Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Oktober 2021 11:28
Ujian AKM di SDN 140 Pekanbaru Digelar dalam Genangan Banjir

Senin, 25 Oktober 2021 10:29
Amblas, Jalan Lobak Pekanbaru Terancam Putus

Senin, 25 Oktober 2021 10:02
Jajakan Togel dan KIM, Pria Paruh Baya di Suriname, Bengkalis Ditangkap

Senin, 25 Oktober 2021 09:58
IDI Kuansing Bagikan 140 Paket Sembako dan Al-Quran 

Ahad, 24 Oktober 2021 21:15
Usai Lantik Pengurus, Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan Jajal Lapangan Tenis Indoor DPRD Riau

Ahad, 24 Oktober 2021 20:48
Dirut BRK Diminta Gerak Cepat Lengkapi Syarat Konversi ke Syariah

Ahad, 24 Oktober 2021 18:43
Ketua KBB Riau: Peringati Maulid, Jadikan Pemersatu Bubuhan Banjar

Ahad, 24 Oktober 2021 17:29
Ketum PAN Ogah Bahas Irwan Nasir, Tapi Siap Dukung Syamsuar Walau Sudah di Golkar

Ahad, 24 Oktober 2021 15:54
Kisruh Pengelolaan Kebun, Petani Kopsa-M Nyatakan Sikap

Ahad, 24 Oktober 2021 15:47
Ketum PAN Lantik Pengurus DPW/DPD PAN Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Oktober 2021 16:20
RSUD Indrasari Rengat Inhu Tangani Seorang Bayi Gizi Buruk

Pemkab Inhu lakukan tidakan cepat tangani bayi gizi buruk dari Kecamatan Batang Peranap. Pasien langsung dirawat di RSUD Indrasari Rengat.

Riauterkini-RENGAT-RSUD Indrasari Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dengan cepat dan sigap, menangani seorang bayi berusia tiga bulan yang mengalami gizi buruk atau dalam dunia medis dikenal sebagai Kwashiokor.

Penanganan dengan cepat dan sigap terhadap bayi gizi buruk yang berasal dari Kecamatan Batang Peranap Inhu, dilakukan RSUD Indrasari Rengat yang beralamat di Jalan Lintas Timur, Pematang Reba sejak mulai masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga ke ruang perawatan anak.

"Sejak masuk ke IGD pada sekitar pukul 12.30 WIB tadi, pasien bayi yang mengalami gizi buruk ini langsung ditangani oleh para petugas medis yang tengah bertugas di IGD. Setelah di IGD selanjutnya di rawat di ruang perawatan anak untuk dilakukan observasi lanjutan terhadap bayi tersebut," ujar Sepriadi Plt Direktur RSUD Indrasari Rengat, Rabu (13/10/21) kepada riauterkinicom melalui selulernya.

Diungkapkanya, dari pemeriksaan awal diketahui bayi gizi buruk tersebut mengalami gangguan pada saluran pencernaan nya hingga sulit mencerna makanan, selain itu kondisi bayi tersebut juga mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.

"Saat ditangani di IGD, diketahui bayi tersebut mengalami gangguan pada saluran pencernaan nya, hingga sulit untuk mencerna makanan. Selain itu kondisi bayi juga mengalami dehidrasi, namun penanganan sudah dilakukan termasuk memberi infus dan obat. Saat ini masih dirawat di ruang rawat anak untuk dilakukan observasi lebih lanjut," ungkapnya. Ditambahkan Sepriadi Plt Direktur RSUD Indrasari Rengat, bahwa pihaknya tetap akan mengutamakan pelayanan terhadap pasien yang masuk tanpa melihat latar belakang sosialnya. Siapapun pasien yang masuk dan membutuhkan penanganan dan pelayanan medis tetap akan dilayani.

"Kami tetap akan melayani siapapun pasien nya tanpa melihat latar belakang sosialnya, pelayanan dan penanganan medis tetap diutamakan. Untuk administrasi dan lainya diselesaikan belakangan," tegasnya.

Sementara itu dihubungi sebelumnya Yusri Erdi Camat Kecamatan Batang Peranap mengatakan, pihaknya bersama Kapolsek Peranap sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya telah mengunjungi rumah bayi tersebut dan melakukan koordinasi kepada instansi terkait, untuk dilakukannya penanganan secara medis serta merujuk bayi tersebut ke RSUD Indrasari Rengat di Pematang Reba.

"Setelah melihat kondisi bayi tersebut, saya langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Diskes Inhu untuk dilakukan penanganan medis di RSUD Indrasari Pematang Reba. Alhamdulillah, bayi tersebut bisa langsung ditangani secara medis di RSUD Indrasari," ucapnya.

Terpisah Elis Julinarti Kadiskes Inhu saat dikonfirmasi membenarkan adanya koordinasi antar instansi untuk menangani bayi yang mengalami kondisi gizi buruk tersebut, dengan melakukan penanganan medis lebih lanjut di RSUD Indrasari Pematang Reba.

"Dengan kondisi bayi tersebut, langsung diputuskan untuk segera dirujuk ke RSUD Indrasari guna dilakukan penanganan medis lebih lanjut. RSUD Indrasari sudah dihubungi dan siap melakukan perawatan, Diskes Inhu pun terus memantau perkembangan kondisi bayi tersebut," jelasnya. *** (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- IDI Kuansing Bagikan 140 Paket Sembako dan Al-Quran 
- Dirut BRK Diminta Gerak Cepat Lengkapi Syarat Konversi ke Syariah
- Ketua KBB Riau: Peringati Maulid, Jadikan Pemersatu Bubuhan Banjar
- Usai Dilantik Jadi Ketua DPW PAN Riau, Alfredli Minta Kader Jangan Suka Tebar Janji
- Lapas Kelas IIA dan Imigrasi Tembilahan Gelar Saturday Morning Bike Bersama
- Syamsudin Uti Terima Susunan Kepengurusan KBB Kuansing
- Karutan Pekanbaru Gelar Mancing Bersama Awak Media
- Aklamasi, Adi Putra Terpilih Ketua PWI Bengkalis 2021-2024
- 40 Lintas Angkatan Ikasmansa Pekanbaru Ikuti Turnamen Domino
- Kafilah Riau Juara Umum 5 STQH Nasional XXVI Tahun 2021 di Maluku Utara
- Bupati Buka Konferkab V PWI Bengkalis
- Terapkan Prokes, Lapas Tembilahan Fasilitasi Pernikahan Seorang Napi
- 23 November 2021, FWKLA Kota Pekanbaru Bakal Dikukuhkan Walikota
- Tiang Trafo PLN di Bengkalis Tumbang, Listrik Sei. Alam-Sekodi Padam
- Lantik 65 Pejabat di Tiga Rumah Sakit, Sekdaprov Minta Tertib Administrasi
- Lakukan Inovasi, Seorang Kader Kesehatan Inhu Raih Penghargaan Nasional
- Menuju KNH 2021, Perhumas Usung Semangat Resiliensi dan Optimis untuk Indonesia
- Sekdaprov Tegaskan Kontrak Media Wajib Mengacu Pergubri 19/2021
- Seleksi KI dan KPID, KPPI Minta Keterwakilan Perempuan
- Peringati HUT ke-57, Kader Muda Kibarkan Bendera Golkar di Puncak Gunung Kerinci


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com