Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 9 Juli 2020 11:49
Korban Luka-luka, Jambret Diringkus Polres Bengkalis

Kamis, 9 Juli 2020 09:10
Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program

Kamis, 9 Juli 2020 08:31
Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri

Kamis, 9 Juli 2020 06:55
Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI

Rabu, 8 Juli 2020 19:34
PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri

Rabu, 8 Juli 2020 19:24
Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa

Rabu, 8 Juli 2020 18:43
Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut

Rabu, 8 Juli 2020 17:04
Tanggulangi COVID-19, RAPP Sumbangkan APD dan Sembako

Rabu, 8 Juli 2020 16:17
Pilkada Dumai, Pleno PAN Dumai Lahirkan Pasangan Edi Sepen-Zainal Abidin

Rabu, 8 Juli 2020 15:51
Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 1 Pebruari 2019 13:51
Januari 2019, Riau Alami Deflasi 0,06 Persen

Turunnya harga cabe membuat Riau mengalami deflasi (inflasi negatif). Deflasi di Riau sebesar 0,06 persen.

Riauterkini-PEKANBARU- Kepala BPS Provisni Riau, Aden Gultom Jum'at (1/2/19) mengatakan bahwa pada Januari 2019, Riau mengalami deflasi (inflasi negative) sebesar 0,06 persen. Ada beberapa hal yang menyebabkan Riau mengalami deflasi. 

Dia menambahkan, penyebabnya ada banyak kelompok bahan makanan yang memberikan andil terhadap deflasi pada Januari. Seperti harga cabai merah anjlok, bahan bakar non subsidi turun, bawang merah, bayam dan ikan mujair yang terus mengalami penurunan harga.

Bagi konsumen, deflasi sangat menguntungkan, tapi bagi produsen deflasi ini sangat merugikan. Biasanya harga cabe merah mahal menjelang Imlek, tapi kali ini turun karena memang suplai di pasaran meningkat.

  Untuk kelompok penyumbang deflasi lainnya adalah gula pasir, telur ayam ras, sewa rumah, angkutan udara dan daging ayam ras. 

Dari 3 kota yang masuk dalam perhitungan inflasi di Riau, ada 2 kota tersebut mengalami deflasi, yakin kota Pekanbaru mengalami deflasi 0,10 persen, Dumai 0,04 persen. Sedangkan dan Tembilahan mengalami inflasi sebesar 0,38 persen. *(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI
- Setahun Berdiri BLK Mandiri Seberida, Inhu Hasilkan Puluhan Tenaga Terampil
- 1123 Paket Pasar Murah Disdagperin Bengkalis Mulai Didistribusikan
- PHRI Sebut Okupansi Hotel Mulai Mengeliat di Pekanbaru di Tengah Corona
- HUT BNI Ke 74, Pegawai dan SP BNI Bagikan 146.000 Paket Sembako
- BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri
- Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan
- SKK Migas-PT CPI Gelar WFD
- Sejumlah Titik Anjungan Rusak, Nasabah BNI di Duri Mengular Narik Rupiah
- OJK: Waspada Info Hoak Tarik Dana di Perbankan
- Pertamina Taja Bakul Online, Dukung Jualan UMKM Riau di Era New Normal
- Antisipasi Covid-19, BRI Telukkuantan Laksanakan Protokol Kesehatan
- Juni 2020, Peremajaan Sawit Rakyat di Riau Baru 9 Ribuan Hektar
- SRO Beri Stimulus Stakeholders Pasar Modal
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik
- PSBB Berakhir, Bisnis Perhotelan di Pekanbari Mulai Menggeliat
- Tinjau Pasar Modern, Bupati Kuansing Ingin Pastikan Pedagang Nyaman
- Bupati Kuansing Panen Bawang Merah di Desa Kompe Barangin
- Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com