Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Juni 2021 00:00
Plh Bupati Rohul Minta Proyek Sport Center Kepenuhan Sesuai DED

Ahad, 13 Juni 2021 21:37
Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Trabak 3 Pengguna Jalan Lain, 1 Orang Tewas

Ahad, 13 Juni 2021 21:24
Terlibat Premanisme, 79 Orang Pelaku Diringkus Polresta Pekanbaru

Ahad, 13 Juni 2021 19:04
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Riau Kembali Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru

Ahad, 13 Juni 2021 17:22
Lantama TNI-AU, Enam Pesawat Tempur F-16 Amerika Tiba di Lanud Rsn

Ahad, 13 Juni 2021 16:36
Polsek Bandar Sei Kijang Sanksi Warga Sekaligus Bagi-bagi Masker

Ahad, 13 Juni 2021 16:31
Personil Polsek Bunut Patroli Tempat Rawan Kriminalitas

Ahad, 13 Juni 2021 16:28
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS

Ahad, 13 Juni 2021 16:24
Antispiasi Karhutla, Warga Diminta tak Membakar Lahan

Ahad, 13 Juni 2021 16:20
Kapolsek Ukui Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 27 Juli 2020 09:49
Desa Mandiri Pangan dan Energi, Aspekari Budidaya Kaliandra Merah di Teluk Paman, Kampar

Mewujudkan Desa Mandiri Pangan dan Energi, Aspekari kembangkan Kaliandra Merah di Desa Teluk Paman, Kampar.

Riauterkini-KAMPAR-Dalam rangka mewujudkan desa mandiri pangan dan energi, tim Asosiasi Petani Kaliandra Merah Riau (Aspekari) didampingi ketua DPD Aspekari Kabupaten Kampar Nasrul melakukan kunjungan ke Desa Teluk Paman kecamatan Kampar Kiri kabupaten Kampar, Senin (27/7/20). Langkah ini dilakukan untuk melihat kondisi lahan tidak produktif di sela kelapa sawit usia muda dan karet yang nemungkinkan untuk dilakukan budidaya Kaliandra Merah.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPD Aspekari Kampar Nasrul merekomendasikan kepada masyarakat agar membudidayakan kaliandra merah sebagai opsi untuk menambah sumber pendapatan ketika harga komoditas perkebunan seperti karet dan kelapa sawit jatuh. Setidaknya masyarakat masih memiliki tambahan pendapatan lain yaitu dari kaliandra merah ini.

"Kaliandra merah merupakan energi hijau ramah lingkungan, dengan budidaya ini desa akan memiliki cadangan energi. Karena batang kaliandra merupakan bahan baku pembuatan wood pellet sebagai energi alternatif pengganti batu bara. Disamping itu juga, dengan budidaya kaliandra merah secara bersama sama, masyarakat juga memperoleh manfaat daun sebagai tambahan sumber pakan ternak. Bahksn daun kaliandra merah bisa diolah menjadi pelet hijau untuk pakan ikan maupun unggas," terangnya.

Dengan tersedianya pakan yang cukup, tambahnya, peternak akan bisa mengandangkan ternak pada satu tempat sehingga kotoran ternak dapat dimanfaatkan menjadi biogas. Limbah biogas ini nantinya bisa dimanfaatkan sebagai sumber pupuk untuk tanaman padi maupun tanaman pangan lainnya.

Kepala Desa Teluk Paman, Rino menyambut baik rekomendasi tersebut dan akan menyampaikan kepada masyarakat terkait potensi tanaman Kaliandra Merah ini.

. "Saya berharap semua masyarakat desa di kampar kiri, bukan hanya warga desa teluk paman bersama-sama membudidayakan tanaman ini. Apalagi jika melihat potensi ternak dan potensi madu bunga kaliandra. Agar kampar kiri mampu menjadi icon ternak dan madu serta masyarakatnya lebih sejahtera," imbuhnya.

Rino berharap, setelah nanti pakan cukup tersedia, agar pihak terkait dapat membantu membangunkan kandang ternak berikut pengelolaan biogasnya sehingga bisa menjadi sumber pendapatan bagi peternak.

Turut hadir pada saat kunjungan tersebut Kades Tanjung Harapan dan Kades Lubuk Agung Kampar Kiri *(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Konsumen Yakin Ekonomi Bakal Meningkat
- Harga CPO Malaysia Pengaruhi Harga TBS Sawit Riau
- Kunjungi Bank Riau Kepri, Gubernur Kepri Komit Tambah Modal
- Bandara Japura Perlu Investor, Sekali Terbang Pesawat Komersil Rp420 Juta
- Minyak Goreng Picu Inflasi di Riau
- Bank Riau Kepri - UIR Jalin Kerjasama Pembayaran Biaya Pendidikan
- Pulihkan Ekonomi, Bupati Meranti Ajak Pegawai Nongkrong di Kedai Kopi Sejam Sehari
- Dongkrak Produksi Migas, BOB kembali Tajak Sumur Migas di Bengkalis
- BRK Komit Dukung Prnggunaan Alat Perekam Data Transaksi Pajak Online di Kepri
- Pasca Lebaran, Harga Sembako di Pasar Telukkuantan Turun
- Harkitnas 2021, Bupati Inhil Jadi Pembicara Dialog Nasional Perkelapaan
- Tumbuh 0,41 Persen, Hanya Riau dan Babel Ekonomi Tumbuh Positif
- Jelang Alih Kelola, PT CPI Wujudkan Transisi yang Selamat dan Lancar
- Katanya 77 Jaringan Bank Siap Layanii, Faktanya Masyarakat Susah Tukar Uang Kecil
- Jaringan Kantor Bank Layani Penukaran Uang 'Ampaw' Lebaran 2021
- Ekonomi Masyarakat Kuansing Terimbas Macetnya Proyek Pemkab
- Realisasi APBD Proyek Fisik Kuansing Belum Berjalan 
- April 2021, Riau Alami Inflasi 0,15 Persen
- Waspada, EDCCash Penipuan Investasi Berkedok Aset Kripto Berskema Piramida
- BOB PT BSP Pertamina Hulu Kembali Raih Penghargaan Zero Accident Award


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com