Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 28 Januari 2020 19:43
Tak Hadir, Sebanyak 77 Peserta Ujian CPNS Dinyatakan Gugur

Selasa, 28 Januari 2020 17:17
Selain Availability Payment, KPBU Juga Tetap Jadi Alternatif Pola Pinjaman Pemprov Biayai Infrastruktur

Selasa, 28 Januari 2020 17:02
Selang Transfer Putus, Minyak CPO PT SDS Dumai Tumpah Kelaut

Selasa, 28 Januari 2020 16:47
Selama 4 Hari, Golkar Bengkalis Buka Pendaftaran Penjaringan Balon Pilkada

Selasa, 28 Januari 2020 15:42
BNNP Riau Musnahkan 3,5 Kilogram sabu dan 6686 Butir Ekstasi

Selasa, 28 Januari 2020 13:18
Penyeludupan 12 TKI di Rupat, Bengkalis,
Lima Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara


Selasa, 28 Januari 2020 13:09
Ramaikan ICE 2020, Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Edukasi Pelajar

Selasa, 28 Januari 2020 11:50
Bakar Lahan untuk Menanam Padi, Dua Petani Desa Pematang Obo, Bengkalis Ditangkap Polisi

Selasa, 28 Januari 2020 11:49
Sekdaprov Tandatangani Piagam Zona Integritas, di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru

Selasa, 28 Januari 2020 10:52
Kapolda Riau : Kayu Ditebang, Dibakar, lalu Jadi Kebun Sawit

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 4 Nopember 2019 17:03
Oktober, Pedesaan Riau Alami Inflasi 0,17 Persen

Jika di perkotaan di Riau alami deflasi, di pedesaan di Riau justru mengalami inflasi. Inflasi di pedesaan di Riau sebesar 0,17 persen.

Riauterkini-PEKANBARU- Pada Oktober 2019, terjadi inflasi perdesaan di Provinsi Riau sebesar 0,17 persen, dengan kenaikan indeks tertinggi terjadi pada kelompok makanan jadi, rokok dan tembakau.

Demikian diungkapkan Kepala BPS Riau, Misparuddin, Senin (4/11/19). Menurutnya, Nilai Tukar Petani (NTP) provinsi Riau pada Oktober 2019 sebesar 95,45. Angka ini naik 0,06 persen dibanding September 2019 yang hanya 95,39.

Meski mengalami kenaikan, NTP sebesar 95,45 tetap diartikan petani secara umum mengalami defisit.

"Penyebab kenaikan NTP disebabkan oleh indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan sebesar 0,23 persen relatif lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,17 persen," ujarnya.

Kenaikan NTP di provinsi Riau pada Oktober 2019 menurutnya terjadi pada dua subsektor penyusun NTP yaitu subsektor tanaman pangan dengan kenaikan sebesar 1,18 persen dan subsektor perikanan dengan kenaikan 0,50 persen.

"Sebaliknya pada 3 subsektor penyusun lainnya mengalami penurunan yaitu subsektor hortikultura turun sebesar minus 0,49 persen subsektor tanaman perkebunan rakyat turun sebesar -0,09 persen dan subsektor peternakan turun sebesar -0,13 persen," terangnya Misparuddin.

Ia mengatakan, pada Oktober 2019 dari 10 provinsi di Pulau Sumatera, ada 6 provinsi yang mengalami kenaikan NTP dan 4 provinsi yang mengalami penurunan NTP.

"Kenaikan NTP tertinggi terjadi di provinsi NAD yaitu sebesar 1,22 persen. Sebaliknya NTP provinsi Bangka Belitung mengalami penurunan terbesar yaitu -0,59 persen. Dibandingkan NTP provinsi lainnya yang ada di Pulau Sumatera, Riau menduduki peringkat ke-6," pungkasnya.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Bupati Kuansing Minta Bumdes Cegah Dini Kredit Macet
- Kebun Sawitnya Ditumbang, Petani KPPA PT Peputra Supra Jaya Mengadu ke Apkasindo
- The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan

- Tiket Mulai Dijual, Konser Koplopolitan Didi Kempot Targetkan 3000 Penonton
- Mulai 1 Februari 2020, Bayar Parkir di SSK II Non Tunai
- Tak Bawa Surat Kuasa, Majelis KI Riau Tolak Lima Termohon Sidang Sengketa Informasi
- Mudahkan Pasien Jantung di Riau, IJN Buka Kantor Perwakilan
- Harga Bawang Merah dan Putih di Pekanbaru Bertahan Mahal
- 2019, RFB Bukukan 1,5 Juta Lot
- Kenalkan Irfan Maulana, Kades di Kuansing yang Sukses Bertani Sayur dan Buah
- Bupati Kuansing Ikut Panen Bawah Merah di Benai Kecil
- Dirut BRK Kosong, OJK Segera Fit and Proper 9 Calon
- Pertamina Sesuaikan Harga, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun
- Seminar di Masjid An-Nur, Yusuf Siregar Siap Uangkap Kiat Budidaya Anggur di Riau
- Selama 2019, Inflasi Riau 2,3 Persen
- Lifting Minyak Mentah Area Sumbagut Diperkirakan Lampaui Target
- Jelang Pergantian Tahun, Harga Barang Naik
- Sistem Lelang Getah Pemkab Kuansing Sukses Dongkrak Harga Karet
- Kadin Riau - BUMN Se-Riau Bahas MoU Kemen BUMN-Kadin Indonesia
- APKASINDO Optimis Peningkatan Target PSR Menjadi 500 Ribu Ha


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com