Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 31 Mei 2020 19:32
Kisruh Pemotongan Gaji Honorer di Bengkalis, Dewan Minta Segera Dicarikan Solusi

Ahad, 31 Mei 2020 17:10
Pengerjaan Pemeliharan Ruas Jalan Kuala Keritang Segera Dilaksanakan

Ahad, 31 Mei 2020 16:21
Hari Ini Riau Nihil Kasus Positif Covid-19

Ahad, 31 Mei 2020 08:41
16.596 KK di 136 Desa di Bengkalis Terima BLTDD Tahap Pertama

Sabtu, 30 Mei 2020 21:17
Seminar Virtual, Mendesak Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Riau

Sabtu, 30 Mei 2020 20:52
SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan

Sabtu, 30 Mei 2020 18:54
Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil

Sabtu, 30 Mei 2020 15:14
Terapkan Tatanan Baru, PKB Meminta Pemkab Bengkalis Perhatikan Ponpes

Sabtu, 30 Mei 2020 11:31
Hasil Swab Negatif, 4 PDP Dipulangkan dari RSUD Telukkuantan

Sabtu, 30 Mei 2020 07:35
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 April 2020 14:41
Meski Corona Merebak, Pertamina Prediksi Peningkatan Kebutuhan Energi Saat Ramadhan

Pertamina memprediksi kebutuhan energi di Riau meningkat sepanjang ramadhan 2020.

Riauterkini - PEKANBARU - Meski Riau tengah dilanda penyebaran virus mematikan asal Wuhan, China, Pertamina memprediksi kebutuhan energi oleh masyarakat dimoment ramadhan terus terus meningkat. Dengan demikian pihaknya berupaya untuk memastikan kelancaran distribusi BBM beejalan lancar dengan membentuk satuan tugas (Satgas) Ramadhan, Idul fitri dan COVID-19 (Rafico 2020).

"Satgas ini sudah bertugas sejak tanggal 08 April hingga 08 Juni 2020 nanti, dengan tetap melaksanakan protokol pencegahan COVID-19," jelas Unit Manager Comm, Rel, & CSR MOR I, M. Roby Hervindo.

Salah satu tugas Satgas Rafico Pertamina yakni memprediksi kebutuhan warga Riau selama periode Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini. Dimana kebutuhan BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) selama masa Ramadhan diperkirakan mencapai 77,4 juta liter.

Sedangkan untuk BBM jenis gasoil (Bio Solar, Dexlite dan Pertamina Dex) diperkirakan berada di angka 50,8 juta liter selama masa Ramadhan.

"Untuk konsumsi Elpiji, kami mengestimasi peningkatan konsumsi sebesar dua persen dibanding konsumsi normal. Yaitu naik menjadi 4,1 juta tabung dibandingkan konsumsi normal sebesar 4,02 juta tabung,"tuturnya.

Meski memperkirakan sedikit kenaikan di sektor elpiji, Pertamina memastikan stok tersedia mencukupi. Jumlah stok BBM yang tersedia di fuel terminal sanggup memenuhi kebutuhan masyarakat Riau hingga 27 hari ke depan. Sedangkan elpiji dapat memenuhi kebutuhan hingga enam hari ke depan.

Di sektor penerbangan, diperkirakan mengalami penurunan konsumsi akibat pembatasan mobilisasi. Namun Pertamina tetap menjaga ketersediaan Avtur, guna melayani kebutuhan maskapai.

"Pertamina juga terus berkoordinasi dengan Pemprov, aparat TNI dan Polri terkait distribusi BBM, Elpiji dan Avtur bagi masyarakat. Meski ada pembatasan mobilisasi, kebutuhan energi bagi masyarakat tetap terpenuhi. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan antar produk Pertamina Delivery Service melalui telepon Pertamina 135,” tutup Roby.

Sementara, sebagai bentuk partisipasi dalam penanganan virus Corona di Riau, beragam upaya telah dilakukan Pertamina. Bahkan untuk memastikan distribusi BBM dan Elpiji aman bagi masyarakat, pihaknya rutin melaksanakan pemeriksaan fit to work (FTW) bagi seluruh petugas.

"Pemeriksaan FTW yang dilakukan kepada petugas meliputi pemeriksaan suhu tubuh, pernapasan, tekanan darah, denyut nadi, tes mata dan tes keseimbangan. Sehingga juga merupakan upaya deteksi dini gejala Covid-19," jelasnya.

Pertamina juga telah melakukan disinfektasi di SPBU dan SPPBE, serta mewajibkan penggunaan masker dan sarung tangan oleh petugas yang melayani konsumen.

Salah satunya disinfektasi di lingkungan SPBU, melalui kerjasama dengan Universitas Riau (UNRI). Pertamina dan UNRI melakukan kegiatan disinfektasi di 15 lokasi lingkungan warga sekitar SPBU di Pekanbaru, mulai Sabtu (19/04/20) hingga Rabu (22/04/20) lalu. Disinfektasi meliputi fasilitas umum seperti masjid, halte bus dan bangunan di lingkungan sekitar SPBU.

Kegiatan ini mengerahkan 12 relawan, yang tergabung dalam Satuan Tugas Siaga Bencana UNRI (Satgas UNRI). Bersamaan dengan kegiatan ini juga dilakukan kegiatan kampanye Social Distancing kepada masyarakat.

Prof. Dr. Iwantono, M Phill, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, selaku ketua Satgas UNRI, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian UNRI terhadap masyarakat pada masa wabah COVID-19. Kali ini bersinergi dengan Program Pertamina Peduli.

“Para relawan dalam kegiatan ini merupakan mahasiswa yang tergabung dalam Tim Relawan Satgas Siaga Bencana UNRI. Kegiatannya disetarakan dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata atau Kukerta”, pungkasnya.***(arl)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter
- APINDO RIAU Buka Posko Pengaduan THR Bagi Perusahaan Terdampak Covid-19
- Triwulan I 2020, Perekonomian Riau Tumbuh 2,24 Persen
- Bagi 10.000 Angkot, Pertamina Beri Cashback 50 Persen untuk Pembelian Pertalite dan Dexlite Setiap Hari
- Kadis DPPP Pekanbaru Umumkan Penundaan Pasar Murah
- DPPP Pekanbari Bakal Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
- AP II Hentikan Penerbangan Komersil Bandara SSK II Pekanbaru
- Bupati Inhil Resmikan 4 Pasar Kecamatan Secara Virtual
- Hadapi Ramadan, Kapasitas Jaringan Indosat Ooredoo Ready
- Meski Corona Merebak, Pertamina Prediksi Peningkatan Kebutuhan Energi Saat Ramadhan
- Triwulan I 2020, Investasi PMDN Riau Peringkat Pertama di Luar Jawa
- Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona
- Lahan Bekas Terbakar PT Serikat Putra Ditanami Nenas
- Ramadhan dan Lebaran, BI Jamin Ketersediaan Uang di Riau
- Efek Virus Corona, 17 April Lusa Mal SKA Pekanbaru Buka Terbatas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com