Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Januari 2021 21:29
4 Sembuh, Pasien Covid-19 di Kuansing Bertambah 8 Orang

Jum’at, 15 Januari 2021 21:02
Tunaikan Kewajiban Demokrasi, Ketua KPU Bengkalis Ikut Nyoblos Anggota BPD

Jum’at, 15 Januari 2021 19:39
Gerebek Warung di PT SJI, Lima Pria Digelandang ke Polsek Kunto Darussalam

Jum’at, 15 Januari 2021 18:13
Tahun Anggaran Berakhir, Proyek Jalur Dua Airmolek Inhu Tetap Dikerjakan

Jum’at, 15 Januari 2021 18:03
Polda Riau Periksa 13 Saksi Terkait Sampah di Pekanbaru

Jum’at, 15 Januari 2021 17:44
Bertambah 170, Total Kasus Covid-19 di Riau Tembus 27 Ribu Lebih

Jum’at, 15 Januari 2021 17:17
H Permata Tewas Ditembak Petugas, Kepala BC Tebilahan Mengaku Belum Mengetahui

Jum’at, 15 Januari 2021 17:16
Mulai Hari Ini APBD Bengkalis 2021 Sudah Bisa Digunakan

Jum’at, 15 Januari 2021 17:03
Polisi Bekuk Jambret Anak Pejabat Tinggi Polda Riau

Jum’at, 15 Januari 2021 11:01
Iwan Patah Sebut Banjir Menahun di Pekanbaru Akibat tak Punya Master Plan

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Mei 2020 13:02
Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK

Merebaknya Covid 19 berdampak pada pertumbuhan ekonomi Riau sekaligus dunia usaha di Riau. Akibatnya, lebih 5 ribu pekerja di Riau kena PHK dan dirumahkan.

Riauterkini-PEKANBARU- Kadisnaker Riau, Jonli Senin (18/5/20) mengatakan bahwa lebih 5 Ribu pekerja di Riau dirumahkan dan di-PHK. Hal itu disebabkan penurunan kinerja ekonomi yang melanda Riau khususnya akibat merebaknya covid 19.

Catatan Disnaker Riau, tambahnya, menunjukkan, jumlah pekerja di Riau yang di PHK sebanyak 399 orang. Sedangkan jumlah pekerja yang dirumahkan sebanyak 4.823 orang.

" PHK dan merumahkan pekerja dalam kurun waktu Maret- Mei 2020. Ada 116 bidang usaha yang melakukan PHK dan merumahkan pekerjanya," terang Jonli.

Jonli menambahkan bahwa dari 116 sektor usaha yang mem-PHK dan merumahkan tersebut meliputi bidang usaha jasa. Seperti perhotelan sekolah swasta, rumah sakit dan retail.

"Sementara, perusahaan besar seperti RAPP, IKPP, Chevron dan lainnya masih belum melakukan PHK maupun merumahkan pekerjanya. Perusahaan perusahaan tersebut masih menerapkan penjadwalan waktu bekerja," terang Jonli.

Jonli berharap dampak merebaknya Covid 19 terhadap perekonomian di Riau segera berakhir. Sehingga ekonomi terus tumbuh sesuai yang diinginkan.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Warga Kecamatan Kampar Kiri Optimalkan Lahan Agrowisata
- Dikeluhkan Nasabah, Anggota DPRD Pelalawan Sorot Kualitas ATM BRK
- UEK SP Maju Bersama Perdana Laksanakan MKPT di Pekanbaru
- Desember 2020, Riau Alami Inflasi 0,55 Persen
- ASITA Nilai Tak Diizinkannya Turis Luar Negeri Masuk Adalah Langkah yang Baik
- Kunjungan Meningkat, Mal di Pekanbaru Libatkan Unsur TNI/POLRI Jaga Kedisiplinan Masyarakat
- Harga Getah Karet Lewat Apkarkusi Kuansing Tembus Rp11 Ribu Perkilogram
- Gerai Serbu PPJI Rohul Ludes Diserbu Warga Pasirpengaraian
- Kreatif, Emak-emak Mekar Jaya Ubah Lidi Sawit jadi Sumber Uang
- Sasar Pasar Anak Muda, Wiraland Ciptakan Slogan Cinta Itu Butuh Rumah, Bro
- Pertagas Kembali Raih Gold Rank di Asia Sustainability Reporting Rating 2020
- HUT 28 Pelindo Jadi Momentum Perkokoh Kerjasama dengan Pengguna Jasa
- Tunaiku, Aplikasi Amar Bank Dukung Inklusi Keuangan Indonesia
- Disprindag Bekerjasama PT.Heldy Putra Inhil Gelar Operasi Pasar Gas 3 Kg
- Pertagas Borong Penghargan di Ajang Celebvation PGN 2020
- Bapenda Kuansing Optimis Capai Target PAD 2021
- Webinar Ketahanan Pangan Usai, PWI-SPS Riau Siapkan Bantuan Bergulir Rp100 Juta
- Presiden Lepas Ekspor Nasional Serentak,
RAPP dan APR Ekspor Kertas dan Rayon ke Berbagai Negara

- Mix Makan dan Ngopi, Warung Lapan Enam Dilaunching
- PT. CPI Terima Penghargaan SKK Migas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com