Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 13:16
Kejari Bengkalis Musnahkan 13,481 Kg Sabu dan 562 Ponsel Ilegal

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2019 17:18
Emas, Investasi Paling Menarik di 2019

Investasi emas di prediksi menjadi invesrasi paling berkilau di 2019. Kontribusi emas di RFB diharapkan capai 70 persen.

Riauterkini-PEKANBARU-Tahun 2019, emas diprediksi akan menjadi investasi yang menjanjikan dalam Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK). Hal itu terungkap dalam acara Investment Outlook bertemakan “Kemilau Harga Emas di Tahun Babi 2019” yang digelar oleh PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka, Teddy Prasetya mengatakan bahwa emas memiliki sifat yang liquid dan safe haven sebagai produk derivatif sehingga nilainya cukup stabil, aman dan menguntungkan dari waktu ke waktu.

Di Rifan Financindo Berjangka, emas termasuk salah satu produk andalan, khususnya untuk transaksi bilateral, dan porsinya mencapai 95%. Tahun ini, porsi produk derivatif emas tetap mendominasi dan menopang pertumbuhan volume transaksi bilateral maupun multilateral.

”Dari total target volume transaksi pada 2019 sebesar 1,5 juta lot, kami harapkan kontribusi dari emas bisa mencapai 70%,” tandas Teddy.

Sementara itu dalam diskusi Investment Outlook yang berlangsung selama 1 jam, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang berujar, tahun ini pasar nasional dan global optimis akan membaik, termasuk perdagangan berjangka, dan emas menjadi salah satu investasi menarik.

Sehubungan dengan suhu di tahun politik di tahun 2019, menurutnya, harga emas itu paling aman dari gejolak dengan nilai yang cukup stabil.

Senada dengan pernyataan tersebut, Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia yang turut menjadi salah satu pembicara dalam Investment Outlook juga menambahkan, hasil analisa yang ia lakukan selama ini, investasi dalam bentuk apapun tidak terpengaruh pada Tahun Politik.

"Kita lihat IHSG, saya belum punya riset harga emas Tahun Politik atau IHSG apakah ada kaitan langsung dengan performa investor misalnya. Misalnya IHSG minus di 2008 karena faktor politik? Enggak ada," kata pria yang akrab disapa Toto tersebut.

Acara Investment Outlook RFB di tahun ini adalah langkah perdana Perseroan dalam memberikan edukasi yang luas khususnya kepada para nasabah dan media dengan memberikan gambaran tentang kondisi industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), khususnya potensi investasi emas. Di samping itu, acara ini menjadi bagian loyalty customer program pula dalam upaya meningkatkan awareness dan trust kepada industri pialang berjangka.

“Seperti di tahun-tahun sebelumnya, fokus strategi kami tetap sama yaitu mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan agar semakin banyak yang paham dan yakin dengan pilihan berinvestasi di industri perdagangan berjangka komoditi,” tandas Teddy. *(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter
- APINDO RIAU Buka Posko Pengaduan THR Bagi Perusahaan Terdampak Covid-19
- Triwulan I 2020, Perekonomian Riau Tumbuh 2,24 Persen
- Bagi 10.000 Angkot, Pertamina Beri Cashback 50 Persen untuk Pembelian Pertalite dan Dexlite Setiap Hari
- Kadis DPPP Pekanbaru Umumkan Penundaan Pasar Murah
- DPPP Pekanbari Bakal Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
- AP II Hentikan Penerbangan Komersil Bandara SSK II Pekanbaru
- Bupati Inhil Resmikan 4 Pasar Kecamatan Secara Virtual
- Hadapi Ramadan, Kapasitas Jaringan Indosat Ooredoo Ready
- Meski Corona Merebak, Pertamina Prediksi Peningkatan Kebutuhan Energi Saat Ramadhan
- Triwulan I 2020, Investasi PMDN Riau Peringkat Pertama di Luar Jawa
- Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona
- Lahan Bekas Terbakar PT Serikat Putra Ditanami Nenas
- Ramadhan dan Lebaran, BI Jamin Ketersediaan Uang di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com