Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 14 Desember 2019 16:16
Langkah Jitu Bupati Yopi Dongkrak Pajak Daerah Kabupaten Inhu

Sabtu, 14 Desember 2019 14:37
Seleksi Panwascam, Bawaslu Bengkalis Terima Tanggapan Masukan Masyarakat

Sabtu, 14 Desember 2019 12:07
Razia Kamar Napi Lapas Bengkalis, Petugas Gabungan Temukan Sajam

Sabtu, 14 Desember 2019 10:29
Ratusan Nelayan Bengkalis Terima Alat Keselamatan Pelayaran Dishub Riau

Sabtu, 14 Desember 2019 10:26
Ratusan Driver Riau Ojek Hadir dan Siap Layani Transportasi Masyarakat Pekanbaru

Sabtu, 14 Desember 2019 09:36
Pemuda Batak Kuansing Salurkan Bantuan pada Korban Banjir

Sabtu, 14 Desember 2019 07:22
Sanjayo Art Pertunjukan Pembuka Festival Teater Islam Dunia

Jum’at, 13 Desember 2019 20:40
Hadapi Pilkada, Bappeda Bengkalis Percepat Perencanaan TA 2021

Jum’at, 13 Desember 2019 20:29
173 Calon Panwascam Pilkada Bengkalis 2020 Ikuti Tes CAT dan Wawancara

Jum’at, 13 Desember 2019 20:16
Target Pertanian Bengkalis Maju, Mandiri dan Modern 2020

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 Juni 2019 12:54
Mei, Pekanbaru Alami Inflasi 0,68 Persen

Cabe merah dan tiket pesawat pemicu utama inflasi di Pekanbaru. Inflasi Mei sebesar 0,68 persen.

Riauterkini-PEKANBARU- Kepala BPS Riau, Aden Gultom, Senin (10/6/19) mengatakan bahwa pada Mei 2019, Riau mengalami inflasi sebesar 0,68 persen. Uniknya, inflasi di Riau sama persis dengan inflasi nasional. Yaitu sebesar 0,68 persen.

Menurutnya, penyebab utama inflasi di Riau adalah cabe merah, kentang dan bawang putih. Tapi bukan hanya itu, komoditi yang menjadi penyebab utama inflasi di Riau termasuk angkutan udara, angkutan antar kota (bus dan travel) juga menjadi penyebab inflasi.

Sementara, daging sapi pada Mei 2019 ini justru menjadi penyebab deflasi. Padahal biasanya, daging sapi menjadi salah satu komoditi yang menjadi penyebab inflasi di Riau.

"Daging sapi menjadi komoditi paling dicari konsumen saat memasuki Ramadhan dan lebaran. Hal itu menjadi salah satu penyebab utama inflasi. Tahun ini, justru daging sapi menjadi pemicu deflasi," terangnya.

Disinggung inflasi di Dumai dan Tembilahan yang juga menghitung indeks harga konsumen, Aden mengatakan bahwa Dumai dan Tembilahan mengalami inflasi relatif tinggi dibanding Pekanbaru.

Namun, tambahnya, penyebabnya sedikit berbeda. Jika di Pekanbaru pemicu utama inflasi adalah cabe merah dan harga tiket pesawat, di Dumai dan Tembilahan pemicu utama inflasi disebabkan cabe merah dan angkutan darat.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Kasus Fidusia di Riau, Debetur Menang dari Leasing
- BI Gelar Pertemuan Tahunan
- VOTED Lahirkan 315 Tenaga Terampil
- Gandeng 43 Bank Umum, BI Riau Gelar Layanan Penukaran Uang
- Libur Natal dan Tahun Baru 2020,
Telkomsel Pastikan Perkuat Layanan Jaringan Untuk Semua Masyarakat

- Ketika PGN jadi Energi Baru Peningkatan Taraf Ekonomi Masyarakat Dumai
- Wabup Kuansing Bertekad Tingkatkan Kesejateraan Masyarakat Lewat Perkebunan dan Pertanian
- Program CSR Asian Agri, Dukung Pemuda Untuk Mandiri
- Oktober 2019, Riau Kembali Deflasi
- BI Kpw Riau Gelar FGD Tata Kelola Kantor Perwakilan BI dengan Pemangku Kepentingan Daerah
- Komisi V DPR RI Terima Usulan GAPKI, APKASINDO dan ASPEKPIR
- Keroncongantar.com Pasarkan Produk UMKM Riau di Surabaya
- EMP Bentu Suplai Gas untuk Program Jargas di Kota Dumai
- Pemkab Buka Seleksi Calon Dirut dan Dewan Pengawas BPR Rohul, Berikut Persyaratannya
- Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pangkalan Kerinci Berikan Pelatihan Bagi 111 UMKM
- Bupati Kuansing Serahkan Hadiah pada Koperasi Berprestasi
- Triwulan III 2019, Indeks Tendensi Konsumen Riau Turun
- Ditetapkan, UMK Kuansing 2020 Rp3.045.450
- Akhir Pekan, Harga Cabe dan Sayuran di Pekanbaru Naik
- Operasi LPG 3 Kg, PT Kanugrah Sejati Salurkan 560 Tabung Ke Warga Gajah Sakti, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com