Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 1 Agustus 2021 21:13
Perpanjangan PPKM, Riau Tunggu Aturan Resmi Pemerintah Pusat

Ahad, 1 Agustus 2021 21:04
KPBD Inhu Berhasil Padamkan Karhutla di Lima Lokasi Berbeda

Ahad, 1 Agustus 2021 20:12
Kasus Positif Covid-19 di Riau Masih Diatas Seribu Orang

Ahad, 1 Agustus 2021 19:18
Terjerat, BBKSDA Evakuasi Beruang Madu di Inhu

Ahad, 1 Agustus 2021 16:16
2 Hasil Swab Reaktif, 18 Orang Terjaring Operasi PPKM di Kuansing

Ahad, 1 Agustus 2021 15:13
Covid-19 di Bengkalis Tembus 6.411 Kasus, Meninggal Dunia 231 Kasus

Ahad, 1 Agustus 2021 13:05
Menyimak Agenda DPRD Riau di Akhir Juli 2021

Ahad, 1 Agustus 2021 12:55
Menuju Sekolah Favorit, Sekolah Tunas Bangsa Pekanbaru Giat Berbenah

Ahad, 1 Agustus 2021 10:05
Pasien Positif di Kuansing Bertambah 51, Sembuh 7 dan Meninggal 7

Sabtu, 31 Juli 2021 21:27
Aklamasi, Afrizal Sintong Jadi Ketua DPD II Parta Golkar Rohil

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 1 Agustus 2019 11:49
Tersisa 5 Bulan, Gubri Minta Proses Lelang Digesa

Tahun 2019 tinggal 5 bulan. Karena itu, Gubri minta proses lelang dikebut.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar minta proses lelang terus digesa. Diharapkan lima bulan disisa waktu 2019 ini, bisa lebih maksimal dalam hal realisasi fisik mau pun keuangan.

"Maka saya minta gesa, masih banyak belum dilelang. Sementara waktu sudah tinggal lima bulan," kata Gubri, Kamis (1/8/19).

Semua program kerja yang sudah direncanakan harus bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas. Karena itu, kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bisa memaksimalkan atas apa yang sudah digariskan, sesuai program kerja bail dalam jangka pendek mau pun menengah.

"Maka saya minta disegerakan, agar nanti apa yang diharapkan pada Desember itu semuanya sudah ready dan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyatakat," ungkap Syamsuar.

Lebih lanjut, mantan Bupati Siak ini menegaskan jika ada OPD terutama dilevel pimpinan yang tidak bisa menterjemahkan sekaligus memaksimalkan atas program kerja Pemprov Riau yang dipimpinnya, akan menjadi catatan khusus.

Meski begitu, Syamsuar juga menyatakan belum mau langsung memvonis, apakah itu karena ketidak cakapan pimpinan OPD, atau apakah karena kelalaian ULP atau ada masalah lain. Dengan begitu kita bisa memahami dimana letak kesalahannya.

"Bagi OPD yang tak maksimal bekerja tentu akan menjadi catatan. Talk kits lihat duly apakah karena kelalaian ULP atau memang OPD. Dengan begitu kira bisa memahami dimana letak kesalahannya," ungkap Gubri.***(mok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Jelang Alih Kelola, PT CPI Bor Sumur ke 100 di WK Rokan
- Sampai Akhir Juli, Penyaluran KUR di Riau Rp3.485 Triliun
- Pekan Ini Harga TBS Sawit di Riau Naik
- Bank Riau Kepri dan Prmkab Siak Teken Kesepahaman Jasa Perbankan
- 14 KCP Bank di Riau Diajukan Ditutup
- Pertahankan Produktivitas, PTPN V Perkuat Pencegahan Penularan Covid-19
- BI 7-Day Reverse Repo Rate Tetap 3,50%
- Pasca Idul Adha, Harga Daging di Pekanbaru Turun
- Bisnis Rifan Financindo Pekanbaru Targetkan Transaksi 100.000 Lot
- Sosialisasi UUCK dan Turunannya, APH Sepakat Tanpa Sanksi Pidana
- Untuk Masyarakat, Bank Riau Kepri Serahkan CSR kepada Pemkab Inhu
- BEM se-Riau Puji BRK sebagai BUMD Paling Produktif
- Tiga Inovasi PTPN V Juarai Planters Innovation Summit 2021
- Kembali Naik, Harga TBS Rp 2.426 Perkilogram
- Bank Riau Kepri Raih 3 Penghargaan Pada Ajang Banking Service Excellence Awards 2021
- BPJS Ketenagakerjaan Borong 4 Penghargaan Human Capital on Resilience Excellence Award 2021
- Semester 1 2021, Volume Transaksi JFX Lebih 4 Juta Lot
- Bank Riau Kepri dan Pemkab Bengkalis MoU Layanan Jasa Perbankan.
- Hari Pelanggan Nasional, BPJAMSOSTEK Taja Lomba Video Pendek Jaminan Perlindunganku
- Bupati Apresiasi SPSI Niba Kuansing, Karena Miliki Program Kesejateraan Buruh


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com