Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 12 Nopember 2019 10:09
Meriahkan HKN, Diskes Taja Berbagai Perlombaan

Selasa, 12 Nopember 2019 09:31
Langka Gas Melon, Warga Pakning, Bengkalis Antre Sebelum Matahari Terbit

Selasa, 12 Nopember 2019 08:41
Bupati Kuansing Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan di Hari Pahlawan

Selasa, 12 Nopember 2019 08:07
Kesejahteraan Atlet Terancam, KONI Bengkalis Cari

Selasa, 12 Nopember 2019 07:14
Kampak Tetangga Hingga Tewas, Warga Rohil Ditangkap Polsek Pujud

Selasa, 12 Nopember 2019 07:09
Bupati Kuansing Gagas Pengembangan Objek Wisata Air Panas Sungai Pinang

Senin, 11 Nopember 2019 22:24
Telah Melamar di 5 Parpol, Pasangan "BERSERI" Unjuk Keseriusan di Pilkada Meranti 2020

Senin, 11 Nopember 2019 21:25
Polisi Ungkap Penyelundupan 560 Ponsel Senilai Rp3,362 M di Bengkalis

Senin, 11 Nopember 2019 20:17
Pendaftaran CPNS Kuansing Dimulai 14 Nopember 2019

Senin, 11 Nopember 2019 19:56
Andalkan Gamma Knife, UKM Specialist Centre Jaring Warga Riau

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 5 Nopember 2019 15:10
Triwulan III 2019, Ekonomi Riau Tumbuh 2,74 persen

Ekonomi Riau pada triwulan III tahun 2019 hanya mampu tumbuh sebesar 2,74 persen.

Riauterkini-PEKANBARU- Kepala Badan Pusat Statistik Riau, Misfaruddin Selasa (5/11/19) mengatakan, ekonomi Riau pada triwulan III tahun 2019,  hanya mampu tumbuh sebesar 2,74 persen (year on year).

Kondisi tersebut menurutnya, dipicu oleh berbagai banyak faktor. Termasuk menurunnya sumber pendapatan dari sektor migas (pertambangan dan penggalian).

"Ekonomi Riau pada triwulan III tahun 2019,  hanya mampu tumbuh sebesar 2,74 persen (year on year). Namun jika dihitung tanpa migas, ekonomi Riau triwulan III tahun 2019 tumbuh sekitar 5,22 persen (year on year)," terangnya.

Pada tahun 2018 lalu, kata Misfaruddin, sektor pertambangan dan penggalian menjadi sektor utama yang mempengaruhi laju pertumbuhan produk domestik regional bruto (PDRB). Namun di tahun 2019 ini, sektor industri pengolahan justru menduduki peringkat pertama mengalahkan sektor pertambangan dan penggalian.

"Pertumbuhan ekonomi Riau jika dihitung dari laju pertumbuhan PDRB pada tahun 2019 berada di peringkat 6 nasional. Bahkan bencana karhutla dan asap beberapa waktu lalu, juga memiliki andil terhadap penurunan kegiatan MICE dan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 2,34 persen," katanya.

Hal itu menurut Miftaruddin, mempengaruhi laju pertumbuhan PDRB. Terutama di sektor transportasi.

Sedangkan kondisi ekonomi dan tingkat optimisme konsumen triwulan IV tahun 2019 mendatang, menurutnya diperkirakan mencapai angka 104,83. Hal ini dipicu karena adanya momen libur sekolah serta libur natal dan tahun baru. *(H-we)  

Loading...


Berita lainnya..........
- Akhir Pekan, Harga Cabe dan Sayuran di Pekanbaru Naik
- Operasi LPG 3 Kg, PT Kanugrah Sejati Salurkan 560 Tabung Ke Warga Gajah Sakti, Bengkalis
- Sebelas Pelamar Jabatan BRK Mulai Ikuti Seleksi LPPI di Jakarta
- Rapat di Sekjend Watanas, Bupati Meranti Usul Sagu Masuk Komoditi Pangan Strategis Nasional
- Triwulan III 2019, Ekonomi Riau Tumbuh 2,74 persen
- Operasi Pasar LPG 3 Kg di Duri, Aturan Hanya untuk Masyarakat Miskin Terkesan Sekedar Simbol
- Januari-September 2019, RFB Rajai Transaksi Investasi
- Oktober, Pedesaan Riau Alami Inflasi 0,17 Persen
- Jawab Kelangkaan, Sejumlah Pangkalan di Duri Taja Operasi Pasar LPG
- Fokus UMK 2019, DPP Apindo Riau Gelar Rakerkonprov 2019
- BRK dan Pemkab  Bengkalis Tandatangani MoU Jasa Perbankan di Pinggir
- Lindungi Keselamatan Kerja, Chevron Luncurkan Hijab FRC
- UIN Susqa-OJK-BEI Gelar Investival Micin
- Kuota Pupuk Bersubsidi Berkurang, Dinas TPH Rohul Sosialisasikan Kartu Tani
- Mundur dari Dinas, Beban Kreditur di BRK Airmolek Inhu Ditangung Pribadi
- Rohil Raih Opini WTP dari BPK RI
- UUS BRK Raih Penghargaan Institusi Keuangan Syariah Excellent Versi Infobank 2019
- Pengurus Asperapi Riau Dilantik
- Dubes Malaysia Kunjungi Pekanbaru Untuk Misi Promosi Malaysia
- Diajak RAPP Belajar ke Siak, Madu Kelulut Siap Jadi Alternatif Mata Pencaharian Warga Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com