Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 22:12
Riau Urutan Kedua Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia

Jum’at, 5 Juni 2020 21:56
Kapolsek Bantan, Bengkalis Dimutasi

Jum’at, 5 Juni 2020 21:53
Syamsudin Uti Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum PW KBB Riau

Jum’at, 5 Juni 2020 21:09
Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik

Jum’at, 5 Juni 2020 19:15
PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Jum’at, 5 Juni 2020 18:46
Antisipasi Gas Berbahaya, Penggalian Sumur Bor di Lirik Inhu Dihentikan

Jum’at, 5 Juni 2020 18:37
Kasus Pasien Positif Covid-19 Kembali Dilaporkan Nihil, Satu Sembuh

Jum’at, 5 Juni 2020 18:24
Kapolres Rohul Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menuju Fase New Normal

Jum’at, 5 Juni 2020 18:23
Suhu Badan Dicek, Gubri Apresiasi Jemaah Jalankan Protokol Kesehatan

Jum’at, 5 Juni 2020 17:10
Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 April 2019 17:16
RU II Dumai Hemat Biaya Operasi Hingga 40 Persen,
Pipa Transmisi Pertagas Duri-Dumai Resmi Alirkan Gas


Proyek pipa transmisi gas Duri-Dumai PT Pertamina Gas (Pertagas) tahap II resmi beroperasi alirkan gas ke Refinery Unit II Dumai PT Pertamina (Persero).

Riauterkini - PEKANBARU - Sejak dibangun pada November 2017 lalu ini, Proyek pipa transmisi gas Duri-Dumai PT Pertamina Gas (Pertagas) tahap II resmi beroperasi alirkan gas ke Refinery Unit II Dumai PT Pertamina (Persero). Hal ini membuat RU II Dumai hemat biaya operasi hingga 40 persen.

"Kita sudah operasi sejak 14 April 2019 kemarin," terang Corporate Secretary Pertagas, Fitri Erika, Rabu (24/04/19).

Dikatakannya, proyek ini dibangun sepanjang 67 kilometer dengan tujuan memenuhi kebutuhan kilang RU II Dumai Pertamina. Dimana untuk sementara ini aliran gas mencapai 22.7 MMSCFD. Sementara kedepan diharapkan pipa dengan kapasitas alir 268 MMSCFD dan memiliki diameter 24 inchi ini mampu ram up hingga 57 MMSCFD dan maksimal di 170 MMSCFD.

"Pada tahap I proyek pipa gas transmisi Duri-Dumai sudah mengalirkan gas ke konsumen PT PGN Tbk sejak 24 November 2018 lalu. Ini merupakan Pipa Transmisi Open Acces, memang untuk saat ini pemakainya hanya konsumen PGN dan Pertamina RU II Dumai," paparnya.

Rincinya, pasokan gas yang mengalir berasal dari sumber di gas Blok Bentu yang dioperasikan oleh PT EMP Tbk, Blok Corridor yang dioperasikan oleh ConocoPhillips, dan Blok Jambi Merang yang dioperasikan oleh Pertamina.

Proyek pipa transmisi gas Duri-Dumai merupakan Kerjasama Operasi (KSO) antara Pertagas dan PGN. Dimana konstruksi dilakukan secara dua tahap. Pada tahap 1 membentang dari St. Duri ke Line Break Control Valve (LBCV) 4 dan selanjutnya dilanjutkan tahap 2 dari LBCV 4 ke RU II Dumai.

Sementara, Unit Manager Comm. Relations & CSR RU II Dumai Muslim Dharmawan mengatakan proyek ini menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi kilang, khususnya pada aspek pemenuhan bahan bakar operasional kilang. Sebelumnya, bahan bakar dipasok secara internal dengan menggunakan fuel oil, naptha dan fuel gas yang diproduksi RU II Dumai.

"Pemanfaatan gas eksternal ini merupakan salah satu strategic initiatives RU II Dumai untuk meningkatkan Gross Refinery Margin yang sejalan dengan estimasi 40 persen penghematan fuel cost," terangnya.

Sedangkan, guna mempersiapkan kilang dalam asupan fuel baru, RU II Dumai juga melaksanakan beberapa penyesuaian. Diantaranya yakni pada fase pertama, RU II mengembangkan Press Reducing System untuk mulai mengalirkan gas eksternal ke kilang sehingga tekanan dapat diturunkan dari 25 kg/cm2g menjadi 6 kg/cm2g dan dapat menyesuaikan sistem fuel gas eksisting yang beroperasi pada 3.5 kg/cm2g. Lanjut, fase 2 pihaknya melakukan pembangunan Gas Treating untuk menyesuaikan kandungan gas dengan sistem fuel gas yang sudah ada.

"Kick off pengerjaan sarfas kami laksanakan pada Juli 2018 dan selesai Maret 2019. Dan pada 14 April, mulai dijalankan gas in dari Pertagas yang secara bertahap akan mulai disalurkan sebagai fuel ke seluruh unit di Kilang RU II Dumai," tutupnya.***(rul)

Loading...


Berita lainnya..........
- Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema
- Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter
- APINDO RIAU Buka Posko Pengaduan THR Bagi Perusahaan Terdampak Covid-19
- Triwulan I 2020, Perekonomian Riau Tumbuh 2,24 Persen
- Bagi 10.000 Angkot, Pertamina Beri Cashback 50 Persen untuk Pembelian Pertalite dan Dexlite Setiap Hari
- Kadis DPPP Pekanbaru Umumkan Penundaan Pasar Murah
- DPPP Pekanbari Bakal Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
- AP II Hentikan Penerbangan Komersil Bandara SSK II Pekanbaru
- Bupati Inhil Resmikan 4 Pasar Kecamatan Secara Virtual
- Hadapi Ramadan, Kapasitas Jaringan Indosat Ooredoo Ready
- Meski Corona Merebak, Pertamina Prediksi Peningkatan Kebutuhan Energi Saat Ramadhan
- Triwulan I 2020, Investasi PMDN Riau Peringkat Pertama di Luar Jawa
- Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona
- Lahan Bekas Terbakar PT Serikat Putra Ditanami Nenas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com