Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Januari 2020 16:19
MoU PT Jamkrida Riau, Perbarindo dan BPR se-Riau Jadi Momentum Peningkatan Kembangkan UMKM

Senin, 20 Januari 2020 15:07
Olimpiade Fisika se-Sumatera, Kadisdik Sebut Bisa Tolak Ukur dan Evaluasi Pendidikan Riau

Senin, 20 Januari 2020 14:50
Pinjaman UEDSP Fiktif,
Kejari Bengkalis Resmi Tahan Mantan Kades Bukitbatu


Senin, 20 Januari 2020 14:01
Longsor di Kampar, Kendaraan di Jalur Riau-Sumbar Lewat Bergantian

Senin, 20 Januari 2020 13:43
Polda Riau Tetapkan 12 Orang Tersangka Karhutla

Senin, 20 Januari 2020 13:39
Tokoh Pemuda Pangean Dukung Kawula Muda Gemar Olahraga

Senin, 20 Januari 2020 12:10
Polres Bengkalis Amankan Enam Tersangka Pembakar Lahan Gambut 84,5 Hektar

Senin, 20 Januari 2020 11:55
Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya


Senin, 20 Januari 2020 11:04
Disdagperin Bengkalis Siapkan Rp7 M untuk Pasar Murah 30.630 Pembeli

Senin, 20 Januari 2020 10:54
Proyek Pompa Air Gagal BPBD Bengkalis, Polda Riau Cek Legalitas PT PWH ke Jakarta

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Desember 2019 13:43
Oktober 2019, Riau Kembali Deflasi

Oktober 2019, Riau kembali mengalami deflasi. Deflasi disebabkan cabe cabean dan ikan ikanan.

Riauterkini-PEKANBARU-Riau kembali mengalami deflasi setelah Agustus dan September 2019 lalu, Riau mengalami deflasi. Oktober 2019 ini Riau mengalami deflasi sebesar 0,23%.

Dari tiga kota di Riau yang masuk dalam pengitungan inflasi-deflasi, seluruhnya mengalami deflasi. Di Pekanbaru mengalami deflasi sebesar -0,26%. Kota Dumai juga melami deflasi sebesar -0,12% dan Tembilan deflasi -0,15%.

Deflasi tertinggi untuk bulan November terjadi dikelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 0,92%.

Kepala BPS Provinsi Riau, Miftaruddin mengungkapkan deflasi di Riau dipengaruhi oleh beberapa komoditi kebutuhan bahan makanan. Seperti cabe merah, rawit, cabe hijau, ikan serai dan ikan tongkol.

Sedangkan bawang merah, beras, anggur, udang basah, telor ayam ras dan bayam menjadi komoditi yang justru mberikan andil terjadinya inflasi.

“Dari tujuh kelompok, ada enam kelompok mengalami deflasi. Hanya satu kelompok yang mengalami inflasi yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau,” katanya.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan

- Tiket Mulai Dijual, Konser Koplopolitan Didi Kempot Targetkan 3000 Penonton
- Mulai 1 Februari 2020, Bayar Parkir di SSK II Non Tunai
- Tak Bawa Surat Kuasa, Majelis KI Riau Tolak Lima Termohon Sidang Sengketa Informasi
- Mudahkan Pasien Jantung di Riau, IJN Buka Kantor Perwakilan
- Harga Bawang Merah dan Putih di Pekanbaru Bertahan Mahal
- 2019, RFB Bukukan 1,5 Juta Lot
- Kenalkan Irfan Maulana, Kades di Kuansing yang Sukses Bertani Sayur dan Buah
- Bupati Kuansing Ikut Panen Bawah Merah di Benai Kecil
- Dirut BRK Kosong, OJK Segera Fit and Proper 9 Calon
- Pertamina Sesuaikan Harga, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun
- Seminar di Masjid An-Nur, Yusuf Siregar Siap Uangkap Kiat Budidaya Anggur di Riau
- Selama 2019, Inflasi Riau 2,3 Persen
- Lifting Minyak Mentah Area Sumbagut Diperkirakan Lampaui Target
- Jelang Pergantian Tahun, Harga Barang Naik
- Sistem Lelang Getah Pemkab Kuansing Sukses Dongkrak Harga Karet
- Kadin Riau - BUMN Se-Riau Bahas MoU Kemen BUMN-Kadin Indonesia
- APKASINDO Optimis Peningkatan Target PSR Menjadi 500 Ribu Ha
- Kasus Fidusia di Riau, Debetur Menang dari Leasing
- BI Gelar Pertemuan Tahunan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com