Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 21 Oktober 2020 16:32
Secara Virtual, Agung Toyota Luncurkan New Kijang Innova dan New Fortuner

Rabu, 21 Oktober 2020 16:24
Hari Ini, 11 Penambahan Pasien Positif Corona di Kuansing

Rabu, 21 Oktober 2020 16:05
Diresmikan Pjs Bupati Rohul,
Ponpes Daarul Quran Darussalam Punya Green House Agrowisata Organik Dibantu BI


Rabu, 21 Oktober 2020 16:03
Talkshow Riauter Channel,
Cegah Libur Panjang jadi Klaster Penyeberan Corona


Rabu, 21 Oktober 2020 15:57
Buronan Kasus Korupsi Asal Maluku Ditangkap Jaksa di Pekanbaru.

Rabu, 21 Oktober 2020 14:44
Dampak Covid-19, Program Pembangunan Jalan Desa di Rohul Kena Pangkas

Rabu, 21 Oktober 2020 13:39
Edar Sabu, Seorang Kakek Ditangkap Polres Pelalawan

Rabu, 21 Oktober 2020 12:59
Distanak Pekanbaru Punya Strategi Hadapi Rawan Pangan Saat Pandemi Corona

Rabu, 21 Oktober 2020 12:54
Dandim 0314 Inhil Bagi Sembako untuk Korban Kebakaran di Tembilahan Hulu

Rabu, 21 Oktober 2020 12:45
Pendemi Covid 19, Warga Pekanbaru Sulap Halaman Rumah Jadi Kebun Bunga dan Buah-buahan

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Oktober 2020 09:23
Lahan Tidur Pertamina Bantu Petani Wujudkan Mimpi Mandiri

Bagi sekelompok petani di Dumai kini mandiri bukan sekedar mimpi. Lahan tidur milik Pertamina modal utamanya.

Riauterkini-DUMAI - Kelompok Tani Bukit Mekar memanfaatkan dan mengolah lahan tidur milik PT Pertamina untuk bercocok tanam guna membantu ketahanan pangan di masa pandemi COVID-19.

Lahan seluas 18 hektar milik PT Pertamina RU II Dumai yang terletak di area komplek perumahaan Bukit Datuk, Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai tersebut dikelola oleh Kelompok Tani Bukit Mekar sejak tahun 2008 yang silam.

Ketua Kelompok Tani Bukit Mekar, Nasib (47) mengatakan pemanfaatan lahan tidur tidak langsung seperti yang diharapkan, dikarena kawasan tersebut merupakan bukit berpasir dan sulit untuk dijadikan lahan produktif.

Melihat kondisi tersebut, Ia bersama petani lainnya terus memutarkan pikiran dan mencari inovasi agar tanaman dapat tumbuh subur seperti yang diinginkan. Tahun demi tahun dirinya terus mencari solusi hingga akhirnya mampu mengolah lahan jadi produktif.

"Awalnya kita kesulitan mengelohan lahan ini, tapi kami tak kehabisan akal untuk mencari jalannya. Pertama kami bertanam dengan cara pertanian hidroponik untuk menghidupi kelompok," kata Nasib, kepada media ini, Senin (12/10/2020).

Pertanian hidroponik sendiri, kata Nasib, sangat membantu anggota kelompoknya yang mayoritas yang telah lanjut usia, dikarenakan pelaksanaan dalam bercocok tanam tersebut tidak membutuhkan tenaga yang berat.

"Apa yang kami tanam membuahkan hasil dan mampu untuk menghidupi kelompok. Seiring jalan kami terus-terusan berinovasi mengolah lahan ini untuk bisa ditanami tanaman," katanya.

Keberhasilan Kelompok Tani Bukit Mekar membuat PT Pertamina RU II Dumai selaku pemilik lahan langsung menggaet kelompok tersebut menjadi kelompok tani binaan. Berbagai bantuanpun dikucurkan untuk mengembang potensi.

Terbukti dari tahun ke tahun keberhasilan Kelompok Tani Bukit Mekar ditunjukkan. Salah satunya dari sektor pertanian jagung. Hasil panen jagung adalah sebesar 3 ton jagung manis yang digarap di atas lahan seluas setengah hektar.

"Kurang lebih 70 hari setelah penanaman bibit kami mulai bisa memetik jagung yang sudah panen. Dari hasil panen ini kami memperoleh keuntungan sebesar Rp12 juta rupiah dari hasil penjualan ke pasar," ucapnya.

Dijelaskannya, dengan meningkatnya panen jagung di lahan yang sudah produktif ini tentunya kebutuhan pasar akan jagung itu sendiri masih cukup aman, jadi belum ada kendala berarti dari pemasaran hasil panen.

"Alhamdulillah, hasil pertanian saat ini bisa membangkitkan ekonomi anggota kelompok tani Bukit Mekar. Kami juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan bantuan yang sudah diberikan oleh Pertamina," tutur melanjutkan.

"Tidak hanya pembangunan fasilitas dan juga alat-alat pertanian yang diberikan, dosen dari berbagai perguruan tinggi seperti dari Universitas Gajah Mada diturunkan oleh Pertamina ke Dumai untuk melatih kita dibidang pertanian," katanya.

Sedangkan Walikota Dumai Zulkifli Andan Singkah pun mengapresiasi atas keberhasilan Kelompok Tani Bukit Mekar yang mampu mengolah dan menyulap lahan tidur milik PT Pertamina RU II Dumai menjadi lahan produktif.

"Apa yang dilakukan kelompok tani ini sejalan dengan usaha pemerintah pusat agar Indonesia berkedaulatan pangan. Disamping itu, kita juga perlu membuat cadangan pangan di masa pandemi COVID-19," katanya.

Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian akan terus mendorong kelompok tani untuk meningkatkan hasil produksi pertaninannya demi menjaga ketahanan pangan selama masa pandemi.

"Saya bangga kepada kelompok tani binaan Pertamina karena kembali berhasil menuai hasil panen dari apa yang telah ditanami sebelumnya. Semoga dari kegiatan bertani ini bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat," ungkap Zulkifli.

Walikota Dumai juga mengapresiasi pihak Pertamina yang terus melakukan upaya-upaya membantu pemerintah baik dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal maupun dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

"Atas nama pemerintah daerah saya mengucapkan terimakasih kepada Pertamina yang telah membantu masyarakat melalui pembinaan seperti kelompok tani Bukit Mekar ini. Lanjutkan hal baik ini demi kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Sementara Pejabat Sementara (Pjs) Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina RU II Dumai, Brasto Galih Nugroho menyampaikan pihaknya akan terus mendampingi Kelompok Tani Bukit Mekar untuk menjalankan kegiatan cocok tani di atas lahan milik Pertamina yang dipinjam pakai.

"Sebelumnya lahan ini merupakan lahan tidur, namun dengan program CSR seperti ini lahan tidur tersebut bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat bahkan bisa memberikan dampak lebih luas," jelas Brasto.

Brasto mengatakan, Pertamina telah membantu kelompok tani Bukit Mekar sejak tahun 2016 silam dengan anggaran program tanggung jawab sosial perusahaannya dengan kontribusi pembangunan berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap kelompok tani tersebut.

"Kami mengarahkan kelompok tani Bukit Mekar mengelola lahan tersebut terkonsep pertanian perikanan yang terintegrasi. Harapan kita kedepan, area seluas 18 hektare tersebut menjadi area agrowisata hortikultur. Dimana masyarakat bisa belajar cara menanam tanaman, dan juga pengunjung bisa membeli serta memetik hasil panen ditempat," katanya.

Selain itu Pertamina juga memiliki Program Kemitraan (PK) berupa pinjaman modal bagi usaha mikro dan kecil di Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir dan sekitarnya. Syaratnya adalah usaha sudah berjalan minimal 6 bulan, memiliki omset tidak lebih besar dari Rp 2,5 milyar setahun, memiliki aset tidak lebih dari Rp 500 juta (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) serta sedang tidak mendapakan pinjaman dari bank dan BUMN lain.***(SUHADI)

Loading...


Berita lainnya..........
- Secara Virtual, Agung Toyota Luncurkan New Kijang Innova dan New Fortuner
- 7 Ton Perhektar, Panen Raya Padi di Teberau Panjang, Kuansing
- BPKH Tunjuk Mandiri Syariah Beri Layani Kustodian
- Lahan Tidur Pertamina Bantu Petani Wujudkan Mimpi Mandiri
- APINDO Riau Bersiap Gelar Musprov 24 Oktober
- Mediasi DPMPTSP Naker Kuansingi, PT. TBS Belum Bayar THT Karyawan Sesuai Kesepakatan
- Dampak Covid -19, Asumsi PAD Kuansing Turun 10 PersenĀ 
- Resmi Dilantik, PC FSP NIBA-KSPSI Kampar Akan Fokus Satukan PUK
- Heads of Agreement Transisi WK Rokan Ditandatangani
- Lewat Webinar, Petani Binaan Asian Agri Berbagi Kisah Sukses
- Diskopdagrin Kuansing Ajari UMKM Dapat Bantuan Usaha di Masa Pandemi Covid - 19
- Wiraland Gelar Kontes Foto Instagram, Berhadiah Sepeda Brompton
- Bupati Kuansing Terus Upayakan Harga Jual Getah Karet Mahal
- Bupati Kuansing, Himbau Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur untuk Pertanian
- Pandemi Corona, BPJS Ketenagakerjaan Beri Peserta Layanan Ekstra
- Bupati Inhil dan Istri Meninjau Proses Panen Madu di Kecamatan Gaung
- Hari Pelanggan Nasional, PLN Luncurkan Layanan Super Merdeka untuk UMKM/IKM
- Telkomsel Pastikan Belajar Jarak Jauh Nyaman dengan Jaringan Broadband Berkualitas
- Agustus 2020, Riau Inflasi 0,05 persen
- Dinas Kopdagrin Kuansing Ikuti Pelatihan Tajaan Kemenperin


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com