Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Nopember 2019 13:45
Pemkab Rohul Buka 169 Formasi Seleksi Penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2019

Rabu, 13 Nopember 2019 12:28
Yung Jun dari PKS Riau Digadang-gadang Maju Pilkada Bengkalis 2020

Rabu, 13 Nopember 2019 11:33
Dibuka Kepala BPKAD, Pemrov Riau Lelang 46 Kendaraan Dinas Operasional

Rabu, 13 Nopember 2019 11:19
Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan

Rabu, 13 Nopember 2019 10:47
Dewan juga Sesalkan Bank Salah Input Data Gaji Guru PNS Pemkab Pelalawan

Rabu, 13 Nopember 2019 10:42
SK Sekdaprov Belum Jelas, Ahmad Syah Bakal Diperpanjang Jadi Plh

Rabu, 13 Nopember 2019 10:16
Ditetapkan, UMK Kuansing 2020 Rp3.045.450

Rabu, 13 Nopember 2019 10:12
Bupati Harris dan Forkompinda Pelalawan Hadiri Rakornas di Jakarta 

Rabu, 13 Nopember 2019 09:24
Tunaikan Janji, Anggota Dewan Bengkalis Ini Serahkan Material Bangunan ke Surau

Rabu, 13 Nopember 2019 08:23
Maksimalkan Layanan Mudah dan Cepat,
Dukcapil Bengkalis Gesa Terapkan TTE ke Seluruh Petugas UPT Kecamatan


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 Juni 2019 17:25
Sejak Sepekan Terakhir, Harga Si Pedas Meroket di Bengkalis

Harga cabe merah sejak sepekan lalu melambung tinggi di Pulau Bengkalis. Dinas terkait mengatakan kenaikan terjadi sejak pasca Lebaran lalu.

Riauterkini-BENGKALIS- Harga sejumlah kebutuhan pokok di Bengkalis mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Seperti terjadi terhadap komoditi cabai merah atau si pedas sejak sepekan ini naik mencapai hampir 43 persen dari harga sebelumnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis H. Raja Arlingga melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, M. Jepri ketika dikonfirmasi menyebutkan, bahwa berdasarkan dari hasil pantauan, Rabu (19/6/19) kemarin harga cabai mengalami kenaikan sejak masuknya lebaran Idul Fitri 1440 H/2019 M.

Harga cabai merah di Pasar Tradisional Terubuk Bengkalis terpantau sebelum lebaran dengan harga Rp40 ribu perkilogram dan setelah lebaran menjadi Rp70 ribu perkilogramnya atau naik sebesar Rp30 ribu.

"Dari hasil pantauan di lapangan kondisi harga cabai naik Rp70 ribu, jika dibandingkan sebelum lebaran kemarin," ungkapnya, Jum'at (21/6/19).

Menurut Jepri, kenaikan harga cabai ini dikarenakan masih suasana lebaran dan petani belum mulai bekerja seperti biasa, dan kenaikan juga dipicu upah naik.

"Untuk harga komoditi yang lain rata-rata turun dan stabil. Kita terus melakukan pengawasan di pasar sehingga inflasi tetap terjaga," imbuhnya.***(dik)

Loading...


Berita lainnya..........
- Ditetapkan, UMK Kuansing 2020 Rp3.045.450
- Akhir Pekan, Harga Cabe dan Sayuran di Pekanbaru Naik
- Operasi LPG 3 Kg, PT Kanugrah Sejati Salurkan 560 Tabung Ke Warga Gajah Sakti, Bengkalis
- Sebelas Pelamar Jabatan BRK Mulai Ikuti Seleksi LPPI di Jakarta
- Rapat di Sekjend Watanas, Bupati Meranti Usul Sagu Masuk Komoditi Pangan Strategis Nasional
- Triwulan III 2019, Ekonomi Riau Tumbuh 2,74 persen
- Operasi Pasar LPG 3 Kg di Duri, Aturan Hanya untuk Masyarakat Miskin Terkesan Sekedar Simbol
- Januari-September 2019, RFB Rajai Transaksi Investasi
- Oktober, Pedesaan Riau Alami Inflasi 0,17 Persen
- Jawab Kelangkaan, Sejumlah Pangkalan di Duri Taja Operasi Pasar LPG
- Fokus UMK 2019, DPP Apindo Riau Gelar Rakerkonprov 2019
- BRK dan Pemkab  Bengkalis Tandatangani MoU Jasa Perbankan di Pinggir
- Lindungi Keselamatan Kerja, Chevron Luncurkan Hijab FRC
- UIN Susqa-OJK-BEI Gelar Investival Micin
- Kuota Pupuk Bersubsidi Berkurang, Dinas TPH Rohul Sosialisasikan Kartu Tani
- Mundur dari Dinas, Beban Kreditur di BRK Airmolek Inhu Ditangung Pribadi
- Rohil Raih Opini WTP dari BPK RI
- UUS BRK Raih Penghargaan Institusi Keuangan Syariah Excellent Versi Infobank 2019
- Pengurus Asperapi Riau Dilantik
- Dubes Malaysia Kunjungi Pekanbaru Untuk Misi Promosi Malaysia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com