Carut Marut Penyeberangan Bengkalis-Pakning,
Dewan Sudah Sering Peringatkan Dishub Bengkalis

- Siapkan Dapur Umum, Gubri Lepas Tim Pemberian Makanan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19
- Gandeng Kejari, Bapenda Bengkalis Incar Peningkatan Pajak dan Retribusi
- Petani Sawit Sembelih Sapi dan Kambing di Apkasindo Riau
- Andi Rachman Dorong Pelaku Usaha di Riau Ciptakan Daya Saing
- Pemprov Riau Raih Anugerah KPAI
- Tekan Angka Stunting PKK Kuansing Salurkan PMT
- Laka Maut di Duri, Diduga Korban Alami Laka Tunggal
- PWI Inhil Laksanakan Ibadah Kurban
- Pemprov Tambah Tempat Tidur Isolasi Mandiri
- Pesawat Tempur F-16 Latihan Rutin Sambil Pantau Karhutla
- Penangkaran Sarang Burung Walet Potensi Tingkatkan PAD Bengkalis
- Ponpes Ahmad Dahlan Telukkuantan Gelar Silaturahmi Internasional AlumniĀ 


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com