Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 21:23
Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 17:52
Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi

Rabu, 3 Juni 2020 16:58
Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus

Rabu, 3 Juni 2020 16:23
Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen

Rabu, 3 Juni 2020 16:14
Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2020 15:59
Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan

Rabu, 3 Juni 2020 15:12
Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon

Rabu, 3 Juni 2020 12:44
Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 11:49
Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah

Rabu, 3 Juni 2020 10:33
Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 BidangĀ 

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Maret 2020 13:11
Tenaga Kerja AKAD Merajalela di Pekanbaru, SPSI Minta Disnaker Tegas

Pekanbaru diserbu tenaga kerja luar daerah. SPSI minta Disnaker tegas membatasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kecamatan Bukitraya, Nopri sangat mengeluhkan banyaknya perusahaan di Kota Pekanbaru yang mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah. Kondisi ini tentu menjadi ancaman yang serius bagi tenaga kerja lokal Kota Pekanbaru.

Bagaimana tidak, pekerjaan yang harusnya menjadi jatah pekerja lokal kini sudah diambil oleh pekerja luar daerah.

"Jika ini dibiarkan tentu angka pengangguran di Pekanbaru akan semakin banyak dan rezeki kami para buruh akan semakin sempit," ungkap Nopri kepada Riauterkini.com, Senin (9/3/2020).

Dijelaskannya, Pemerintah Kota Pekanbaru telah membuat aturan untuk penerimaan tenaga kerja antar kerja antar daerah (AKAD) yang tertuang pada Perda Nomor 4 tahun 2002. Dimana setiap pengusaha mesti dapat persetujuan dari Dinas Ketenagakerjaan terlebih dahulu baru bisa mendatangkan tenaga kerja luar.

"Kenyataannya, banyak pengusaha yang datangkan buruh dari luar daerah tanpa persetujuan dari Disnaker," ujarnya.

Lanjut, Nopri Sebagai ketua SPSI Bukitraya dirinya berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib para buruh. Dan ada tindakan nyata dari pemerintah untuk membatasi pekerja luar masuk ke kota Pekanbaru.

Di lain sisi, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru melalui Kabidnya, Abdul Rahim menegaskan bahwa Disnaker sangat memprioritaskan keberadaan tenaga kerja lokal. Namun jika suatu pekerjaan membutuhkan skill dan wajib mendatangkan tenaga kerja luar itu sah sah saja dengan syarat melaporkannya ke Disnaker.

"Kami berharap adanya kerja sama seluruh pihak dalam memantau keberadaan tenaga AKAD di Pekanbaru. Sehingga tindakan tegas bisa langsung kita lakukan untuk melindungi tenaga kerja lokal," singkatnya. (dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter
- APINDO RIAU Buka Posko Pengaduan THR Bagi Perusahaan Terdampak Covid-19
- Triwulan I 2020, Perekonomian Riau Tumbuh 2,24 Persen
- Bagi 10.000 Angkot, Pertamina Beri Cashback 50 Persen untuk Pembelian Pertalite dan Dexlite Setiap Hari
- Kadis DPPP Pekanbaru Umumkan Penundaan Pasar Murah
- DPPP Pekanbari Bakal Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
- AP II Hentikan Penerbangan Komersil Bandara SSK II Pekanbaru
- Bupati Inhil Resmikan 4 Pasar Kecamatan Secara Virtual
- Hadapi Ramadan, Kapasitas Jaringan Indosat Ooredoo Ready
- Meski Corona Merebak, Pertamina Prediksi Peningkatan Kebutuhan Energi Saat Ramadhan
- Triwulan I 2020, Investasi PMDN Riau Peringkat Pertama di Luar Jawa
- Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona
- Lahan Bekas Terbakar PT Serikat Putra Ditanami Nenas
- Ramadhan dan Lebaran, BI Jamin Ketersediaan Uang di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com