Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 28 Januari 2020 19:43
Tak Hadir, Sebanyak 77 Peserta Ujian CPNS Dinyatakan Gugur

Selasa, 28 Januari 2020 17:17
Selain Availability Payment, KPBU Juga Tetap Jadi Alternatif Pola Pinjaman Pemprov Biayai Infrastruktur

Selasa, 28 Januari 2020 17:02
Selang Transfer Putus, Minyak CPO PT SDS Dumai Tumpah Kelaut

Selasa, 28 Januari 2020 16:47
Selama 4 Hari, Golkar Bengkalis Buka Pendaftaran Penjaringan Balon Pilkada

Selasa, 28 Januari 2020 15:42
BNNP Riau Musnahkan 3,5 Kilogram sabu dan 6686 Butir Ekstasi

Selasa, 28 Januari 2020 13:18
Penyeludupan 12 TKI di Rupat, Bengkalis,
Lima Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara


Selasa, 28 Januari 2020 13:09
Ramaikan ICE 2020, Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Edukasi Pelajar

Selasa, 28 Januari 2020 11:50
Bakar Lahan untuk Menanam Padi, Dua Petani Desa Pematang Obo, Bengkalis Ditangkap Polisi

Selasa, 28 Januari 2020 11:49
Sekdaprov Tandatangani Piagam Zona Integritas, di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru

Selasa, 28 Januari 2020 10:52
Kapolda Riau : Kayu Ditebang, Dibakar, lalu Jadi Kebun Sawit

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 5 Nopember 2019 15:10
Triwulan III 2019, Ekonomi Riau Tumbuh 2,74 persen

Ekonomi Riau pada triwulan III tahun 2019 hanya mampu tumbuh sebesar 2,74 persen.

Riauterkini-PEKANBARU- Kepala Badan Pusat Statistik Riau, Misfaruddin Selasa (5/11/19) mengatakan, ekonomi Riau pada triwulan III tahun 2019,  hanya mampu tumbuh sebesar 2,74 persen (year on year).

Kondisi tersebut menurutnya, dipicu oleh berbagai banyak faktor. Termasuk menurunnya sumber pendapatan dari sektor migas (pertambangan dan penggalian).

"Ekonomi Riau pada triwulan III tahun 2019,  hanya mampu tumbuh sebesar 2,74 persen (year on year). Namun jika dihitung tanpa migas, ekonomi Riau triwulan III tahun 2019 tumbuh sekitar 5,22 persen (year on year)," terangnya.

Pada tahun 2018 lalu, kata Misfaruddin, sektor pertambangan dan penggalian menjadi sektor utama yang mempengaruhi laju pertumbuhan produk domestik regional bruto (PDRB). Namun di tahun 2019 ini, sektor industri pengolahan justru menduduki peringkat pertama mengalahkan sektor pertambangan dan penggalian.

"Pertumbuhan ekonomi Riau jika dihitung dari laju pertumbuhan PDRB pada tahun 2019 berada di peringkat 6 nasional. Bahkan bencana karhutla dan asap beberapa waktu lalu, juga memiliki andil terhadap penurunan kegiatan MICE dan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 2,34 persen," katanya.

Hal itu menurut Miftaruddin, mempengaruhi laju pertumbuhan PDRB. Terutama di sektor transportasi.

Sedangkan kondisi ekonomi dan tingkat optimisme konsumen triwulan IV tahun 2019 mendatang, menurutnya diperkirakan mencapai angka 104,83. Hal ini dipicu karena adanya momen libur sekolah serta libur natal dan tahun baru. *(H-we)  

Loading...


Berita lainnya..........
- Bupati Kuansing Minta Bumdes Cegah Dini Kredit Macet
- Kebun Sawitnya Ditumbang, Petani KPPA PT Peputra Supra Jaya Mengadu ke Apkasindo
- The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan

- Tiket Mulai Dijual, Konser Koplopolitan Didi Kempot Targetkan 3000 Penonton
- Mulai 1 Februari 2020, Bayar Parkir di SSK II Non Tunai
- Tak Bawa Surat Kuasa, Majelis KI Riau Tolak Lima Termohon Sidang Sengketa Informasi
- Mudahkan Pasien Jantung di Riau, IJN Buka Kantor Perwakilan
- Harga Bawang Merah dan Putih di Pekanbaru Bertahan Mahal
- 2019, RFB Bukukan 1,5 Juta Lot
- Kenalkan Irfan Maulana, Kades di Kuansing yang Sukses Bertani Sayur dan Buah
- Bupati Kuansing Ikut Panen Bawah Merah di Benai Kecil
- Dirut BRK Kosong, OJK Segera Fit and Proper 9 Calon
- Pertamina Sesuaikan Harga, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun
- Seminar di Masjid An-Nur, Yusuf Siregar Siap Uangkap Kiat Budidaya Anggur di Riau
- Selama 2019, Inflasi Riau 2,3 Persen
- Lifting Minyak Mentah Area Sumbagut Diperkirakan Lampaui Target
- Jelang Pergantian Tahun, Harga Barang Naik
- Sistem Lelang Getah Pemkab Kuansing Sukses Dongkrak Harga Karet
- Kadin Riau - BUMN Se-Riau Bahas MoU Kemen BUMN-Kadin Indonesia
- APKASINDO Optimis Peningkatan Target PSR Menjadi 500 Ribu Ha


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com