Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Januari 2020 21:33
Dua Atlet Layar Bengkalis Ikuti Kejuaraan Internasional di Batam

Sabtu, 18 Januari 2020 20:41
The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan


Sabtu, 18 Januari 2020 19:35
HUT ke-47, PDIP Bengkalis Gelar Istighosah Bersama

Sabtu, 18 Januari 2020 17:31
Puluhan Hektar Lahan Gambut di Rupat, Bengkalis Kembali Terbakar

Sabtu, 18 Januari 2020 17:01
Longsor, Pemukiman Warga Kampung Baru Timur, Kuansing Terancam Runtuh

Sabtu, 18 Januari 2020 16:25
Wagubri Harap IDI Riau dan Pekanbaru Tingkatkan Ilmu dan Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 18 Januari 2020 15:10
Kado HUT ke-39, Bupati Rohul Janji Pemkab Bangun Jalan Poros Desa Pasir Jaya

Sabtu, 18 Januari 2020 14:57
Ketua DPC Askonas Rohul‎ Berharap Kegiatan Pembangunan Perhatikan Aspek Lingkungan

Sabtu, 18 Januari 2020 14:23
Audensi Bersama Kadiskes Riau, AMKR Bisa Jadi Garda Perubahan Hidup Sehat

Sabtu, 18 Januari 2020 12:12
Masyarakat Sungai Paku Doakan Andi Putra-Suhardiman Amby Menang Pilkada Kuansing

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Desember 2019 16:32
Wabup Kuansing Bertekad Tingkatkan Kesejateraan Masyarakat Lewat Perkebunan dan Pertanian

Wakil Bupati Kuansing H Halim sudah bertekad. Mengoptimalkan pertanian dan perkebunan untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, H. Halim, memiliki tekad meningkatkan perekonomian masyarakat melalui bidang pertanian dan perkebunan.

"Untuk mencapai itu kita perlu mengoptimalkan potensi yang ada dengan memberdayakan SDM sehingga apa yang kita harapkan akan bisa tercapai," ungkap H. Halim, Kamis (5/12/2019) kepada wartawan.

    Potensi yang perlu dioptimalkan itu kata Wabup seperti sektor perkebunan dan pertanian. Untuk sektor perkebunan, langkah ini telah ia lakukan bersama Mursini, melalui penyaluran bibit sawit gratis ke masyarakat.

Penyaluran bibit sawit ini telah mereka mulai sejak tahun 2017 lalu, pada saat itu, setidaknya 150.000 batang bibit sawit gratis dibagikan ke masyarakat dengan pola pembagian melalui sistim kelompok.

  Kemudian pada tahun 2018 pengadaan bibit sawit ini ditiadakan, karena mengingat penyaluran bibit yang akan dibagikan dapat menimbulkan persoalan, dan tak ingin masyarakat dirugikan maka akhirnya dibatalkan.

Selanjutnya, pada tahun 2019 pemerintah MH kembali menyalurkan bantuan bibit sawit sebanyak 119.364 batang dengan pola yang sama melalui Kelompok Tani.

Sedangkan di tahun 2020, melalui ekspos program strategis Pemrintah Daerah, diketahui Pemkab Kuansing, kembali akan menyalurkan bantuan bibit sawit gratis kepada masyarakat sebanyak 70.200 batang.

Wabup sendiri berharap, program ini agar tetap berlanjut. "Mudah-mudahan kedepan terus akan dilanjutkan, karena merupakan langkah untuk mensejahterakan masyarakat sekian tahun kedepan," jelasnya.

    Tidak hanya di bidang perkebunan, kedepan Wabup juga mempunyai tekad menggali potensi lain di bidang pertanian, seperti komoditi Serai Wangi dan Durian Munsanking.

Untuk Serai Wangi ini, Wabup sendiri sudah membudidayakan di lahan pertanian miliknya sejak beberapa tahun belakangan. Uji coba yang ia lakukan ini tidak sia-sia bahkan sudah membuahkan hasil.

"Alhamdulillah setelah kita uji coba bisa berhasil, tinggal lagi bagaimana polanya untuk dikembangkan ke masyarakat. Untuk Serai Wangi ini, harga minyak olahannya perkilonya berkisar 200 ribu rupiah," jelas Wabup.

   Maka dengan hasil yang telah dicoba ini kata Wabup, ketika disosialisasikan ke masyarakat, masyarakat bisa menerima, karena sudah terbukti, sehingga nantinya mereka tidak kecewa.

   Lebih lanjut, Wabup menyebutkan jenis komoditi lain yang sangat menjanjikan yakni durian unggul jenis mosangking, jenis durian ini menurutnya paling di cari pasaran, baik lokal maupun luar.

Untuk harga perbuahnya kata Wabup hingga mencapai Rp.300.000,- rupiah dan ini pun telah ia uji coba dilahan miliknya, jenis durian ini pun sudah berhasil ia budidayakan.

    "Jenis mosangking ini telah saya uji coba. Umur 5 tahun sudah berhasil. Untuk itu masyarakat diharapkan juga menanam jenis durian ini," ajak H. Halim.* (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan

- Tiket Mulai Dijual, Konser Koplopolitan Didi Kempot Targetkan 3000 Penonton
- Mulai 1 Februari 2020, Bayar Parkir di SSK II Non Tunai
- Tak Bawa Surat Kuasa, Majelis KI Riau Tolak Lima Termohon Sidang Sengketa Informasi
- Mudahkan Pasien Jantung di Riau, IJN Buka Kantor Perwakilan
- Harga Bawang Merah dan Putih di Pekanbaru Bertahan Mahal
- 2019, RFB Bukukan 1,5 Juta Lot
- Kenalkan Irfan Maulana, Kades di Kuansing yang Sukses Bertani Sayur dan Buah
- Bupati Kuansing Ikut Panen Bawah Merah di Benai Kecil
- Dirut BRK Kosong, OJK Segera Fit and Proper 9 Calon
- Pertamina Sesuaikan Harga, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun
- Seminar di Masjid An-Nur, Yusuf Siregar Siap Uangkap Kiat Budidaya Anggur di Riau
- Selama 2019, Inflasi Riau 2,3 Persen
- Lifting Minyak Mentah Area Sumbagut Diperkirakan Lampaui Target
- Jelang Pergantian Tahun, Harga Barang Naik
- Sistem Lelang Getah Pemkab Kuansing Sukses Dongkrak Harga Karet
- Kadin Riau - BUMN Se-Riau Bahas MoU Kemen BUMN-Kadin Indonesia
- APKASINDO Optimis Peningkatan Target PSR Menjadi 500 Ribu Ha
- Kasus Fidusia di Riau, Debetur Menang dari Leasing
- BI Gelar Pertemuan Tahunan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com