Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 13:16
Kejari Bengkalis Musnahkan 13,481 Kg Sabu dan 562 Ponsel Ilegal

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 5 Nopember 2019 10:54
Operasi Pasar LPG 3 Kg di Duri, Aturan Hanya untuk Masyarakat Miskin Terkesan Sekedar Simbol

Aturan LPG 3 kilogram hanya masyarakat miskin terkesan hanya slogan. Itulah yang terkihat dinoperasi pasar di Duri.

Riauterkini - DURI - Operasi Pasar LPG melon isi 3 Kilogram dihari kedua, Selasa (5/11/19) di Kelurahan Duri Timur ternyata tak sesuai simbol. "Slogan Hanya Untuk Masyarakat Miskin" hanya isapan jempol belaka. Banyak masyarakat yang membeli menggunakan kendaraan pribadi roda dua.

Tidak hanya menggunakan kendaraan pribadi, pembeli juga tak terkontrol. Komitmen awal satu orang satu tabung, kenyataan dilapangan melebihi, perorang lebih dari satu tabung.Diduga, pembelian gas berbentuk melon itu didominasi pedagang.

"Operasi pasar apa ini. Tidak komitmen, satu orang bisa lebih dari satu tabung. Hanya cara mainnya saja yang diakali,"ujar Rini salah seorang warga.

Dikatakan Rini, dirinya mengaku tidak mendapatkan LPG 3 Kilogram itu dikarenakan kalah cepat. Hanya sesaat menjemput anak dan tidak sampai memakan waktu 15 menit, ternyata gas telah ludes terjual.

"Yang saya kesalkan, peruntukannya saja tidak tepat sasaran. Kasihan, banyak warga yang tidak kebagian karena dugaan permainan penjual yang tidak jeli melihat pembeli yang antri hingga dua sampai tiga kali,"keluhnya.

Pantauan dilapangan, Operasi LPG 3 Kilogram itu tampak usai dalam waktu 2 jam saja. Ratusan masyarakat tampak antusias dan tak mau kehabisan stok dalam menadapatkan elpiji berukuran melon itu.*(hen)

Loading...


Berita lainnya..........
- Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter
- APINDO RIAU Buka Posko Pengaduan THR Bagi Perusahaan Terdampak Covid-19
- Triwulan I 2020, Perekonomian Riau Tumbuh 2,24 Persen
- Bagi 10.000 Angkot, Pertamina Beri Cashback 50 Persen untuk Pembelian Pertalite dan Dexlite Setiap Hari
- Kadis DPPP Pekanbaru Umumkan Penundaan Pasar Murah
- DPPP Pekanbari Bakal Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
- AP II Hentikan Penerbangan Komersil Bandara SSK II Pekanbaru
- Bupati Inhil Resmikan 4 Pasar Kecamatan Secara Virtual
- Hadapi Ramadan, Kapasitas Jaringan Indosat Ooredoo Ready
- Meski Corona Merebak, Pertamina Prediksi Peningkatan Kebutuhan Energi Saat Ramadhan
- Triwulan I 2020, Investasi PMDN Riau Peringkat Pertama di Luar Jawa
- Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona
- Lahan Bekas Terbakar PT Serikat Putra Ditanami Nenas
- Ramadhan dan Lebaran, BI Jamin Ketersediaan Uang di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com