Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 14 Agustus 2020 13:43
Lagi, DPRD Riau di Demo, Ratusan Buruh Tolak RUU Cipta Kerja dan Kenaikan BPJS

Jum’at, 14 Agustus 2020 13:37
Disidang Paripurna Bupati Kuansing Sampaikan Capaian WTP

Jum’at, 14 Agustus 2020 13:33
Masyarakat Butuh Sosok Pemimpin Baru di Pilkada Rokan Hulu

Jum’at, 14 Agustus 2020 10:33
Selain Oknum Jaksa, LSM dan Pengaku Wartawan juga Peras Kepala SMPN di Inhu

Jum’at, 14 Agustus 2020 10:10
Gandeng YKCK, PT RAPP Gulirkan Kejar Paket untuk Karyawan

Jum’at, 14 Agustus 2020 09:57
Bersaksi di Sidang, Ajudan Amril Seret Nama Kaderismanto

Kamis, 13 Agustus 2020 22:21
Inovasi Diskominfopers Inhil,
INPAS, Integrasi Bilik Data dan Informasi Menuju 'Kabupaten Informatif'


Kamis, 13 Agustus 2020 20:42
Putusan Inkrah, Kejari Pekanbaru Eksekusi Terpidana Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri

Kamis, 13 Agustus 2020 20:37
Saksi Sebut Eet Jemput Uang PT CGA ke Surabaya

Kamis, 13 Agustus 2020 20:32
Tambah 68, Kasus Covid-19 di Riau Kembali Meledak

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 1 Agustus 2019 11:49
Tersisa 5 Bulan, Gubri Minta Proses Lelang Digesa

Tahun 2019 tinggal 5 bulan. Karena itu, Gubri minta proses lelang dikebut.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar minta proses lelang terus digesa. Diharapkan lima bulan disisa waktu 2019 ini, bisa lebih maksimal dalam hal realisasi fisik mau pun keuangan.

"Maka saya minta gesa, masih banyak belum dilelang. Sementara waktu sudah tinggal lima bulan," kata Gubri, Kamis (1/8/19).

Semua program kerja yang sudah direncanakan harus bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas. Karena itu, kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bisa memaksimalkan atas apa yang sudah digariskan, sesuai program kerja bail dalam jangka pendek mau pun menengah.

"Maka saya minta disegerakan, agar nanti apa yang diharapkan pada Desember itu semuanya sudah ready dan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyatakat," ungkap Syamsuar.

Lebih lanjut, mantan Bupati Siak ini menegaskan jika ada OPD terutama dilevel pimpinan yang tidak bisa menterjemahkan sekaligus memaksimalkan atas program kerja Pemprov Riau yang dipimpinnya, akan menjadi catatan khusus.

Meski begitu, Syamsuar juga menyatakan belum mau langsung memvonis, apakah itu karena ketidak cakapan pimpinan OPD, atau apakah karena kelalaian ULP atau ada masalah lain. Dengan begitu kita bisa memahami dimana letak kesalahannya.

"Bagi OPD yang tak maksimal bekerja tentu akan menjadi catatan. Talk kits lihat duly apakah karena kelalaian ULP atau memang OPD. Dengan begitu kira bisa memahami dimana letak kesalahannya," ungkap Gubri.***(mok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Jaringan Telkomsel Lumpuh, Warga Pekanbaru Antri Beli Kartu Seluler Baru
- Jaringan Lumpuh Warga Inhu Keluhkan Layanan Telkomsel
- Jaringan Lumpuh Warga Inhu Keluhkan Layanan Telkomsel
- Jaringan Telkomsel Lumpuh, Warga Pekanbaru Antri Beli Kartu Seluler Baru
- PKS PT SIPP di Duri Nunggak Pajak Listrik Non PLN Puluhan Juta
- Melalui Program CD-CSR,
PT Musim Mas Serahkan Bantuan Program Kampung Iklim di Desa Air Emas Pelalawan

- Juni 2020, Ekspor Mihas dan Nonmigas Riau Naik
- Harga TBS Dibeli Mahal, Disbun Riau Anjurkan Petani Swadaya Gabung Petani Mitra
- Juli 2020, Riau Alami Deflasi 0,24 Persen
- JFX Cabut SPAB PT AMF
- Sektor Jasa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Riau
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Petani Pangkalan Batang Barat Bengkalis Budidayakan Kaliandra Merah
- BSM-Nasabah Berbagi Untuk Negeri
- Pekan Ini, TBS Sawit Riau Naik
- Sebagian dari 283 Calon Naker Dibekali Pelatihan Pemkab Kuansing Telah Bekerja
- Sumber Ketahanan Pangan, BRG Bersama Pokmas Panen Raya Ubi Kayu
- Dinas Kopdagrin Kuansing, Gelar Pasar Murah
- Desa Mandiri Pangan dan Energi, Aspekari Budidaya Kaliandra Merah di Teluk Paman, Kampar
- BNI-Kejaksaan se-Indonesia Teken Kerjasama


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com