Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 27 September 2021 21:27
Kemeriahan MTQ ke - II, Ini Harapan Lurah Duri Timur

Senin, 27 September 2021 20:52
Bank Riau Kepri Masuk 10 Terbaik se Indonesia dalam Mendukung Program Perumahan Pemerintahan Jokowi

Senin, 27 September 2021 19:39
Pemprov Gratiskan Rapid Antigen Untuk Pelamar CPNS

Senin, 27 September 2021 17:09
Bupati Kuansing Resmikan Pasar Pokan Selasa Desa Teluk Pauh

Senin, 27 September 2021 17:07
Bawa Kabur Sepeda Motor Warga Riau, Pria Asal Sibuhuan Ditangkap Polisi Rohul

Senin, 27 September 2021 15:58
Tekan Kecelakaan di Tol Permai, PT HK Pasang 20 Rumble Strip dan 15 Lampu Flip Flop

Senin, 27 September 2021 15:33
Empat Poin Penting Putusan Rapimwil PPP Riau

Senin, 27 September 2021 13:12
Wako Paisal Lantik Indra Gunawan Sebagai Sekda Kota Dumai

Senin, 27 September 2021 11:37
Bupati Kuansing Kembali Ingatkan Prokes Diperketat Saat Sekolah PTM

Senin, 27 September 2021 11:00
Disdik Pekanbaru Targetkan 80 Persen Pelajar Di Pekanbaru Tuntas Divaksin



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Juli 2021 11:50
Gandeng Kejari, Bapenda Bengkalis Incar Peningkatan Pajak dan Retribusi

Sebagai salah satu upaya peningkatan penerimaan dari pajak dan retribusi, Bapenda dan Kejari Bengkalis melakukan kerja sama atau MoU. Salah poin adalah penagihan kepada WP.

Riauterkini-BENGKALIS- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau memorandum of understanding (MoU) dalam rangka salah satu upaya untuk meningkatkan penerimaan pajak maupun retribusi melalui bantuan bidang hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) khususnya penagihan kepada para Wajib Pajak (WP).

Kerja sama tersebut melalui penandatanganan PKS yang dilakukan antara Bapenda dengan Kejari Bengkalis berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bapenda Jalan Jenderal Sudirman, Bengkalis, Jumat (23/7/21).

Hadir langsung melakukan penandatanganan Kepala Kejari Bengkalis Nanik Kushartanti, S.H, M.H, Kepala Seksi (Kasi) Datun Kejari Agis Saputra, jajaran pejabat teras Bapenda Bengkalis, Sekretaris Bapenda Bambang Irawan, S.E, Kepala Bidang (Kabid) Penagihan dan Keberatan Syahruddin, S.H, M.M, Kabid Pengendalian dan Pengembangan, H. Achyan, Kabid Penerimaan dan Pembukuan, Jumiharto, S.H, Kabid Pendataan dan Pendaftaran, H. Zamri, S.E, dan Kasubag dan Kasi jajaranĀ  Bapenda serta seluruh kepala unit pelaksana teknis (UPT) di beberapa kecamatan.

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan Kepala Bapenda, kemudian Kajari Bengkalis dan terakhir penandatanganan PKS oleh Kepala Bapenda Supardi dan Kepala Kejari Nanik Kushartanti.

Kesempatan ini, Kepala Bapenda Supardi menyebutkan, bahwa realisasi PAD hingga Juli 2021 belum berjalan secara maksimal. Sedangkan pada tahun 2020 untuk realisasi, secara persentase mencapai 105 persen dari target yang ditetapkan.

"Untuk tahun 2021 sampai tahun 2026 dari potensi yang ada akan didorong untuk bisa meningkatkan PAD. Pajak daerah bisa dilakukan maksimal jika WP konsisten untuk melakukan pembayaran pajak maupun retribusi, kita yakin target penerimaan PAD bisa tercapai," ungkap Supardi.

Dijelaskan Supardi, bahwa fungsi utama Bapenda ada dua pokok penting, yang pertama itu pajak daerah yang kedua itu retribusi daerah.

Untuk pajak daerah itu Bapenda selaku koordinator penerimaan, pengelolaan keuangan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahwa di tahun 2021 ini sudah memasuki RPJMD Bupati Bengkalis terpilih, sehingga realisasi yang disampaikan adalah RPJMD PAD terakhir dari sebelumnya yaitu dari tahun 2016 sampai 2020.

Pajak daerah khususnya dari lima tahun terakhir dari tahun 2016 sampai 2020 mengalami naik turun dan tidak stabil, karena besarnya pajak daerah itu sudah ditetapkan dalam RPJMD. Jadi untuk tahun 2016 sampai tahun 2020 ini disesuaikan dengan RPJMD dari tahun 2016 sampai tahun 2017, kemudian pada tahun 2018 itu mengalami naik turun, ini juga disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah pandemi Covid-19.

"Kemudian untuk RPJMD tahun 2021 sampai tahun 2026 juga disusun walaupun ini belum sampai pengesahan Perdanya. Namun Bapenda sudah menyiapkan format pencapaian pajak dari tahun 2021 sampai 2026," sebutnya.

Supardi juga menyebutkan, Bapenda belum bisa melakukan secara maksimal, belum bisa melasanakan secara optimal dari penagihan pajak. Menyusul para wajib pajak masih belum konsisten untuk membayar dan masih juga melakukan penunggakan.

Selain itu juga, masih ada potensi pendapatan yang belum maksimal, oleh sebab itu dengan diadakannya PKS ini tentunya dapat meningkatkan kembali potensi yang belum digali.

Dibagian lain, Supardi menjelaskan, untuk semester kedua untuk Juli 2021 realisasi belum maksimal tetapi secara format sudah disetting sedemikian rupa bahwa pada tahun 2021 ini pajak daerah diangka Rp77 miliar walaupun realisasi sebelumnya ditahun 2020 penerimaan kita dari sisi persentase itu mencapai 105% dari target yang ditetapkan.

"Dari potensi-potensi yang sudah ada kita akan lakukan peningkatan PAD. Kemudian apabila para wajib pajak ini konsisten untuk membayar tentunya pajak daerah yang ditetapkan di RPJMD ini bisa kita capai, bahkan mungkin bisa lebih dari target yang telah ditetapkan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Bengkalis Nanik Kushartanti mengatakan, melalui PKS ini salah tujuannya adalah agar WP konsisten melakukan pembayaran pajak maupun retribusi.

Selain itu juga banyak hal lain yang bisa dilakukan adanya kerja sama ini. Pendampingan hukum melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) yang bergerak di lapangan. Misalnya Bapenda digugat oleh pihaknlain. Maka JPN yang akan mewakili setelah memiliki Surat Kuasa Khusus (SKK).

"Memberikan bantuan hukum dan lainnya. Seperti apabila ada penagihan yang sulit maka akan kita lakukan. Dalam prosesnya menggunakan pola JPN. Kita mengimbau juga kepada WP untuk membayar pajaknya tepat waktu," ujarnya.***(dik/advertorial)



Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kemeriahan MTQ ke - II, Ini Harapan Lurah Duri Timur
- Bank Riau Kepri Masuk 10 Terbaik se Indonesia dalam Mendukung Program Perumahan Pemerintahan Jokowi
- Pemprov Gratiskan Rapid Antigen Untuk Pelamar CPNS
- Tekan Kecelakaan di Tol Permai, PT HK Pasang 20 Rumble Strip dan 15 Lampu Flip Flop
- Empat Poin Penting Putusan Rapimwil PPP Riau
- Wako Paisal Lantik Indra Gunawan Sebagai Sekda Kota Dumai
- Layanan Pengujian KIR di Kuansing Kini Berbasis Elektronik
- Kumpulkan 450 Juta dari Balontum, Musda HIPMI Riau Masih Diragukan Legitimasinya
- Tekad Syamsurizal Tegakan PPP di Riau Setelah Terjerembab 2019 Lalu
- Rapimwil Tetap Dibuka, Pelantikan Pengurus DPW PPP Riau Diundur Akhir Oktober Secara Serentak
- Bupati Pelalawan Ungkapkan Kesedihan di Milad ke 1 Rumah Relawan Dhuafa
- Tol Pekanbaru-Dumai Dibangun tak Semata Bisnis
- Satu Tahun Beroperasi, Ada 86 Kasus Kecelakaan, 11 Meninggal di Tol Pekanbaru-Dumai
- Dinas PUPR Riau Diminta Segera Perbaiki Jembatan Sungai Mesjid Dumai
- Jumat Barokah, Jamaah Dhuafa Masjid Ikhlas LBT Dapat Paket Sembako
- Hari Tani, BPP Bantan Salurkan Ratusan Benih dan Sayuran ke Masyarakat
- Aliansi Peduli Lingkungan Nagan Raya Aceh akan Adopsi Penanganan Gambut Riau
- Jalin Kemitraan, BRI Cabang Duri Semeja Bareng Wartawan
- Loncati Pagar, Petugas Rutan Pekanbaru Gagalkan Upaya Pelarian Tahanan
- Berencana Dirikan BUMD Bidang Agro, Kabiro Ekonomi Sumbar Kunjungi PT SPR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com