Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 14 Desember 2019 16:16
Langkah Jitu Bupati Yopi Dongkrak Pajak Daerah Kabupaten Inhu

Sabtu, 14 Desember 2019 14:37
Seleksi Panwascam, Bawaslu Bengkalis Terima Tanggapan Masukan Masyarakat

Sabtu, 14 Desember 2019 12:07
Razia Kamar Napi Lapas Bengkalis, Petugas Gabungan Temukan Sajam

Sabtu, 14 Desember 2019 10:29
Ratusan Nelayan Bengkalis Terima Alat Keselamatan Pelayaran Dishub Riau

Sabtu, 14 Desember 2019 10:26
Ratusan Driver Riau Ojek Hadir dan Siap Layani Transportasi Masyarakat Pekanbaru

Sabtu, 14 Desember 2019 09:36
Pemuda Batak Kuansing Salurkan Bantuan pada Korban Banjir

Sabtu, 14 Desember 2019 07:22
Sanjayo Art Pertunjukan Pembuka Festival Teater Islam Dunia

Jum’at, 13 Desember 2019 20:40
Hadapi Pilkada, Bappeda Bengkalis Percepat Perencanaan TA 2021

Jum’at, 13 Desember 2019 20:29
173 Calon Panwascam Pilkada Bengkalis 2020 Ikuti Tes CAT dan Wawancara

Jum’at, 13 Desember 2019 20:16
Target Pertanian Bengkalis Maju, Mandiri dan Modern 2020

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 3 Juni 2019 16:50
Terkendala Penyeberangan,
Warga Bengkalis Keluhkan Sulitnya Peroleh Tabung Gas Melon


Warga Pulau Bengkalis mengeluhkan sulitnya memperoleh tabung gas 3 kilogram sejak dua hari lalu. Ada yang terpaksa kembali menggunakan kayu bakar.

Riauterkini-BENGKALIS- Warga berdomisili khusus di Pulau Bengkalis mengeluhkan sulitnya memperoleh tabung gas 3 kilogram (Kg) atau tabung gas melon sejak dua hari lalu.

Padahal sebelumnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis sudah memastikan, adanya penambahan khusus untuk kuota di daerah ini.

"Iye sudah dua hari ini nak cari gas 3 kilo susah, alasan pedagang habis dan belum masuk-masuk," ungkap Seri (30), warga Bengkalis kepada wartawan, Senin (3/6/19) siang.

Bahkan bagi warga yang sehari-hari memasak menggunakan tabung gas melon itu, sempat menjadi pemandangan di daerah ini terpaksa keliling 'menggendong' tabung kosong untuk ditukar yang isi.

"Sekarang lagi sibuk-sibuk sambut lebaran, kalau macam ini kan susah juga. Terpaksa pakai kayu bakar untuk memasak," tambah Nursiah, warga Bengkalis lainnya.

Sementara itu, Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, M. Jepri ketika dikonfirmasi menegaskan, seharusnya masyarakat Pulau Bengkalis tidak kesulitan memperoleh tabung gas elpiji khusus 3 Kg itu, karena sudah ada penambahan pasokan dari Pertamina sebesar 10 persen termasuk bahan bakar minyak (BBM).

"Untuk kouta BBM dan elpiji sebenarnya cukup karena Pertamina telah menambahkan kouta sebesar 10 persen. Terkait langkanya gas elpiji khusus 3 Kg dikarenakan ada kendala di transportasi laut. Untuk lebih jelas silakan tanya ke pihak terkait," sebutnya ketika dihubungi riauterkini.com, Senin (3/6/19).

Jepri berharap, angkutan khusus kebutuhan pokok ke Pulau Bengkalis seharusnya tidak terjadi kendala karena mempertimbangkan kepentingan masyarakat dalam rangka menyambut Lebaran Idul Fitri 1440 H/2019 M.

"Kita berharap agar pengangkutan BBM dan elpiji harus mempertimbangkan kepentingan yang lebih besar. Sehingga masyarakat khususnya di Pulau Bengkalis bisa tenang dan terciptanya suasana yang kondusif," harapnya.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis dikonfirmasi melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bengkalis, Fauzi menjelaskan bahwa angkutan penyeberangan khusus BBM dan elpiji ke Pulau Bengkalis diakuinya terkendala oleh jadwal dan kapasitas armada angkutan.

Untuk hari ini, Senin (3/6/19) angkutan BBM dan elpiji yang akan diseberangkan ke Pulau Bengkalis sudah menunggu di dermaga Sei. Selari (Pakning) hingga mencapai 38 unit truk. Jadi untuk sekali angkut khusus BBM dan elpiji hanya bisa diangkut sebagian tidak bisa seluruhnya.

"Untuk hari ini yakni pagi tadi sudah diangkut sebanyak 20 unit truk BBM 15 dan elpiji 5 unit. Dan tersisa 14 unit truk BBM dan elpiji masih menunggu di Sei. Selari (Pakning) jadi rencananya akan diangkut pada trip terakhir malam ini. Jadi malam ini ada penambahan trip khusus untuk angkutan BBM dan elpiji," terangnya.

Angkutan khusus BBM dan elpiji ditambahkan pria yang akrab disapa Ojie ini, tergantung kondisi di lapangan kalau misalnya sekurang-kurangnya ada belasan unit truk BBM atau elpiji baru bisa diseberangkan.

"Biasanya sehari hanya 1 trip jadwalnya. Kami juga sudah antisipasi jika kondisi ada penambahan maka khusus BBM dan elpiji diangkut pada trip terakhir," imbuhnya.***(dik)

Loading...


Berita lainnya..........
- Kasus Fidusia di Riau, Debetur Menang dari Leasing
- BI Gelar Pertemuan Tahunan
- VOTED Lahirkan 315 Tenaga Terampil
- Gandeng 43 Bank Umum, BI Riau Gelar Layanan Penukaran Uang
- Libur Natal dan Tahun Baru 2020,
Telkomsel Pastikan Perkuat Layanan Jaringan Untuk Semua Masyarakat

- Ketika PGN jadi Energi Baru Peningkatan Taraf Ekonomi Masyarakat Dumai
- Wabup Kuansing Bertekad Tingkatkan Kesejateraan Masyarakat Lewat Perkebunan dan Pertanian
- Program CSR Asian Agri, Dukung Pemuda Untuk Mandiri
- Oktober 2019, Riau Kembali Deflasi
- BI Kpw Riau Gelar FGD Tata Kelola Kantor Perwakilan BI dengan Pemangku Kepentingan Daerah
- Komisi V DPR RI Terima Usulan GAPKI, APKASINDO dan ASPEKPIR
- Keroncongantar.com Pasarkan Produk UMKM Riau di Surabaya
- EMP Bentu Suplai Gas untuk Program Jargas di Kota Dumai
- Pemkab Buka Seleksi Calon Dirut dan Dewan Pengawas BPR Rohul, Berikut Persyaratannya
- Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pangkalan Kerinci Berikan Pelatihan Bagi 111 UMKM
- Bupati Kuansing Serahkan Hadiah pada Koperasi Berprestasi
- Triwulan III 2019, Indeks Tendensi Konsumen Riau Turun
- Ditetapkan, UMK Kuansing 2020 Rp3.045.450
- Akhir Pekan, Harga Cabe dan Sayuran di Pekanbaru Naik
- Operasi LPG 3 Kg, PT Kanugrah Sejati Salurkan 560 Tabung Ke Warga Gajah Sakti, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com