Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Januari 2020 17:31
Puluhan Hektar Lahan Gambut di Rupat, Bengkalis Kembali Terbakar

Sabtu, 18 Januari 2020 17:01
Longsor, Pemukiman Warga Kampung Baru Timur, Kuansing Terancam Runtuh

Sabtu, 18 Januari 2020 16:25
Wagubri Harap IDI Riau dan Pekanbaru Tingkatkan Ilmu dan Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 18 Januari 2020 15:10
Kado HUT ke-39, Bupati Rohul Janji Pemkab Bangun Jalan Poros Desa Pasir Jaya

Sabtu, 18 Januari 2020 14:57
Ketua DPC Askonas Rohul‎ Berharap Kegiatan Pembangunan Perhatikan Aspek Lingkungan

Sabtu, 18 Januari 2020 14:23
Audensi Bersama Kadiskes Riau, AMKR Bisa Jadi Garda Perubahan Hidup Sehat

Sabtu, 18 Januari 2020 12:12
Masyarakat Sungai Paku Doakan Andi Putra-Suhardiman Amby Menang Pilkada Kuansing

Sabtu, 18 Januari 2020 10:12
Merun Merambat Kebun Orang Lain, Buruh Tani di Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 18 Januari 2020 09:57
Truk Tangki CPO Seruduk Rumah Warga Duri

Jum’at, 17 Januari 2020 20:05
Nama Yan Prana dan Indra Dikirm ke OJK Sebagai Calon Komut

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 September 2019 16:31
Disnakbun Rohul dan Tim Gabungan Sidak 4 TPH di Kecamatan Rambah, Ini Hasilnya

Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul bersama tim gabungan melakukan inspeksi mendadak ke empta TPH yang beroperasi tanpa izin di Kecamatan Rambah. Mereka diminta segera memanfaatkan RPH resmi buatan pemerintah.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun)‎ Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), bersama tim gabungan inspeksi mendadak (Sidak) empat tempat pemotongan hewan (TPH) tanpa izin di Kecamatan Rambah, Kamis (12/9/2019).

Sidak dipimpin Kepala Disnakbun Rokan Hulu Ir. H. Sri Hardono MM, diwakili Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakbun Rokan Hulu Harianto, Kapolsek Rambah IPDA P. Simatupang dan personel, Kepala UPTD Poskeswan dan Rumah Potong Hewan (RPH) Rambah dan Rambah Samo Doni SPt serta stafnya.

Sidak diawali di pasar daging yang ada di Pasar Modren Kampung Padang, dilanjutkan TPH di Simpang Tugu Kelurahan Pasirpangaraian, TPH di Kelurahan Pasirpangaraian, Desa Rambah Tengah Utara, dan TPH di Desa Tanjung Belit.

Kabid Keswan Disnakbun Kabupaten Rokan Hulu, Harianto, mengatakan Sidak dilakukan bersama tim gabungan merupakan upaya Pemkab Rokan Hulu dalam menjamin kelayakan dan kesehatan daging sapi.

Dari penertiban, diharapkan Harianto, semua pemilik TPH memotong hewan di RPH milik pemerintah yang ada di Desa Sukamaju Kecamatan Rambah‎ yang tidak difungsikan maksimal sekira 10 tahun terakhir.

Harianto mengaku sarana dan prasarana RPH dibangun pemerintah dari uang rakyat sudah memadai, termasuk ketersediaan air bersih, namun para pemilik TPH beralasan mahalnya biaya operasional.

Hasil Sidak tim gabungan di empat TPH, ungkap Harianto, hanya dua TPH saja yang aktif melakukan pemotongan hewan setiap hari, dan mereka sudah sepakat untuk melakukan pemotongan hewan di RPH di Desa Sukamaju.

"Nanti akan ada pertemuan lagi dengan pemilik TPH. Intinya pemilik TPH setuju diarahkan ke RPH, selama semua pemilik TPH memotong hewan di RPH," ungkap Harianto.

Harianto mengaku belum tahu kapan jadwal penertiban untuk TPH di 15 kecamatan lainnya dilakukan Disnakbun, setelah Sidak di empat TPH di Kecamatan Rambah selesai.

Harianto menambahkan Disnakbun terus berupaya mengajak semua pemilik TPH‎ di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu untuk memotong hewan di RPH Desa Sukamaju.

Sedangkan untuk kecamatan yang memiliki jarak tempuh jauh, seperti Kecamatan Tambusai Utara dan Kecamatan Kabun, yang membutuhkan biaya operasional‎ cukup besar akan dicarikan alternatifnya.

Sementara, Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Kapolsek Rambah IPDA P. Simatupang mengatakan tujuan dari penertiban TPH yang dilakukan tim juga untuk kebaikan bersama.‎

"Tujuannya untuk kebaikan masyarakat kita. Hal ini sudah menjadi ketentuan kalau memotong hewan harus di RPH, sebab nanti Polri juga akan ada di RPH tersebut (pengamanan)," kata IPDA P. Simatupang.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009, tambah Kapolsek Rambah, pemotongan hewan wajib dilakukan di RPH, dan diatur di Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2012.***(zal)

Loading...


Berita lainnya..........
- Tiket Mulai Dijual, Konser Koplopolitan Didi Kempot Targetkan 3000 Penonton
- Mulai 1 Februari 2020, Bayar Parkir di SSK II Non Tunai
- Tak Bawa Surat Kuasa, Majelis KI Riau Tolak Lima Termohon Sidang Sengketa Informasi
- Mudahkan Pasien Jantung di Riau, IJN Buka Kantor Perwakilan
- Harga Bawang Merah dan Putih di Pekanbaru Bertahan Mahal
- 2019, RFB Bukukan 1,5 Juta Lot
- Kenalkan Irfan Maulana, Kades di Kuansing yang Sukses Bertani Sayur dan Buah
- Bupati Kuansing Ikut Panen Bawah Merah di Benai Kecil
- Dirut BRK Kosong, OJK Segera Fit and Proper 9 Calon
- Pertamina Sesuaikan Harga, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun
- Seminar di Masjid An-Nur, Yusuf Siregar Siap Uangkap Kiat Budidaya Anggur di Riau
- Selama 2019, Inflasi Riau 2,3 Persen
- Lifting Minyak Mentah Area Sumbagut Diperkirakan Lampaui Target
- Jelang Pergantian Tahun, Harga Barang Naik
- Sistem Lelang Getah Pemkab Kuansing Sukses Dongkrak Harga Karet
- Kadin Riau - BUMN Se-Riau Bahas MoU Kemen BUMN-Kadin Indonesia
- APKASINDO Optimis Peningkatan Target PSR Menjadi 500 Ribu Ha
- Kasus Fidusia di Riau, Debetur Menang dari Leasing
- BI Gelar Pertemuan Tahunan
- VOTED Lahirkan 315 Tenaga Terampil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com