Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Oktober 2020 20:37
Pastikan tidak Ada Masalah, Pemko Pekanbaru Terus Kembangkan KIT

Selasa, 20 Oktober 2020 18:31
Kumpul Bareng Media Inhu, Ketua Bappilu Rajut Optimis Menang

Selasa, 20 Oktober 2020 18:17
5 Pasien Positif Corona Kuansing Dinyatakan Sembuh

Selasa, 20 Oktober 2020 17:20
Kadiskes Riau: Pasien Sembuh di Riau Hari Ini Meningkat Tajam

Selasa, 20 Oktober 2020 17:13
Persiapan Gowes di Pantai Sepat baru Bengkalis, LPM Pekanbaru Latihan Keliling Kota

Selasa, 20 Oktober 2020 17:07
Asep Ruhiat: Kita Sudah Prediksi Gugatan ASA Dimentahkan PTTUN Medan



Selasa, 20 Oktober 2020 17:02
Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman

Selasa, 20 Oktober 2020 16:49
PJs Bupati Kuansing, Panen Padi di Desa  Teberau Panjang

Selasa, 20 Oktober 2020 16:46
Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni

Selasa, 20 Oktober 2020 16:40
Fasilifasi UMKM Desa Kampar, Gubri Dorong Pemanfaatan Lahan Jadi Produktif

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Oktober 2020 11:24
Mediasi DPMPTSP Naker Kuansingi, PT. TBS Belum Bayar THT Karyawan Sesuai Kesepakatan

DPMPTSP Naker Kuansing sudah beberapa kali memediasi PT. TBS dengan karyawan akhirnya tercapai kesepakatan. Tinggal perusahaan membayar THR dan denda.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) mediasi karyawan dan PT Tri Bhakti Sarimas (TBS), terkait hak yang belum dibayarkan perusahaan.

"Hasil pertemuan, kesepakatannya, pihak perusahaan bersedia membayar THR dalam dua tahap. Untuk tahap awal perusahaan akan membayar 50 persen tanggal 15 Oktober dan tahap kedua 30 Oktober 2020," ujar Plt. Kepala DPMPTSP Naker Kuansing, Mardansyah, Rabu (7/10/2020) di Telukkuantan.

Mardansyah, mengakui pihaknya beberapa kali sudah memfasilitasi perselisihan antara pekerja dan PT TBS. Pertemuan sebelumnya, PT TBS berjanji akan melunasi THR karyawan pada September 2020.

Hingga batas waktu yang ditentukan, PT TBS tak kunjung melakukan kewajibannya, sehingga karyawan sempat melakukan aksi mogok 1 Oktober dan rencananya 8 Oktober karyawan kembali akan melakukan aksi yang sama, akan tetapi rencana itu dibatalkan setelah dimediasi.

"Maka kita panggil kedua belah pihak untuk menyelesaiannya," jelas Mardansyah.

Selain membayar THR karyawan, kata Mardansyah, PT TBS juga dikenakan sanksi denda sebesar 5 persen atas keterlambatan THR tersebut.

"Karena penundaan THR, maka PT TBS wajib menyalurkan THR ditambah denda 5 persen," tukasnya. * (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- BPKH Tunjuk Mandiri Syariah Beri Layani Kustodian
- Lahan Tidur Pertamina Bantu Petani Wujudkan Mimpi Mandiri
- APINDO Riau Bersiap Gelar Musprov 24 Oktober
- Mediasi DPMPTSP Naker Kuansingi, PT. TBS Belum Bayar THT Karyawan Sesuai Kesepakatan
- Dampak Covid -19, Asumsi PAD Kuansing Turun 10 Persen 
- Resmi Dilantik, PC FSP NIBA-KSPSI Kampar Akan Fokus Satukan PUK
- Heads of Agreement Transisi WK Rokan Ditandatangani
- Lewat Webinar, Petani Binaan Asian Agri Berbagi Kisah Sukses
- Diskopdagrin Kuansing Ajari UMKM Dapat Bantuan Usaha di Masa Pandemi Covid - 19
- Wiraland Gelar Kontes Foto Instagram, Berhadiah Sepeda Brompton
- Bupati Kuansing Terus Upayakan Harga Jual Getah Karet Mahal
- Bupati Kuansing, Himbau Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur untuk Pertanian
- Pandemi Corona, BPJS Ketenagakerjaan Beri Peserta Layanan Ekstra
- Bupati Inhil dan Istri Meninjau Proses Panen Madu di Kecamatan Gaung
- Hari Pelanggan Nasional, PLN Luncurkan Layanan Super Merdeka untuk UMKM/IKM
- Telkomsel Pastikan Belajar Jarak Jauh Nyaman dengan Jaringan Broadband Berkualitas
- Agustus 2020, Riau Inflasi 0,05 persen
- Dinas Kopdagrin Kuansing Ikuti Pelatihan Tajaan Kemenperin
- Sawit Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi Riau
- Dimasa Pandemi, BP Jamsostek Cabang Duri Terapkan One to Many


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com