Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Oktober 2021 11:28
Ujian AKM di SDN 140 Pekanbaru Digelar dalam Genangan Banjir

Senin, 25 Oktober 2021 10:29
Amblas, Jalan Lobak Pekanbaru Terancam Putus

Senin, 25 Oktober 2021 10:02
Jajakan Togel dan KIM, Pria Paruh Baya di Suriname, Bengkalis Ditangkap

Senin, 25 Oktober 2021 09:58
IDI Kuansing Bagikan 140 Paket Sembako dan Al-Quran 

Ahad, 24 Oktober 2021 21:15
Usai Lantik Pengurus, Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan Jajal Lapangan Tenis Indoor DPRD Riau

Ahad, 24 Oktober 2021 20:48
Dirut BRK Diminta Gerak Cepat Lengkapi Syarat Konversi ke Syariah

Ahad, 24 Oktober 2021 18:43
Ketua KBB Riau: Peringati Maulid, Jadikan Pemersatu Bubuhan Banjar

Ahad, 24 Oktober 2021 17:29
Ketum PAN Ogah Bahas Irwan Nasir, Tapi Siap Dukung Syamsuar Walau Sudah di Golkar

Ahad, 24 Oktober 2021 15:54
Kisruh Pengelolaan Kebun, Petani Kopsa-M Nyatakan Sikap

Ahad, 24 Oktober 2021 15:47
Ketum PAN Lantik Pengurus DPW/DPD PAN Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Oktober 2021 22:48
Dukung Zero Odol 2023, Hikatama Fasilitasi Pelatihan dan Sertifikasi Pengemudi Angkutan Barang

Truk Odol masih jadi momok dalam hal transportasi. Hikatama dukung target zero 2023 oleh pemerintah dengan pengetatan regulasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah menargetkan zero kendaraan Over Loading Over Dimension (Odol) pada 2023 mendatang. Berbagai upaya pun dilakukan. Mulai dari penyempurnaan regulasi, perbaikan sarana dan prasarana angkutan, hingga langkah pengawasan penindakan di lapangan.

Ketua DPP Himpunan Keselamatan Transportasi Masyarakat (Hikatama) Irwan Nasir pun menyampaikan dukungannya. Bahkan menurutnya, guna mengoptimaliasi, diperlukan pengawasan secara ketat dan berkala.

"Kita melihat adanya upaya serius dalam penanganan truk Odol. Hal ini ditandai dengan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, seperti aturan normalisasi bagi kendaraan yang melebihi batas dimensi. Artinya Pemerintah bekerja serius dan kita harus mendukung upaya tersebut," kata Irwan.

Meski begitu, upaya penzeroan kendaraan Odol juga harus didukung oleh pihak perusahaan. Komitmen kedua belah pihak harus sejalan. Ditambah dengan turut sertanya kontribusi masyarakat dalam memberikan pengawasan.

Disampaikannya lagi, penanganan Odol harus dilihat dari semua aspek. Terutama faktor penyebabnya. Kenapa angkutan barang banyak melanggar aturan. Karena itu, pemerintah harus mampu mencari akar permasalahanya.

"Kita tidak bisa menduga-duga apa penyebabnya. Misalnya mengenai tarip angkutan barang yang diterapkan apakah proporsional tanpa merugikan para pihak, kelas dan kualitas infrastruktur jalan kita apakah sudah seragam untuk mendukung dimensi kendaraan yang beroperasi. Begitu juga regulasi yang dikeluarkan pemerintah apakah sudah berlandaskan kepada sistim angkutan barang yang berkeselamtan. Semua pertanyaan tersebut harus dianalisa secara komprehenship, sehingga akar masalahnya bisa didapat,” ujar irwan lagi.

Sementara, Sekeretaris Jenderal DPP Hikatama Harmaini Wibowo menyatakan, melalui organisasi insan keselamatan transportasi yang dibidaninya siap mengambil peran untuk ikut berkolaborasi mencari solusi menangani permasalahan truk Odol.

Aksi nyata Hikatama yang sudah dilakukan diantaranya turut berperan dengan mengedukasi pelaku usaha dan sopir dalam berbagai penyuluhan. Hikatama juga langsung turun dalam beberapa kali operasi di jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang (Permai).

Selama masa pandemi Covid-19, khususnya saat pemberlakukan PPKM Level 4, Hikatama juga melakukan penggalangan dana serta bantuan sembako untuk sopir berbagai angkutan yang terdampak secara ekonomi.

“Kita, Hikatama akan melakukan mitigas dalam penanganan praktik angkutan Odol ini dengan cara brainstorming permasalahan dengan memfasilitsi pelatihan dan assessment pengemudi angkutan barang yang ada di Riau ini.

Dalam pelaksanaanya nanti kita melibatkan pengusaha disektor angkutan barang dan asosiasi yang menaungi angkutan barang yang ada di Riau.

“Pengemudi berperan positif dalam penanganan ODOL ini karena mereka ujung tombaknya, jadi kita mencoba dari sisi pengemudi,” tutur harmaini.

Melalui pelatihan dan assessment pengemudi nantinya setidaknya dapat membentuk karakter pengemudi angkutan barang yang handal, profesional serta memiliki nilai jual tinggi dan bertanggung jawab dengan bidang pekerjaannya.

“Ini ada kaitannya dengan praktek angkutan Odol. Kalaulah pengemudinya profesional tentu mereka tau aturan dan bisa saja mereka akan menolak pekerjaan yang tidak sesuai ketentuan, coba kita bandingkan dengan angkutan Udara dengan moda pesawat terbang apakah Pilotnya mau menerbangkan armada yang tidak layak? atau menjalankan sistem tidak sesuai standar keselamatan jawabnya tentu saja tidak, nah seperti itulah kira-kira gambarannya,” ungkap harmaini lagi.

Harmaini kemudian menambahkan kegiatan pelatihan dan assessment pengemudi angkutan barang akan dikerjasamakan dengan Pemerintah Daerah serta lembaga yang memiliki kewenangan untuk melakukan assessment tersebut.

“Kita bekerjasama dengan lembaga Sertipikasi Profesi ( LSP) yang ditunjuk oleh BNSP ( Badan Nasional Sertifikasi Profesi) sehingga dalam pelaksanannya dapat berjalan dengan baik disamping itu perlu juga kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah.

“Tareget sekitar 100 orang pengemudi angkutan barang yang di rencanakan untuk mengikuti pelatihan dan assessment, mudah - mudahan dapat terlaksana, perkiraan waktunya akan dilaksanakan sekitar bulan November tahun ini," tutup Harmaini.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- IDI Kuansing Bagikan 140 Paket Sembako dan Al-Quran 
- Dirut BRK Diminta Gerak Cepat Lengkapi Syarat Konversi ke Syariah
- Ketua KBB Riau: Peringati Maulid, Jadikan Pemersatu Bubuhan Banjar
- Usai Dilantik Jadi Ketua DPW PAN Riau, Alfredli Minta Kader Jangan Suka Tebar Janji
- Lapas Kelas IIA dan Imigrasi Tembilahan Gelar Saturday Morning Bike Bersama
- Syamsudin Uti Terima Susunan Kepengurusan KBB Kuansing
- Karutan Pekanbaru Gelar Mancing Bersama Awak Media
- Aklamasi, Adi Putra Terpilih Ketua PWI Bengkalis 2021-2024
- 40 Lintas Angkatan Ikasmansa Pekanbaru Ikuti Turnamen Domino
- Kafilah Riau Juara Umum 5 STQH Nasional XXVI Tahun 2021 di Maluku Utara
- Bupati Buka Konferkab V PWI Bengkalis
- Terapkan Prokes, Lapas Tembilahan Fasilitasi Pernikahan Seorang Napi
- 23 November 2021, FWKLA Kota Pekanbaru Bakal Dikukuhkan Walikota
- Tiang Trafo PLN di Bengkalis Tumbang, Listrik Sei. Alam-Sekodi Padam
- Lantik 65 Pejabat di Tiga Rumah Sakit, Sekdaprov Minta Tertib Administrasi
- Lakukan Inovasi, Seorang Kader Kesehatan Inhu Raih Penghargaan Nasional
- Menuju KNH 2021, Perhumas Usung Semangat Resiliensi dan Optimis untuk Indonesia
- Sekdaprov Tegaskan Kontrak Media Wajib Mengacu Pergubri 19/2021
- Seleksi KI dan KPID, KPPI Minta Keterwakilan Perempuan
- Peringati HUT ke-57, Kader Muda Kibarkan Bendera Golkar di Puncak Gunung Kerinci


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com