Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 3 Juli 2020 17:03
Tracing dari Ibu, Ayah dan Ibu di Kuansing Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 16:59
Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan

Jum’at, 3 Juli 2020 16:54
Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau

Jum’at, 3 Juli 2020 16:52
CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis

Jum’at, 3 Juli 2020 15:49
Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti

Jum’at, 3 Juli 2020 13:55
Dibangunkan Jalan, Warga Desa Api-api, Bengkalis Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke TMMD

Jum’at, 3 Juli 2020 13:43
Jumat Berkah, Srikandi Masuri Tebar Ratusan Nasi Kotak di Duri

Jum’at, 3 Juli 2020 13:10
Dimakamkan di TPM, Prajurit TNI Warga Pekanbaru Gugur dalam Tugas PBB di Kongo

Jum’at, 3 Juli 2020 11:08
BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri

Jum’at, 3 Juli 2020 10:36
Pemadaman Dikerahkan 3 Helikopter, Lahan Gambut di Pulau Rupat Terbakar

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 Mei 2020 12:41
Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance

Tokocypto yang meruoakan pedagang Aset Kripto pertama yang teregulasi di Indonesia, berhasil raih pendanaan dari Binance.

Riauterkini - PEKANBARU - Tokocrypto, pedagang aset kripto pertama yang teregulasi dan terdepan di Indonesia, hari ini resmi mengumumkan keberhasilan mereka mendapatkan investasi dari Binance. Binance adalah perusahaan blockchain global dibalik pedagang aset kripto terbesar di dunia dari sisi volume transaksi dan pengguna.

Investasi ini akan digunakan untuk mempercepat pengembangan bisnis Tokocrypto , termasuk dalam hal produk dan layanan baru, pengembangan teknologi, menghadirkan inisiatif-inisiatif baru dalam hal edukasi blockchain di Indonesia, serta ekspansi secara nasional, seperti Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Balikpapan, dan lainnya.

Pang Xue Kai, selaku Co-Founder dan CEO Tokocrypto menyatakan, investasi di Tokocrypto ini menjadi penegasan akan kepercayaan dari pemimpin pasar aset kripto secara global terhadap potensi blockchain ekosistem di Indonesia yang sangat menjanjikan.

"Investasi dari Binance ini akan digunakan untuk menghadirkan dan meningkatkan layanan terbaik dari Tokocrypto di pasar Indonesia, serta mempercepat visi kami dalam menghadirkan ekosistem keuangan terbuka melalui teknologi blockchain," terangnya.

Didirikan pada awal 2018, Tokocrypto bertujuan untuk mendorong adopsi dan aksesibilitas berkelanjutan dari aset kripto di Indonesia melalui transaksi perdagangan dan layanannya. Pada awal berdirinya, Tokocrypto juga berhasil mendapat pendanaan putaran awal, dimana pada putaran ini, salah satu pemberi dana adalah QCP Capital, perusahaan perdagangan aset digital dan investasi yang berbasis di Singapura. Tim ini mencapai tonggak sejarah penting pada tahun 2019 ketika Tokocrypto menjadi pedagang aset kripto pertama yang terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

Sementara, Changpeng Zhao (CZ), selaku Pendiri dan CEO Binance, menambahkan dengan adopsi teknologi yang cepat, pertumbuhan ekonomi yang kuat, serta populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia akan menjadi salah satu pusat terkemuka dari ekosistem blockchain di Asia Tenggara.

"Investasi kami di Tokocrypto memungkinkan kami untuk mengeksplorasi bersama peluang baru yang menarik untuk pasar Indonesia bersama mitra lokal yang telah teregulasi untuk menghadirkan kebebasan dalam hal keuangan," tuturnya.

Sedangkan Teguh Kurniawan Harmanda, selaku COO Tokocrypto menerangkan, Tokocrypto sendiri didukung oleh dewan penasihat yang sangat berpengalaman dalam dunia aset kripto, termasuk Joshua Ho dan Darius Sit dari QCP Capital, serta Shaun Djie dari Digix, yang telah menjadi penasihat tim sejak 2018.

“Tokocrypto juga akan tetap mengembangkan berbagai inisiatif baru, termasuk melanjutkan kerjasama dan kolaborasi dengan para pemangku kebijakan di Indonesia seperti BAPPEBTI dan PPATK, serta menjalin kerjasama strategis dengan para pelaku industri lainnya”, tutupnya.***(arl)

Loading...


Berita lainnya..........
- BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri
- Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan
- SKK Migas-PT CPI Gelar WFD
- Sejumlah Titik Anjungan Rusak, Nasabah BNI di Duri Mengular Narik Rupiah
- OJK: Waspada Info Hoak Tarik Dana di Perbankan
- Pertamina Taja Bakul Online, Dukung Jualan UMKM Riau di Era New Normal
- Antisipasi Covid-19, BRI Telukkuantan Laksanakan Protokol Kesehatan
- Juni 2020, Peremajaan Sawit Rakyat di Riau Baru 9 Ribuan Hektar
- SRO Beri Stimulus Stakeholders Pasar Modal
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik
- PSBB Berakhir, Bisnis Perhotelan di Pekanbari Mulai Menggeliat
- Tinjau Pasar Modern, Bupati Kuansing Ingin Pastikan Pedagang Nyaman
- Bupati Kuansing Panen Bawang Merah di Desa Kompe Barangin
- Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance
- Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com