Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Nopember 2019 22:24
Telah Melamar di 5 Parpol, Pasangan "BERSERI" Unjuk Keseriusan di Pilkada Meranti 2020

Senin, 11 Nopember 2019 21:25
Polisi Ungkap Penyelundupan 560 Ponsel Senilai Rp3,362 M di Bengkalis

Senin, 11 Nopember 2019 20:17
Pendaftaran CPNS Kuansing Dimulai 14 Nopember 2019

Senin, 11 Nopember 2019 19:56
Andalkan Gamma Knife, UKM Specialist Centre Jaring Warga Riau

Senin, 11 Nopember 2019 18:02
Sertijab 6 Pejabat Eselon II Sertijab, Sekda Rohul Pesankan Tingkatkan Kinerja

Senin, 11 Nopember 2019 16:42
Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Pahlawan

Senin, 11 Nopember 2019 16:09
Bawaslu Buka Perekrutan Panwascam Pilkada Bengkalis 2020

Senin, 11 Nopember 2019 16:01
Bupati Sampaikan Estimasi RAPBD Kuansing 2020 Rp 1,2 Triliun

Senin, 11 Nopember 2019 15:55
Adi Sukemi Pulangkan Formulir Pendaftaran di Partai Demokrat

Senin, 11 Nopember 2019 15:45
Mendaftar ke Demokrat Rohul,
Arfizal Anwar Ingin Jadi Juru Kunci dan Bisa Berlayar Bersama Demokrat di Pilkada 2020


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 1 September 2016 07:45
Asian Agri dan Tanoto Foundation Latih Warga Ukui Sulap Sampah jadi Rupiah

Sampah yang kerap dianggap sebagai masalah ternyata bisa jadi pintu rejeki. Pelatihan itulah yang diberikan Asian Agrian dan Tonoto Foundation untuk masyarakat Ukii, Pelalwan.

Riauterkini-PELALAWAN- Untuk meningkatkan kreativitas warga menyulap sampah menjadi rupiah, maka pada 30-31 Agustus 2016, PT. Inti Indosawit Subur (PT. IIS) bekerjasama dengan Tanoto Foundation dan BLH (Badan Lingkungan Hidup) Kabupaten Pelalawan melakukan pelatihan pengelolaan sampah bagi masyarakat Desa Air Emas, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

“Kebanyakan orang akan berpikir bahwa sampah adalah hal yang kotor dan merusak lingkungan. Padahal dengan kreativitas ternyata sampah itu bisa kita sulap menjadi rupiah. Oleh karena itu maka hari ini Asian Agri, BLH Kabupaten Pelalawan dan Tanoto Foundation melakukan pelatihan pengelolaan sampah. Harapan kami pelatihan dapat meningkatkan kreatifitas warga sehingga kedepan lebih banyak produk-produk daur ulang yang bisa dihasilkan, yang bermanfaat bagi banyak orang serta menambah pundi-pundi masyarakat,” ujar Welly Pardede, Head Sustainability & CSR Asian Agri sembari menunjukkan tas daur ulang hasil kreatifitas warga.

“Selain itu, pelatihan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan secara berkesinambungan. Sebelumnya perusahaan juga sudah memberikan bantuan Gudang Sampah, yang dibangun pada tahun 2015 lalu di Desa Air Hitam,” ujar Welly menambahkan.

Sebelumnya, atas kolaborasi BLH (Badan Lingkungan Hidup) Kab Pelalawan, Asian Agri, Tonoto Foundation dan masyarakat, maka di Desa Air Hitam sudah terbentuk bank sampah, yang diberi nama Bank Sampah Asri. Di mana seluruh warga desa dapat mengirimkan sampahnya ke bank sampah tersebut sebagai bentuk tabungan mereka. Dan pada periode tertentu tabungan sampah mereka akan dibayarkan dalam bentuk rupiah kepada warga penabung.

Adapun rata-rata sampah yang dikelola oleh Bank Sampah Asri ini adalah 1 – 1,5 ton perbulannya, dengan pendapatan 2-2,5 juta/bulan. Selain menabung di bank sampah, warga juga secara kecil-kecilan sudah mendaur ulang sampah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual dengan penghasilan Rp. 2 juta pertahun.

Kepala BLH Pelalawan, Syamsul Anwar mengatakan bahwa pengolahan sampah ini dilakukan berdasarkan undang-undang yang ada. Saat ini Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbanyak ke-2 di Dunia, sehingga pengelolaan sampah harus menjadi perhatian berbagai elemen bangsa.

“Sampah sudah menjadi masalah global, sehingga dibutuhkan kepedulian berbagai elemen bangsa. Pada hari ini kami sangat berterima kasih atas sinergi pemerintah, perusahaan dan masyarakat, sehingga Bank Sampah Asri ini dapat menjadi Bank Sampah yang paling aktif di Kabupaten Pelalawan. Oleh karena itu pada hari ini kami juga memberikan bantuan berupa motor bak pengangkut sampah dengan harapan jangkuan sampah yang dikumpulkan dapat lebih luas. Sebelumnya kami juga sudah membangun kantor bagi Bank Sampah Asri ini,” ujarnya.

Kedepannya beliau berharap agar sinergi antara Pemerintah, Masyarakat dan Perusahaan dapat diwujudkan dalam suatu kerjasama yang tertuang dalam bentuk MoU antara instasi Pemerintah, Bank Sampah, dan Perusahaan.

Direktur Bank Sampah ‘ASRI”, Satori beserta Camat Ukui Basyarudin juga berterima kasih kepada perusahaan yang sudah melakukan pembinaan selama ini. Dan berharap agar pembinaan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan sehingga lingkungan terjaga dan produk-produk kreatif yang memiliki nilai ekonomis dapat menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan masyarakat.

CSR Spesialist Tanoto Foundation, Hendrik mengatakan bahwa Tanoto Foundation (TF) adalah yayasan yang didirikan oleh Sukanto Tanoto untuk mendampingi unit-unit usaha beliau, agar dapat menjadi perusahaan yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Sebagaiman visi dari Tanoto Foundation yakni menjadi pusat unggulan dalam penanggulangan kemiskinan melalui pendidikan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas hidup, maka Tanoto Foundation selalu memberikan pendampingan kepada seluruh unit usaha yang didirikan oleh Sukanto Tanoto. Sebagaimana halnya kali ini, Tanoto Foundation bekerjasama dengan PT. Inti Indosawit Subur Kebun Ukui- Asian Agri sejak 2015 sudah melakukan pendampingan bagi Bank Sampah Asri. Baik itu berupa bantuan bangunan Bak Pemilah Sampah, Pelatihan Manajemen Sampah, dan pelatihan ketrampilan pengolahan sampah, sebagaimana yang kita lakukan pada hari ini,” ujar Hendrik.

Pelatihan pengelolaan sampah yang berlangsung selama dua hari, dan diikuti oleh 30 orang warga; disambut baik oleh para peserta. Yusnita dari Desa Air Hitam mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang sudah melakukan pelatihan pengelolaan sampah bagi warga desa.

“Kami sangat berterima kasih atas pelatihan pengelolaan sampah yang telah dilakukan perusahaan, harapan kami agar bimbingan dan dukungan dari perusahaan dapat terus berkelanjutan, sehingga kami semakin ahli dalam berkreasi untuk mengelola limbah sampah agar dapat menghasilkan rupiah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap agar dibantu juga dalam pemasaran produk yang dihasilkan kelompok masyarakat, sebab selama ini belum maksimal karena hanya dipasarkan di pameran-pameran yang ada di daerah.

Hadir pada acara ini Kepala BLH Pelalawan, Syamsul Anwar; Camat Ukui, Basyarudin; Direkur Bank Sampah “Asri”, Satori dan Jajaran Manajemen Asian Agri yakni; Head Sustainability & CSR, Welly Pardede; GM PT. IIS-Ukui, Faisal; Manager Plasma Ukui, Djuamsyah Purba, Manager Kebun Soga PT. IIS-Ukui, Karl Morrys; CSR Spesialis Tanoto Foundation, Hendrik dan CSR Coordinator Riau Asian Agri, Benjamin R. Hutagalung.*** (rls)

Loading...


Berita lainnya..........
- Akhir Pekan, Harga Cabe dan Sayuran di Pekanbaru Naik
- Operasi LPG 3 Kg, PT Kanugrah Sejati Salurkan 560 Tabung Ke Warga Gajah Sakti, Bengkalis
- Sebelas Pelamar Jabatan BRK Mulai Ikuti Seleksi LPPI di Jakarta
- Rapat di Sekjend Watanas, Bupati Meranti Usul Sagu Masuk Komoditi Pangan Strategis Nasional
- Triwulan III 2019, Ekonomi Riau Tumbuh 2,74 persen
- Operasi Pasar LPG 3 Kg di Duri, Aturan Hanya untuk Masyarakat Miskin Terkesan Sekedar Simbol
- Januari-September 2019, RFB Rajai Transaksi Investasi
- Oktober, Pedesaan Riau Alami Inflasi 0,17 Persen
- Jawab Kelangkaan, Sejumlah Pangkalan di Duri Taja Operasi Pasar LPG
- Fokus UMK 2019, DPP Apindo Riau Gelar Rakerkonprov 2019
- BRK dan Pemkab  Bengkalis Tandatangani MoU Jasa Perbankan di Pinggir
- Lindungi Keselamatan Kerja, Chevron Luncurkan Hijab FRC
- UIN Susqa-OJK-BEI Gelar Investival Micin
- Kuota Pupuk Bersubsidi Berkurang, Dinas TPH Rohul Sosialisasikan Kartu Tani
- Mundur dari Dinas, Beban Kreditur di BRK Airmolek Inhu Ditangung Pribadi
- Rohil Raih Opini WTP dari BPK RI
- UUS BRK Raih Penghargaan Institusi Keuangan Syariah Excellent Versi Infobank 2019
- Pengurus Asperapi Riau Dilantik
- Dubes Malaysia Kunjungi Pekanbaru Untuk Misi Promosi Malaysia
- Diajak RAPP Belajar ke Siak, Madu Kelulut Siap Jadi Alternatif Mata Pencaharian Warga Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com