Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 31 Mei 2020 19:32
Kisruh Pemotongan Gaji Honorer di Bengkalis, Dewan Minta Segera Dicarikan Solusi

Ahad, 31 Mei 2020 17:10
Pengerjaan Pemeliharan Ruas Jalan Kuala Keritang Segera Dilaksanakan

Ahad, 31 Mei 2020 16:21
Hari Ini Riau Nihil Kasus Positif Covid-19

Ahad, 31 Mei 2020 08:41
16.596 KK di 136 Desa di Bengkalis Terima BLTDD Tahap Pertama

Sabtu, 30 Mei 2020 21:17
Seminar Virtual, Mendesak Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Riau

Sabtu, 30 Mei 2020 20:52
SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan

Sabtu, 30 Mei 2020 18:54
Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil

Sabtu, 30 Mei 2020 15:14
Terapkan Tatanan Baru, PKB Meminta Pemkab Bengkalis Perhatikan Ponpes

Sabtu, 30 Mei 2020 11:31
Hasil Swab Negatif, 4 PDP Dipulangkan dari RSUD Telukkuantan

Sabtu, 30 Mei 2020 07:35
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 April 2020 16:20
Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona

Meski Covid-19 mewabah, namun pasar saham terus bergerak. Investor baru terus meningkat di awal 2020.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala BEI Perwakilan Riau, Emon Sulaeman, Sabtu (18/4/20) mengungkapkan bahwa kendati Covid 19 mewabah sejak akhir tahun 2019 lalu, namun dalam kurun waktu tiga bulan pertama-2020 Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat angka investor baru di Riau mengalami peningkatan.

Januari 2020 menurut Emon, tercatat jumlah investor baru bertambah sebanyak 183 investor. Februari tercatat penambahan jumlah investor sebanyak 243 investor. Maret kembali bertambah jumlah investornya sebanyak 388 investor.

“jika diakumulasikan, penambahan investor di pasar saham Riau pada 3 bulan pertama 2020 (Januari, Februari dan Maret) total investor baru sebanyak 814. Artinya secara MoM (mounth to mounth) jumlah investor baru terus bertumbuh,” ungkap Emon.

Jika dilihat secara Year on Year (YoY), tambahnya, Q1-2019, jumlah investor baru sebanyak 1.406. Sedangkan Q1-2020 jumlah investor baru sebanyak 814.

Pada sebuah krisis, kata Emon, selain ada kondisi bahaya juga pasti ada peluang atau opportunity. Investor baru melihat peluang disaat kemarin indeks koreksi sangat dalam dan menembus angka 4000 di 3938.

"Sejauh ini, BEI belum ada rencana untuk melakukannya revisi terget. Baik di angka transaksi, jumlah investor dan IPO. Langkah tersebut memungkinkan untuk dilakukan pada semester ke II-2020 nanti," katanya. *(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter
- APINDO RIAU Buka Posko Pengaduan THR Bagi Perusahaan Terdampak Covid-19
- Triwulan I 2020, Perekonomian Riau Tumbuh 2,24 Persen
- Bagi 10.000 Angkot, Pertamina Beri Cashback 50 Persen untuk Pembelian Pertalite dan Dexlite Setiap Hari
- Kadis DPPP Pekanbaru Umumkan Penundaan Pasar Murah
- DPPP Pekanbari Bakal Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
- AP II Hentikan Penerbangan Komersil Bandara SSK II Pekanbaru
- Bupati Inhil Resmikan 4 Pasar Kecamatan Secara Virtual
- Hadapi Ramadan, Kapasitas Jaringan Indosat Ooredoo Ready
- Meski Corona Merebak, Pertamina Prediksi Peningkatan Kebutuhan Energi Saat Ramadhan
- Triwulan I 2020, Investasi PMDN Riau Peringkat Pertama di Luar Jawa
- Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona
- Lahan Bekas Terbakar PT Serikat Putra Ditanami Nenas
- Ramadhan dan Lebaran, BI Jamin Ketersediaan Uang di Riau
- Efek Virus Corona, 17 April Lusa Mal SKA Pekanbaru Buka Terbatas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com