Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Juni 2021 00:00
Plh Bupati Rohul Minta Proyek Sport Center Kepenuhan Sesuai DED

Ahad, 13 Juni 2021 21:37
Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Trabak 3 Pengguna Jalan Lain, 1 Orang Tewas

Ahad, 13 Juni 2021 21:24
Terlibat Premanisme, 79 Orang Pelaku Diringkus Polresta Pekanbaru

Ahad, 13 Juni 2021 19:04
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Riau Kembali Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru

Ahad, 13 Juni 2021 17:22
Lantama TNI-AU, Enam Pesawat Tempur F-16 Amerika Tiba di Lanud Rsn

Ahad, 13 Juni 2021 16:36
Polsek Bandar Sei Kijang Sanksi Warga Sekaligus Bagi-bagi Masker

Ahad, 13 Juni 2021 16:31
Personil Polsek Bunut Patroli Tempat Rawan Kriminalitas

Ahad, 13 Juni 2021 16:28
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS

Ahad, 13 Juni 2021 16:24
Antispiasi Karhutla, Warga Diminta tak Membakar Lahan

Ahad, 13 Juni 2021 16:20
Kapolsek Ukui Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Oktober 2020 11:24
Mediasi DPMPTSP Naker Kuansingi, PT. TBS Belum Bayar THT Karyawan Sesuai Kesepakatan

DPMPTSP Naker Kuansing sudah beberapa kali memediasi PT. TBS dengan karyawan akhirnya tercapai kesepakatan. Tinggal perusahaan membayar THR dan denda.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) mediasi karyawan dan PT Tri Bhakti Sarimas (TBS), terkait hak yang belum dibayarkan perusahaan.

"Hasil pertemuan, kesepakatannya, pihak perusahaan bersedia membayar THR dalam dua tahap. Untuk tahap awal perusahaan akan membayar 50 persen tanggal 15 Oktober dan tahap kedua 30 Oktober 2020," ujar Plt. Kepala DPMPTSP Naker Kuansing, Mardansyah, Rabu (7/10/2020) di Telukkuantan.

Mardansyah, mengakui pihaknya beberapa kali sudah memfasilitasi perselisihan antara pekerja dan PT TBS. Pertemuan sebelumnya, PT TBS berjanji akan melunasi THR karyawan pada September 2020.

Hingga batas waktu yang ditentukan, PT TBS tak kunjung melakukan kewajibannya, sehingga karyawan sempat melakukan aksi mogok 1 Oktober dan rencananya 8 Oktober karyawan kembali akan melakukan aksi yang sama, akan tetapi rencana itu dibatalkan setelah dimediasi.

"Maka kita panggil kedua belah pihak untuk menyelesaiannya," jelas Mardansyah.

Selain membayar THR karyawan, kata Mardansyah, PT TBS juga dikenakan sanksi denda sebesar 5 persen atas keterlambatan THR tersebut.

"Karena penundaan THR, maka PT TBS wajib menyalurkan THR ditambah denda 5 persen," tukasnya. * (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Konsumen Yakin Ekonomi Bakal Meningkat
- Harga CPO Malaysia Pengaruhi Harga TBS Sawit Riau
- Kunjungi Bank Riau Kepri, Gubernur Kepri Komit Tambah Modal
- Bandara Japura Perlu Investor, Sekali Terbang Pesawat Komersil Rp420 Juta
- Minyak Goreng Picu Inflasi di Riau
- Bank Riau Kepri - UIR Jalin Kerjasama Pembayaran Biaya Pendidikan
- Pulihkan Ekonomi, Bupati Meranti Ajak Pegawai Nongkrong di Kedai Kopi Sejam Sehari
- Dongkrak Produksi Migas, BOB kembali Tajak Sumur Migas di Bengkalis
- BRK Komit Dukung Prnggunaan Alat Perekam Data Transaksi Pajak Online di Kepri
- Pasca Lebaran, Harga Sembako di Pasar Telukkuantan Turun
- Harkitnas 2021, Bupati Inhil Jadi Pembicara Dialog Nasional Perkelapaan
- Tumbuh 0,41 Persen, Hanya Riau dan Babel Ekonomi Tumbuh Positif
- Jelang Alih Kelola, PT CPI Wujudkan Transisi yang Selamat dan Lancar
- Katanya 77 Jaringan Bank Siap Layanii, Faktanya Masyarakat Susah Tukar Uang Kecil
- Jaringan Kantor Bank Layani Penukaran Uang 'Ampaw' Lebaran 2021
- Ekonomi Masyarakat Kuansing Terimbas Macetnya Proyek Pemkab
- Realisasi APBD Proyek Fisik Kuansing Belum Berjalan 
- April 2021, Riau Alami Inflasi 0,15 Persen
- Waspada, EDCCash Penipuan Investasi Berkedok Aset Kripto Berskema Piramida
- BOB PT BSP Pertamina Hulu Kembali Raih Penghargaan Zero Accident Award


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com