Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 02:12
PDP Corona Bertambah, Bupati Inhil Minta Masyarakat Tenang

Senin, 6 April 2020 21:31
Baru 25.796 Orang Mengajukan, Disnaker Riau Beri Kesempatan Pekerja Terdampak Covid-19 Mendaftar Secara Online

Senin, 6 April 2020 21:02
Hasil Rapid Test, Satu Pasien Terindikasi Positif Covid-19 di Inhil

Senin, 6 April 2020 17:21
Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 dari Kampar, Total Jadi Dua Belas Orang

Senin, 6 April 2020 16:41
Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?

Senin, 6 April 2020 16:22
Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Senin, 6 April 2020 16:14
Antisipasi Covid-19, Kecamatan Langgam Dirikan Pos Chek Suhu Tubuh 24 Jam

Senin, 6 April 2020 16:09
Antisipasi Kelangkaan Gula, Pemkab Inhu Subsidi Biaya Operasional

Senin, 6 April 2020 15:09
PDP Corona Meninggal di Kuansing Pernah Kontak dengan Sepupu Baru dari Jember

Senin, 6 April 2020 14:15
Gasak Ratusan Juta, Perampok Bersenpi Diringkus Polres Bengkalis

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 11 Pebruari 2020 14:24
Buka Musrenbang LDT, Bupati Mursini Sebut Taraf Hidup Petani Kuansing Terus Membaik

Bupati Kuansing membuka Musrenbang Kecamatan Logas Tanah Darat. Ia menyebut taraf hidup petani daerahnya terus membaik.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, terus berupaya meningkatkan tarap perbaikan bagi petani karet. Baik itu kualitas maupun harga jual.

Berbagai langkah terus dilakukan Pemkab Kuansing, seperti baru - baru ini, Pemkab berupaya menghadirkan sistim lelang bagi petani karet di Kuansing, sehingga harga jual karet bisa lebih stabil.

Selain memperhatikan nilai jual karet petani, kedepannya Pemkab Kuansing, juga berencana memperhatikan kualitas karet bagi petani dengan memberikan bantuan pupuk.

Rencana ini disampaikan Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, M.Si saat membuka Musrenbang di Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Selasa (11/2/2020) siang.

Disebutkan Bupati Mursini, sejak 8 tahun terakhir harga karet di Kuansing anjlok dan tidak pernah mengalami kenaikan di kalangan petani. Megenai hal ini, Pemkab menurutnya, selalu memikirkan bagaimana mengatasi masalah tersebut.

"Alhamdulillah, melalui upaya yang kita lakukan, akhirnya kita menemukan solusinya, tapi ini perlu mendpatkan dukungan kita bersama. Saat ini sudah ada pasar lelang di Telukkuantan, hingga mampu menaikkan harga jual 2000 sampai 2500 rupiah," jelas Bupati.

Meski saat ini menurutnya, pasar lelang ini hanya baru ada di Kota Kabupaten, kedpennya akan di buat titik - titik nya di tiap Kecamatan, sehingga peningkatan harga karet melalui sistim lelang ini dampaknya dapat dirasakan semua petani di Kuansing.

"Akan kita upayakan titik - titik lelang karet di tiap Kecamatan, sehingga masyarakat di seluruh Kuansing dapat merasakan dampak baik dari nilai jual tinggi karet ini," ungkap Bupati.

Kemudian langkah kedua kata Bupati, Pemkab akan berupaya memberikan bantuan pupuk. Bagi petani yang memiliki luas lahan karet di bawah 2 Ha diminta  Bupati bergabung dengan kelompok tani.

"Sehingga nantinya bisa kita bantu dengan pupuk komersil maupun pupuk subdisi," kata Bupati.

Selanjutnya, kepada seluruh Kades Bupati juga menghimbau, supaya mendukung program tersebut, yakni melalui dana Desa untuk pembelian pupuk ini, sebab itu menurutnya diperbolehkan.

"Kita fokuskan dulu pada program pemberdayaan masyarakat, dana Desa bisa digunakan untuk menebus pupuk subsidi yang harganya jauh lebih murah. Kalau pupuk komersil harganya 450 ribu, subsidi 150 ribu, namun juga bagus dan tak jauh beda dengan komersil," terang Bupati.* (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen
- Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara
- 6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu
- Dukung Kebijakan #DiRumahAja, Pertamina Luncurkan Layanan Antar Rumah
- Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak Selama Masa Tanggap Darurat Corona
- Harga TBS Naik, Efek Kejut Malaysia Lockdown
- Pemkab Kuansing Bantah Hoax Penutupan Pasar Modern Telukkuantan
- Keroncongantar.com, Starup Asal Riau Wakili Infonesia ke Turki
- Target Pertumbuhan Ekonomi Riau 3 Persen Meredup
- Puluhan UMKM dan Exportir Ikan Ikuti HACCP BI Kpw Riau
- Hoby Menjahit Bikin Sheila Kini Bangga jadi Bagian APR
- BI Kpw Riau Gelar Puncak Pekan QRIS
- Co-op PT CPI 2020 Ditutup
- BPSK Hanya Dua di Riau, Salah Satunya di Kuansing
- ABUJAPI Riau-BPJS Sosialisasikan PP 82/2019 untuk BUJP se-Riau
- 33 Ribu Bibit Ikan Nila Akan Disemai Bupati di Seluruh Desa Kuansing
- Seko Pekanbaru Optimis Koperasi Syariah Bisa Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
- BI Kpw Riau Gelar Pekan QRIS di Sejumlah Lokasi
- Tenaga Kerja AKAD Merajalela di Pekanbaru, SPSI Minta Disnaker Tegas
- BI Sebut Jatim Pemasok Alternatif Kebutuhan Pangan Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com