Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 10:06
Pemkab Kuansing Akan Salurkan Bantuan untuk 180 Mahasiswa Kurang Mampu

Selasa, 7 April 2020 02:12
PDP Corona Bertambah, Bupati Inhil Minta Masyarakat Tenang

Senin, 6 April 2020 21:31
Baru 25.796 Orang Mengajukan, Disnaker Riau Beri Kesempatan Pekerja Terdampak Covid-19 Mendaftar Secara Online

Senin, 6 April 2020 21:02
Hasil Rapid Test, Satu Pasien Terindikasi Positif Covid-19 di Inhil

Senin, 6 April 2020 17:21
Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 dari Kampar, Total Jadi Dua Belas Orang

Senin, 6 April 2020 16:41
Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?

Senin, 6 April 2020 16:22
Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Senin, 6 April 2020 16:14
Antisipasi Covid-19, Kecamatan Langgam Dirikan Pos Chek Suhu Tubuh 24 Jam

Senin, 6 April 2020 16:09
Antisipasi Kelangkaan Gula, Pemkab Inhu Subsidi Biaya Operasional

Senin, 6 April 2020 15:09
PDP Corona Meninggal di Kuansing Pernah Kontak dengan Sepupu Baru dari Jember

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 7 Oktober 2019 19:22
BPS Catat NTP Naik, Petani Riau Defisit

NPT Riau bulan September sebesar 95,39. Perubahan NTP ini disebabkan oleh indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan sebesar 1,67 persen.

Riauterkini-PEKANBARU-Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau di bulan September sebesar 95,39. Jumlah tersebut naik sebesar 2,04 persen dibanding NTP Agustus 2019 sebesar 93,48.

"Kenaikan NTP ini disebabkan oleh indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan sebesar 1,67 persen sedangkan indeks harga yang dibayar petani mengalami penurunan sebesar -0,36 persen," jelas Misfaruddin.

Menurutnya, NTP September 2019 sebesar 95,39 dapat diartikan bahwa petani secara umum mengalami defisit. Defisit ini terutama terjadi pada petani sub sektor tanaman pangan (NTPP=99,51), sub sektor peternakan (NTPT=97,78), perkebunan rakyat (NTPR= 91,68).

"Sementara itu, subsektor yang mengalami surplus adalah sub sektor perikanan (NTNP=111,74) dan subsektor hortikultura (NTPH=101,02)," ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskannya, kenaikan NTP di Provinsi Riau pada bulan September 2019 terjadi hanya pada satu subsektor penyusun NTP yakni subsektor tanaman perkebunan rakyat dengan kenaikan NTP sebesar 4,35 persen.

"Sebaliknya empat subsektor penyusun NTP lainnya megalami penurunan yaitu subsektor hortikultura turun sebesar -1,10 persen, sub sektor peternakan turun sebesar -1,53 persen, subsektor tanaman pangan turun sebesar -0,19 persen, dan subsektor perikanan turun sebesar -0,17 persen," ujar Misfaruddin.

Pada September 2019, dari 10 Provinsi di Pulau Sumatera, kata Misfaruddin, ada 9 provinsi yang mengalami Kenaikan NTP dan hanya 1 Provinsi yang tidak mengalami kenaikan yaitu Provinsi Bangka Belitung.

"Dibandingkan NTP provinsi lainnya yang ada di Pulau Sumatera,Riau menduduki peringkat ke-6, di bawah Provinsi Lampung,Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Utara,dan Provinsi Sumatera Barat," pungkasnya. (H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen
- Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara
- 6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu
- Dukung Kebijakan #DiRumahAja, Pertamina Luncurkan Layanan Antar Rumah
- Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak Selama Masa Tanggap Darurat Corona
- Harga TBS Naik, Efek Kejut Malaysia Lockdown
- Pemkab Kuansing Bantah Hoax Penutupan Pasar Modern Telukkuantan
- Keroncongantar.com, Starup Asal Riau Wakili Infonesia ke Turki
- Target Pertumbuhan Ekonomi Riau 3 Persen Meredup
- Puluhan UMKM dan Exportir Ikan Ikuti HACCP BI Kpw Riau
- Hoby Menjahit Bikin Sheila Kini Bangga jadi Bagian APR
- BI Kpw Riau Gelar Puncak Pekan QRIS
- Co-op PT CPI 2020 Ditutup
- BPSK Hanya Dua di Riau, Salah Satunya di Kuansing
- ABUJAPI Riau-BPJS Sosialisasikan PP 82/2019 untuk BUJP se-Riau
- 33 Ribu Bibit Ikan Nila Akan Disemai Bupati di Seluruh Desa Kuansing
- Seko Pekanbaru Optimis Koperasi Syariah Bisa Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
- BI Kpw Riau Gelar Pekan QRIS di Sejumlah Lokasi
- Tenaga Kerja AKAD Merajalela di Pekanbaru, SPSI Minta Disnaker Tegas
- BI Sebut Jatim Pemasok Alternatif Kebutuhan Pangan Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com