Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 2 Juli 2020 19:45
Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD

Kamis, 2 Juli 2020 18:20
Tambah Pos Chek Point Covid-19, Dishub Riau Sebut Perbatasan Masih Dijaga Ketat

Kamis, 2 Juli 2020 17:47
Amuk Riau Minta KPK Usut Dugaan Kasus Korupsi yang Menyeret Ketua DPRD Riau

Kamis, 2 Juli 2020 17:19
Pulang dari Makasar, Hasil Swab Warga Dumai Ternyata Positif

Kamis, 2 Juli 2020 15:48
Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu

Kamis, 2 Juli 2020 15:39
Diprotes Terkait Transparansi UKT, Rektor UIn Suska Ajak Dialog Mahasiswa

Kamis, 2 Juli 2020 15:33
Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan

Kamis, 2 Juli 2020 15:24
SKK Migas-PT CPI Gelar WFD

Kamis, 2 Juli 2020 15:19
Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan

Kamis, 2 Juli 2020 14:59
10 RS Ini Masih Rawat Pasien Covid-19

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Juli 2019 10:44
Kuartal I 2019, Pertumbuhan Ekonomi Riau Meningkat

Pertumbuhan ekonomi Riau di kuartal I 2019 meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Dari 1,28 persen menjadi 2,88 persen.

Riauterkini-PEKANBARU-Perekonomian Riau pada kirin waktu Januari-April 2019 mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pada kuartal pertama 2019 tercatat sebesar 2,88 persen.

Demikian dikatakan Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Decymus Rabu (10/7/19). Menurutnya, kenaikan pertumbuhan perekonomian Riau mencapai 1 persen. Yaitu dari 1,28 pada kuartal akhir 2018 menjadi 2,88 persen pada kuartal I 2019.

" Pertumbuhan ekonomi Riau tidak terlepas dari produksi CPO dari sawit. Ketika beberapa waktu lalu harga sawit turun, pertumbuhan perekonomian di Riau juga mengalami penurunan. Artinya adalah bahwa perekonomian di Riau cukup ditopang oleh hasil SDA Riau terutama di sektor perkebunan," terangnya.

Namun demikian, Riau bukanlah provinsi sentra produksi. Banyak komoditi yang ada di Riau bukanlah produksi lokal Riau.

Sejauh ini, Riau masih tergantung dari beras provinsi lain. Masih menggantungkan pasokan dari Sumatera Barat dan Sumatera Utara untuk pemenuhan kebutuhan sayuran seperti cabe, bawang dan lainnya.

"Nilai ketergantungan Riau cukup tinggi terhadap pasokan komoditas kebutuhan dari provinsi lain," terangnya.

Yang menjadi catatan adalah, Bank Indonesia mencatat, terjadi peningkatan di kinerja keuangan daerah. Meningkat dibandingkan triwulan I 2018. Namun hal itu disebabkan oleh adanya realisasi dana perimbangan pusat. Sementara Pendapatan Asli Daerah seperti pajak justru mengalami penurunan.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan
- SKK Migas-PT CPI Gelar WFD
- Sejumlah Titik Anjungan Rusak, Nasabah BNI di Duri Mengular Narik Rupiah
- OJK: Waspada Info Hoak Tarik Dana di Perbankan
- Pertamina Taja Bakul Online, Dukung Jualan UMKM Riau di Era New Normal
- Antisipasi Covid-19, BRI Telukkuantan Laksanakan Protokol Kesehatan
- Juni 2020, Peremajaan Sawit Rakyat di Riau Baru 9 Ribuan Hektar
- SRO Beri Stimulus Stakeholders Pasar Modal
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik
- PSBB Berakhir, Bisnis Perhotelan di Pekanbari Mulai Menggeliat
- Tinjau Pasar Modern, Bupati Kuansing Ingin Pastikan Pedagang Nyaman
- Bupati Kuansing Panen Bawang Merah di Desa Kompe Barangin
- Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter
- APINDO RIAU Buka Posko Pengaduan THR Bagi Perusahaan Terdampak Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com