Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 1 Desember 2021 14:10
Syamsuar tak Menampik Bakal Ada Pejabat Demosi dan Non Job Sore Ini

Rabu, 1 Desember 2021 13:19
Fajar Restu Tegaskan Karyawan BRK Langgar Aturan Ada Konsekuensi

Rabu, 1 Desember 2021 12:44
Kampung Adat Kenegerian Sentajo Juara II API Award 2021 

Rabu, 1 Desember 2021 11:33
Gauli Putri Majikan Berumur 13 Tahun, Buruh Dodos Sawit di Inhu Ditangkap Polisi

Rabu, 1 Desember 2021 11:21
Kasus Pelecehan Seksual Syafri Harto Dilimpahkan ke Kejaksaan

Rabu, 1 Desember 2021 11:11
Diikuti 40 Universitas dan 14 Negara, Mahasiswa Arsitektur Unilak Juara Internasional

Rabu, 1 Desember 2021 11:00
Lewati Batas Akhir, Penerima BPUM di Duri, Bengkalis Gigit Jari

Rabu, 1 Desember 2021 10:37
Fraksi PKS DPRD Kuansing, Berikan Bantuan 7 Mahasiswa Kuliah ke Mesir

Rabu, 1 Desember 2021 10:11
Juarai API 2021, Bupati M Adil Berterima Kasih pada Masyarakat Meranti

Rabu, 1 Desember 2021 10:07
Harumkan Nama Riau, Unilak Bawa Dua Gelar Juara di UNJ Tournament 2021



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 25 Nopember 2021 12:02
Mahasiswa Demo, Minta Gubri Cabut Izin Penambangan Pasir Laut di Rupat dan Beting Aceh

Mahasiswa minta cabut izin penambangan pasir di Rupat dan Beting Aceh. Pendemo khawatir tak cuma merusak ekosistem dan biota laut, nelayan bahkan hilang mata pencarian.

Riauterkini - PEKANBARU - Belasan massa mengatas namakan Aliansi Mahasiswa Masyarakat Peduli Bengkalis (AMMPB) gelar demo di depan Kantor Gubernur Riau (Gubri).

Orang nomor satu di Riau ini dituntut mencabut izin terkait penambangan pasir terhadap PT Logo Mas Utama di Pantai Rupat maupun Pantai Beting Aceh Kabupaten Bengkalis dengan luasan 5.030 hektar.

Akibat izin tersebut, dikhawatirkan tidak hanya berdampak pada ekosistem dan biota laut. Tetapi juga abrasi daratan akibat penambangan pasir.

"Kami sangat khawatir atas izin penambangan pasir laut di Rupat dan Beting Aceh oleh PT Logo Mas Utama. Kawasan pariwisata kita bisa hancur, abrasi. Ekosistem dan biota laut juga rusak," kata koordinator lapangan AMMPB, Helmi Swada, Kamis (25/11/29).

Parahnya lagi, menurut pendemo di lokasi penambangan pasir laut yang telah mendapatkan izin melalui keputusan Kepala Dinas Peneraman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau nomor :503/DPMPTSP/IZIN-ESDM 66 tangga! 29 Maret 2017 lalu, warga tempatan tak lagi bisa mencari ikan. Sehingga, mata pencarian sebagai nelayan sebagian besar warga menjadi hilang.

Saat membacakan pernyataan sikap, pendemo sempat diterima perwakilan dari Satpol PP untuk kemudian diserahkan ke Gubernur Riau. Ada pun enam pernyataan sikap tersebut, Pertama cabut Izin PT Logo Mas Utama karena telah membuat nelayan sengsara karena tidak bisa mencari ikan.

Kedua, stop aktivitas penambangan pasir laut di Pulau Rupat. Ketiga, usut tuntas oknum yang memberikan izin penambangan pasir laut di kawasan strategis pariwisata nasional.

Keempat, selamat kan biota laut dan terumbu karang di laut Pulau Rupat akibat aktivitas penambangan pasir laut PT Logo Mas Utama. Kelima, pengusaha kaya raya masyarakat menderita.

Enam, usut Tuntas Dugaan Aliran dana dari PT Logo Mas Utama ke pejabat Pemerintahan Provinsi Riau, yakni sebesar USD 600.000 atau setara Rp8.500,000,000.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Syamsuar tak Menampik Bakal Ada Pejabat Demosi dan Non Job Sore Ini
- Fajar Restu Tegaskan Karyawan BRK Langgar Aturan Ada Konsekuensi
- Kampung Adat Kenegerian Sentajo Juara II API Award 2021 
- Diikuti 40 Universitas dan 14 Negara, Mahasiswa Arsitektur Unilak Juara Internasional
- Lewati Batas Akhir, Penerima BPUM di Duri, Bengkalis Gigit Jari
- Juarai API 2021, Bupati M Adil Berterima Kasih pada Masyarakat Meranti
- Harumkan Nama Riau, Unilak Bawa Dua Gelar Juara di UNJ Tournament 2021
- Sore Ini Gubri Lantik Pejabat Eselon II, Enam Dikabarkan Turun Eselon III dan Dua Nonjob
- Hasil Rakor, FPK Riau Usulkan Pembentukan FPK Nasional
- Kebut Pembuatan KIA, Disdukcapil Kuansing Lakukan Jemput Bola
- Hindari Perpecahan, DPP Minta Agung Nugroho Rangkul Asri Auzar
- Riau Terima Hibah Mobil Lab PCR dari Kemendagri
- Tiket Elektronik Pelabuhan Penyeberangan Bengkalis-Pakning Tunggu BUP BUMD PT. BLJ
- Asian Agri Fasilitasi Sarana Air Bersih Rumah Ibadah
- Starsbox Barbershop Telah Hadir di Kota Tembilahan
- Terpilih Aklamasi, Agung Nugroho Jadi Ketua Demokrat Riau
- Sebelum Dimakamkan di TPU Hangtuah, Janazah Ibunda Septina Disholatkan di Mesjid Raya An-Nur
- Nyaris Pinalti, APBD Bengkalis TA 2022 Ditetapkan Rp3,999 T
- Ibunda Septina Tutup Usia, Pejabat dan Warga Tiba di Rumah Duka
- Keberkahan dan Keselamatan Negeri, Sholawat Bergema di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com