Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 21:23
Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 17:52
Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi

Rabu, 3 Juni 2020 16:58
Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus

Rabu, 3 Juni 2020 16:23
Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen

Rabu, 3 Juni 2020 16:14
Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2020 15:59
Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan

Rabu, 3 Juni 2020 15:12
Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon

Rabu, 3 Juni 2020 12:44
Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 11:49
Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah

Rabu, 3 Juni 2020 10:33
Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 BidangĀ 

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Juli 2019 15:30
Cabe Mahal di Kuansing karena Petani Masuki Masa Paceklik

Mahalnya harga cabe merah di Kuansing, hingga mencapai 100 ribu perkilo nya disebabkan petani saat ini tengah mengalami masa paceklik.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Mahalnya harga cabe merah di Kuansing, hingga mencapai 100 ribu perkilo nya disebabkan petani saat ini tengah mengalami masa paceklik.

"Setelah kita tanya ke petugas di lapangan ternyata kalangan petani sedang mengalami masa paceklik, maka harga cabe jadi mahal," ujar Kadis Kopindag Kuansing, Azhar Ali, Rabu (10/7/2019) sore kepada riauterkini.com.

Diterangkan Azhar, memang saat ini harga cabe lebih mahal dari biasanya, baik cabe merah maupun cabe rawit. Untuk cabe merah harganya kata Azhar berkisar diangka 80 ribu rupiah. Sedangkan cabe rawit berkisar anatara 50-60 ribuan.

"Bukan 100 ribu perkilonya, tapi berkisar diangka 80 ribu rupiah. Dibanding sebelumnya memang agak mahal, kondisi ini memang karena paceklik tadi," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mahalnya harga Cabe rawit dan cabe merah ini dikeluhkan Ibu Rumah Tangga di Kuansing.

"Tak sebanding jika dibadingkan dengan harga sawit. Satu kapling lahan sawit saja masih jauh kalah dengan 1 Ha kebun cabe," sebutnya berkeluhkesa.

Menurut Sri, untuk cabe merah harga perkilonya tembus diangka 100 ribu, sedangkan cabe rawit harga perkilonya mencapai 60 ribu rupiah.

Jika dibandingkan harga sawit menurutnya sangat tidak seimbang, karena harga sawit perkilonya saat ini dikalangan petani hanya berkisar 950 rupiah." Bahkan ada juga dibawa itu," ujar Sri.

Dibandingkan sebelumnya, harga cabe ini kata dia memang cukup mahal dihargai oleh para pedang.

"Biasanya, terjadi peningkatan harga ini karena terbatasnya persediaan dikalangan petani. Atau karena terputusnya akses. Namun, akses kan tak ada kendala, bisa jadi disebabkan persediaan yang terbatas," cetusnya.* (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter
- APINDO RIAU Buka Posko Pengaduan THR Bagi Perusahaan Terdampak Covid-19
- Triwulan I 2020, Perekonomian Riau Tumbuh 2,24 Persen
- Bagi 10.000 Angkot, Pertamina Beri Cashback 50 Persen untuk Pembelian Pertalite dan Dexlite Setiap Hari
- Kadis DPPP Pekanbaru Umumkan Penundaan Pasar Murah
- DPPP Pekanbari Bakal Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
- AP II Hentikan Penerbangan Komersil Bandara SSK II Pekanbaru
- Bupati Inhil Resmikan 4 Pasar Kecamatan Secara Virtual
- Hadapi Ramadan, Kapasitas Jaringan Indosat Ooredoo Ready
- Meski Corona Merebak, Pertamina Prediksi Peningkatan Kebutuhan Energi Saat Ramadhan
- Triwulan I 2020, Investasi PMDN Riau Peringkat Pertama di Luar Jawa
- Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona
- Lahan Bekas Terbakar PT Serikat Putra Ditanami Nenas
- Ramadhan dan Lebaran, BI Jamin Ketersediaan Uang di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com