Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Januari 2020 15:07
Olimpiade Fisika se-Sumatera, Kadisdik Sebut Bisa Tolak Ukur dan Evaluasi Pendidikan Riau

Senin, 20 Januari 2020 14:50
Pinjaman UEDSP Fiktif,
Kejari Bengkalis Resmi Tahan Mantan Kades Bukitbatu


Senin, 20 Januari 2020 14:01
Longsor di Kampar, Kendaraan di Jalur Riau-Sumbar Lewat Bergantian

Senin, 20 Januari 2020 13:43
Polda Riau Tetapkan 12 Orang Tersangka Karhutla

Senin, 20 Januari 2020 13:39
Tokoh Pemuda Pangean Dukung Kawula Muda Gemar Olahraga

Senin, 20 Januari 2020 12:10
Polres Bengkalis Amankan Enam Tersangka Pembakar Lahan Gambut 84,5 Hektar

Senin, 20 Januari 2020 11:55
Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya


Senin, 20 Januari 2020 11:04
Disdagperin Bengkalis Siapkan Rp7 M untuk Pasar Murah 30.630 Pembeli

Senin, 20 Januari 2020 10:54
Proyek Pompa Air Gagal BPBD Bengkalis, Polda Riau Cek Legalitas PT PWH ke Jakarta

Ahad, 19 Januari 2020 23:35
Mubeslub Sempat Kisruh, Fajrul Akhirnya Terpilih Sebagai Ketua Ipmarohu Sumut 2020-2021

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 4 Desember 2019 12:45
Program CSR Asian Agri, Dukung Pemuda Untuk Mandiri

Buka lapangan usaha untuk pemuda Karang Taruna Desa Tambak Langgam, Asian Agri Salurkan CSR bantu berternak ikan.

Riauterkini-PEKANBARU - Para pemuda Desa Tambak Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna kini tak lagi 'menganggur'. Kaum milenial desa itu kini memiliki aktivitas baru, yakni berternak ikan.

Berkat Asian Agri, perusahaan perkebunan kelapa sawit melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Desa Tambak mempunyai sekitar 5 kolam ikan yang terbuat dari terpal atau disebut bioflok.

Kolam-kolam itu berisikan bibit ikan nila sebanyak 1200 ekor, yang diharapkan kelak akan menjadi sumber tambahan penghasilan masyarakat Desa Tambak.

"Hadirnya bioflok tersebut sangat membantu dalam hal pemberdayaan masyarakat, karena anak-anak muda desa akan ada kegiatan positif. Ini merupakan bentuk dukungan dari perusahaan Asian Agri untuk kaum milenial agar terhindar dari terpengaruh narkoba dan hal-hal negatif," kata Kepala Desa Tambak, Nirwan.

Mewakili masyarakat Desa Tambak, Nirwan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada managemen PT MUP Kebun Langgam, salah satu unit bisnis Asian Agri, yang telah memperhatikan kesejahteraan maupun perekonomian warga desa.

"Sudah banyak bantuan yang diberikan perusahaan (Asian Agri) dalam segala aspek. Semoga dengan adanya kolam ikan ini dapat semakin menambah pendapatan warga kami, khususnya untuk anak-anak muda yang tergabung dalam Karang Taruna. Harapan kami, jalinan kerjasama antara Desa Tambak dengan Asian Agri semakin ditingkatkan, dan semoga perusahaan ini semakin maju dan berkembang," ucap Nirwan.

Ketua Karang Taruna Desa Tambak, Abdul Gafur berjanji akan merawat dan mengembangkan program yang diberikan Asian Agri, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh warga desa.

"Dengan adanya kolam ternak ikan ini, maka semakin bertambah kegiatan kami, khususnya di bidang ekonomi. Karang Taruna Desa Tambak bertekad akan menjadi organisasi pemuda yang mandiri untuk mengangkat perekonomian desa ini," sebutnya.

Sementara itu, Head CSR Asian Agri, Welly Pardede mengatakan, kolam bioflok adalah sistem ternak ikan yang menggunakan terpal (bukan gali tanah) sesuai untuk lahan sempit serta memudahkan dalam perawatan dan panen.

Welly berharap hadirnya kolam ini dapat meningkatkan pendapatan sampingan bagi Karang Taruna.

"Kelompok karang taruna Desa Tambak akan menjadi contoh bagi warga desa yang lain, jika berhasil dalam mengelola ternak ikan ini. Tumbuhkan semangat dan kreatifitas untuk membangun desa lebih maju dan berkembang," ucap Welly.

Perusahaan, tambahnya, akan terus memonitor perkembangan dari ternak ikan ini.

"Semoga tidak berhenti satu siklus saja, tetapi akan terus berkembang dan semakin banyak sehingga nilai ekonomisnya akan dirasakan," harapnya.

GM PT MUP, Herman Sembiring menyatakan program CSR ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang selalu mendukung program program pemerintah.

"Memang hanya 5 kolam dan 1200 ekor bibit ikan nila yang kita bantu, tetapi jika dirawat dan dikelola dengan benar maka hasilnya akan dapat dirasakan 4 bulan ke depan. Kami berharap 5 kolam ini dapat berkembang terus, sehingga tujuan peningkatan ekonomi dapat tercapai," cetusnya. *(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan

- Tiket Mulai Dijual, Konser Koplopolitan Didi Kempot Targetkan 3000 Penonton
- Mulai 1 Februari 2020, Bayar Parkir di SSK II Non Tunai
- Tak Bawa Surat Kuasa, Majelis KI Riau Tolak Lima Termohon Sidang Sengketa Informasi
- Mudahkan Pasien Jantung di Riau, IJN Buka Kantor Perwakilan
- Harga Bawang Merah dan Putih di Pekanbaru Bertahan Mahal
- 2019, RFB Bukukan 1,5 Juta Lot
- Kenalkan Irfan Maulana, Kades di Kuansing yang Sukses Bertani Sayur dan Buah
- Bupati Kuansing Ikut Panen Bawah Merah di Benai Kecil
- Dirut BRK Kosong, OJK Segera Fit and Proper 9 Calon
- Pertamina Sesuaikan Harga, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun
- Seminar di Masjid An-Nur, Yusuf Siregar Siap Uangkap Kiat Budidaya Anggur di Riau
- Selama 2019, Inflasi Riau 2,3 Persen
- Lifting Minyak Mentah Area Sumbagut Diperkirakan Lampaui Target
- Jelang Pergantian Tahun, Harga Barang Naik
- Sistem Lelang Getah Pemkab Kuansing Sukses Dongkrak Harga Karet
- Kadin Riau - BUMN Se-Riau Bahas MoU Kemen BUMN-Kadin Indonesia
- APKASINDO Optimis Peningkatan Target PSR Menjadi 500 Ribu Ha
- Kasus Fidusia di Riau, Debetur Menang dari Leasing
- BI Gelar Pertemuan Tahunan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com