Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Januari 2020 21:33
Dua Atlet Layar Bengkalis Ikuti Kejuaraan Internasional di Batam

Sabtu, 18 Januari 2020 20:41
The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan


Sabtu, 18 Januari 2020 19:35
HUT ke-47, PDIP Bengkalis Gelar Istighosah Bersama

Sabtu, 18 Januari 2020 17:31
Puluhan Hektar Lahan Gambut di Rupat, Bengkalis Kembali Terbakar

Sabtu, 18 Januari 2020 17:01
Longsor, Pemukiman Warga Kampung Baru Timur, Kuansing Terancam Runtuh

Sabtu, 18 Januari 2020 16:25
Wagubri Harap IDI Riau dan Pekanbaru Tingkatkan Ilmu dan Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 18 Januari 2020 15:10
Kado HUT ke-39, Bupati Rohul Janji Pemkab Bangun Jalan Poros Desa Pasir Jaya

Sabtu, 18 Januari 2020 14:57
Ketua DPC Askonas Rohul‎ Berharap Kegiatan Pembangunan Perhatikan Aspek Lingkungan

Sabtu, 18 Januari 2020 14:23
Audensi Bersama Kadiskes Riau, AMKR Bisa Jadi Garda Perubahan Hidup Sehat

Sabtu, 18 Januari 2020 12:12
Masyarakat Sungai Paku Doakan Andi Putra-Suhardiman Amby Menang Pilkada Kuansing

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 5 Nopember 2019 10:54
Operasi Pasar LPG 3 Kg di Duri, Aturan Hanya untuk Masyarakat Miskin Terkesan Sekedar Simbol

Aturan LPG 3 kilogram hanya masyarakat miskin terkesan hanya slogan. Itulah yang terkihat dinoperasi pasar di Duri.

Riauterkini - DURI - Operasi Pasar LPG melon isi 3 Kilogram dihari kedua, Selasa (5/11/19) di Kelurahan Duri Timur ternyata tak sesuai simbol. "Slogan Hanya Untuk Masyarakat Miskin" hanya isapan jempol belaka. Banyak masyarakat yang membeli menggunakan kendaraan pribadi roda dua.

Tidak hanya menggunakan kendaraan pribadi, pembeli juga tak terkontrol. Komitmen awal satu orang satu tabung, kenyataan dilapangan melebihi, perorang lebih dari satu tabung.Diduga, pembelian gas berbentuk melon itu didominasi pedagang.

"Operasi pasar apa ini. Tidak komitmen, satu orang bisa lebih dari satu tabung. Hanya cara mainnya saja yang diakali,"ujar Rini salah seorang warga.

Dikatakan Rini, dirinya mengaku tidak mendapatkan LPG 3 Kilogram itu dikarenakan kalah cepat. Hanya sesaat menjemput anak dan tidak sampai memakan waktu 15 menit, ternyata gas telah ludes terjual.

"Yang saya kesalkan, peruntukannya saja tidak tepat sasaran. Kasihan, banyak warga yang tidak kebagian karena dugaan permainan penjual yang tidak jeli melihat pembeli yang antri hingga dua sampai tiga kali,"keluhnya.

Pantauan dilapangan, Operasi LPG 3 Kilogram itu tampak usai dalam waktu 2 jam saja. Ratusan masyarakat tampak antusias dan tak mau kehabisan stok dalam menadapatkan elpiji berukuran melon itu.*(hen)

Loading...


Berita lainnya..........
- The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan

- Tiket Mulai Dijual, Konser Koplopolitan Didi Kempot Targetkan 3000 Penonton
- Mulai 1 Februari 2020, Bayar Parkir di SSK II Non Tunai
- Tak Bawa Surat Kuasa, Majelis KI Riau Tolak Lima Termohon Sidang Sengketa Informasi
- Mudahkan Pasien Jantung di Riau, IJN Buka Kantor Perwakilan
- Harga Bawang Merah dan Putih di Pekanbaru Bertahan Mahal
- 2019, RFB Bukukan 1,5 Juta Lot
- Kenalkan Irfan Maulana, Kades di Kuansing yang Sukses Bertani Sayur dan Buah
- Bupati Kuansing Ikut Panen Bawah Merah di Benai Kecil
- Dirut BRK Kosong, OJK Segera Fit and Proper 9 Calon
- Pertamina Sesuaikan Harga, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun
- Seminar di Masjid An-Nur, Yusuf Siregar Siap Uangkap Kiat Budidaya Anggur di Riau
- Selama 2019, Inflasi Riau 2,3 Persen
- Lifting Minyak Mentah Area Sumbagut Diperkirakan Lampaui Target
- Jelang Pergantian Tahun, Harga Barang Naik
- Sistem Lelang Getah Pemkab Kuansing Sukses Dongkrak Harga Karet
- Kadin Riau - BUMN Se-Riau Bahas MoU Kemen BUMN-Kadin Indonesia
- APKASINDO Optimis Peningkatan Target PSR Menjadi 500 Ribu Ha
- Kasus Fidusia di Riau, Debetur Menang dari Leasing
- BI Gelar Pertemuan Tahunan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com