Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Mei 2020 23:32
Terharu Perjuangan Pengamen di Duri, Srikandi Masuri Pilih Anju Berbaju Lebaran

Selasa, 26 Mei 2020 21:14
Tiga Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Kembali Dilaporkan Sembuh

Selasa, 26 Mei 2020 20:19
Tubuh Menghitam, Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan

Selasa, 26 Mei 2020 20:05
Kembali Beraktifitas, Pemprov Riau Kembali Tegaskan Pentingnya Protokol Kesehatan

Selasa, 26 Mei 2020 19:43
Angka Kesembuhan di Provinsi Riau Termasuk Tinggi di Indonesia

Selasa, 26 Mei 2020 19:32
Dua Hari Terakhir Riau Nihil Tambahan Pasien Positif Covid-19

Selasa, 26 Mei 2020 17:24
Total Rp8,4 M, 114 Desa di Bengkalis Telah Salurkan BLTDD Tahap Pertama

Selasa, 26 Mei 2020 16:58
Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan

Selasa, 26 Mei 2020 16:48
Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil Melalui Vidcon

Selasa, 26 Mei 2020 16:05
PSBB, Akses ke Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Ditutup Sementara

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 6 April 2020 16:22
Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Pedesaan di Riau mengalami inflasi sebesar 0,24 persen. Penyebabnya, naiknya indeks perawatan diri dan jasa.

Riauterkini-PEKANBARU- Pada Maret 2020, terjadi inflasi perdesaan di Provinsi Riau sebesar 0,24 persen, dengan kenaikan indeks tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Miftaruddin Senin (6/4/20).

Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan harga-harga di perdesaan di Provinsi Riau, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau pada Maret 2020 adalah 113,76. Jumlah tersebut turun sebesar 3,51 persen dibanding NTP Februari 2020 yaitu 117,90.

Hal ini disebabkan harga barang/produk pertanian yang dihasilkan rumah tangga mengalami penurunan sebesar -3,32 persen. Sedangkan harga barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga naik sebesar 0,20 persen, begitu juga dengan indeks harga yang dibayar untuk keperluan produksi naik sebesar 0,08.

Pada Maret 2020, indeks harga yang diterima petani (It) di Provinsi Riau sebesar 119,35. Indeks harga yang diterima ini mengalami penurunan sebesar 3,32 persen jika dibandingkan dengan It pada Februari 2020 yaitu sebesar 123,45.

"Penurunan It di Provinsi Riau pada bulan Maret 2020 terjadi pada 4 (empat) subsektor penyusun NTP yaitu subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat turun sebesar 3,72 persen, It subsektor tanaman pangan mengalami penurunan sebesar 2,40 persen, sedangkan It subsektor hortikultura turun sebesar 1,03 persen, dan subsekor perikanan mengalami penurunan It sebesar -0,44 persen," terangnya.

Sebaliknya, tambahnya, subsektor peternakan justru mengalami kenaikan It 0,19 persen.

Melalui indeks harga yang dibayar petani (Ib) dapat ditunjukkan fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian.

Indeks harga yang dibayar petani (Ib) pada Maret 2020 di Provinsi Riau sebesar 104,92 atau mengalami kenaikan sebesar 0,20 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 104,71. Kenaikan Ib pada bulan ini terjadi pada semua subsektor penyusun NTP.

"Kenaikan Ib tertinggi terjadi pada subsektor perikanan sebesar 0,26 persen, diikuti subsektor tanaman pangan dan hortikultura masing-masing sebesar 0,21 persen, lalu subsektor tanaman perkebunan rakyat naik sebesar 0,20 persen, dan subsektor peternakan mengalami kenaikan Ib sebesar 0,17 persen," pungkasnya.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter
- APINDO RIAU Buka Posko Pengaduan THR Bagi Perusahaan Terdampak Covid-19
- Triwulan I 2020, Perekonomian Riau Tumbuh 2,24 Persen
- Bagi 10.000 Angkot, Pertamina Beri Cashback 50 Persen untuk Pembelian Pertalite dan Dexlite Setiap Hari
- Kadis DPPP Pekanbaru Umumkan Penundaan Pasar Murah
- DPPP Pekanbari Bakal Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
- AP II Hentikan Penerbangan Komersil Bandara SSK II Pekanbaru
- Bupati Inhil Resmikan 4 Pasar Kecamatan Secara Virtual
- Hadapi Ramadan, Kapasitas Jaringan Indosat Ooredoo Ready
- Meski Corona Merebak, Pertamina Prediksi Peningkatan Kebutuhan Energi Saat Ramadhan
- Triwulan I 2020, Investasi PMDN Riau Peringkat Pertama di Luar Jawa
- Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona
- Lahan Bekas Terbakar PT Serikat Putra Ditanami Nenas
- Ramadhan dan Lebaran, BI Jamin Ketersediaan Uang di Riau
- Efek Virus Corona, 17 April Lusa Mal SKA Pekanbaru Buka Terbatas
- Covid 19, Pertumbuhan Ekonomi Riau Diperkirakan Turun 0,6 persen
- Imbas Pandemi Corona, Ekonomi Masyarakat Rohil Kian Sulit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com