Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 12 Juli 2020 21:41
Polres Bengkalis Ringkus Kurir Sabu di Pangkalan Jambi

Ahad, 12 Juli 2020 20:49
Amdal Masih Diproses, Investor Singapura Bakal Sulap Pantai Rupat Utara Jadi Kawasan Resort Wisata

Ahad, 12 Juli 2020 20:14
Golkar Dukung Adi Sukemi - M Rais Sah Maju Pilkada Pelalawan

Ahad, 12 Juli 2020 19:50
Pilkada Inhu, Golkar Rekomendasi Rezita Meylani-Junaidi Rahmat

Ahad, 12 Juli 2020 16:44
Hendak ke Banjarmasin, Saat Tes PCR Warga Inhil Justru Positif Covid-19

Ahad, 12 Juli 2020 14:23
Semester I, Dinas Perizinan Bengkalis Terbitkan 987 Izin dan Non Izin

Ahad, 12 Juli 2020 12:22
Kasat Reskrim dan Kapolsek Ukui Pelalawan Dimutasi

Sabtu, 11 Juli 2020 21:10
Belajar Pengelolaan Anggaran, DPRD Tanah Datar Sambangi DPRD Kota Pekanbaru

Sabtu, 11 Juli 2020 20:51
Desa Lahang Baru Inhil Lakukan Tanam Sela Kaliandra Merah

Sabtu, 11 Juli 2020 19:46
Tips Jadi Pemimpin yang Sukses,
VP PT CPI Bagi Ilmu di Seminar Virtual Migas Center


 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Pebruari 2020 13:40
Tajak Sumur BNE-P01, Sumur Pertama Ekslusif Operation PT Bumi Siak Pusako

PT Bumi Siak Pusako sukses melakukan pengeboran sumur minyak pertama secara eksklusif. Diberi nama Tajak Sumur BNE-P01.

Riauterkini-PEKANBARU - Sebagai awal dari rangkaian kegiatan operasi pengeboran, Badan Operasi Bersama PT BSP Pertamina Hulu memulai prosesi tajak sumur baru dengan nama BNE-P01 di lapangan North East Beruk (BNE), Selasa (11/02/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, pelaksana tugas General Manager BOB, Raihan, Komisaris Utama PT BSP sekaligus anggota Joint Managemen Committee (JMC) Tengku Said Hamzah, Direktur PT BSP Iskandar, Sekretaris Perusahaan PT BSP Riki Hariansyah, dan jajaran Manager di BOB.

Tahun 2020 ini, BOB PT BSP Pertamina Hulu akan melakukan pengeboran sebanyak 18 sumur yang terdiri dari 2 sumur eksplorasi dan 16 sumur development. Khusus untuk 16 sumur termasuk sumur BNE-P01 ini, merupakan sumur ekslusif operation bagi PT Bumi Siak Pusako. Karena keseluruhan biaya operasi pengeboran pada sumur BNE-P01 ini ditanggung oleh PT BSP sendiri.

Menurut Raihan, Pelaksana Tugas General Manager BOB PT BSP Pertamina Hulu, untuk di tahun 2020 ini Pertamina tidak ikut menanggung pembiayaan operasi disebabkan karena kotrak pertamina dengan blok cpp akan berakhir dua tahun lagi. Semua biaya operasi di tanggung semua oleh PT BSP di 16 sumur yang akan di bor.

"Meski demikian, di BOB kita tidak ada perbedaan, kita semua sama dengan tujuan yang sama untuk mengeksekusi sumur ini untuk menghasilkan hasil yang terbaik buat stakeholder,"ujar Raihan.

Lebih jauh Raihan menekankan, pengoperasian ini berada di WKP yang sudah tua. Salah satu untuk menahan decline rate terlalu banyak dari sumur sumur pengeboran. Terkait dengan itu tentunya managemen harus mendapatkan hasil yang terbaik dari sumur yang akan dilakukan pengeboran.

"Bor ini tidak hanya menjadi penahan decline rate tapi menjadi penambah motivasi kita agar bisa lebih meningkatkan produksi dikemudian hari. Kita berharap akan ada potensi potensi baru yang kita harapkan menjadi backbon baru buat BOB. Untuk itu, mari kita jadikan ini sebuah bagian bersama, yang layak kita berikan usaha yang terbaik dari kita," tegas Raihan.

BOB akan terus berkomitmen dalam melaksanakan QHSE secara clear and clean. Sehingga tidak lagi HSE sebagai pelaporan atau dokumentasi atau penyenang hati.

"Jadi, HSE adalah alat yang menjamin sebagai penyempurna ikhtiar untuk menyelamat diri, kesehatan sehingga kita bisa pulang ke rumah, ke istri dan anak kita dengan sehat dan selamat. Safety dilakukan untuk menjaga dan penyempurna ikhtiar kita," sambung Raihan.

Sementara itu, Direktur PT Bumi Siak Pusako, Iskandar menyebutkan, terdapat 16 sumur akan dilakukan pengeboran dan 2 sumur eksplorasi pada di tahun 2020.

"Kita tidak ada perbedaan. Kita harus bersinegeri. Kita bersama sama melakukan tanggung jawab yang diberikan negara kepada kita. PT BSP berada di rangking 11 di Indonesia sebagai BUMD yang mengelola migas. Kita wajib untuk menjaganya dengan bekerja lebih baik karena ini merupakan tugas yang besardan berat," tegas Iskandar.

Iskandar menekankan, apa yang dilakukan ini merupakan untuk orang banyak, untuk negara.

"Kita berdoa kepada Allah agar di ridohi dan lancar. Kita juga harus belajar dari pengalaman yang sudah sudah. Kita berharap satu ini bisa menghasilkan yang terbaik buat kita. PT BSP berkomitmen untuk meningkatkan produski. Mudah mudah ini mejadi berkah buat kita, buat daerah dan buat negara. Bermanfaat untuk semua," kata Iskandar.

Komisaris utama PT BSP, Tengku Said Hamzah dalam kesempatan itu juga menambahkan, pengeboran ini merupakan yang pertama dilakukan ditahun ini, sehingga perlu optimis dalam bekerja, optimis dalam mendapatkan produksi nantinya. Ada 16 sumur yang akan dikerjakan.

"Jika terdapat kendala, harus diselesaikan sedemikian rupa tentunya kita harus bekerjsama dan koordinasi dengan baik. Sehingga tidak hal hal yang menghambat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Tujuan utamanya bagaimana meningkatkan hasil produksi, daerah dan negara mendapatkan keuntungan dari hasil kerja kita. Dan juga untuk Kabupaten Siak, Pelalawan, Pekanbaru, Bengkalis dan Provinsi Riau sendiri mengharapkan juga kontribusi dari hasil minyak PT BSP ini. Kalau tidak kita jaga dengan baik, maka akan berdampak juga kepada daerah," tegas Said Hamzah.

Untuk diketahui lapangan sumur BNE-P01 ini mempunyai luas 908 acres dengan sumur pertama di bor pada tahun 1976. Pengeboran akan dilakukan dengan type vertical/lurus selama 12 hari operasi drilling & completion.Target formasi yang ditembus adalah Telisa, Bekasap dan Bangko. Pengeboran dilakukan dengan menggunakan rig berkapasitas 550 HP dengan total kedalaman 1900 FT. Estimasi target hasil produksi 70 BOPD.*** (Rls)

Loading...


Berita lainnya..........
- Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI
- Setahun Berdiri BLK Mandiri Seberida, Inhu Hasilkan Puluhan Tenaga Terampil
- 1123 Paket Pasar Murah Disdagperin Bengkalis Mulai Didistribusikan
- PHRI Sebut Okupansi Hotel Mulai Mengeliat di Pekanbaru di Tengah Corona
- HUT BNI Ke 74, Pegawai dan SP BNI Bagikan 146.000 Paket Sembako
- BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri
- Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan
- SKK Migas-PT CPI Gelar WFD
- Sejumlah Titik Anjungan Rusak, Nasabah BNI di Duri Mengular Narik Rupiah
- OJK: Waspada Info Hoak Tarik Dana di Perbankan
- Pertamina Taja Bakul Online, Dukung Jualan UMKM Riau di Era New Normal
- Antisipasi Covid-19, BRI Telukkuantan Laksanakan Protokol Kesehatan
- Juni 2020, Peremajaan Sawit Rakyat di Riau Baru 9 Ribuan Hektar
- SRO Beri Stimulus Stakeholders Pasar Modal
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik
- PSBB Berakhir, Bisnis Perhotelan di Pekanbari Mulai Menggeliat
- Tinjau Pasar Modern, Bupati Kuansing Ingin Pastikan Pedagang Nyaman
- Bupati Kuansing Panen Bawang Merah di Desa Kompe Barangin
- Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com