Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Maret 2021 21:17
Pemprov Riau Beri Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Miskin

Rabu, 3 Maret 2021 21:05
Kepala Kanwil Kemenkumham Diminta Sat Ops Patnal Tanamkan Integritas

Rabu, 3 Maret 2021 20:50
Kemen PUPR Bersama BNI dan DPR RI Serahkan Bantuan BSPS 2021

Rabu, 3 Maret 2021 19:47
Rampas Uang Rp80 Juta di Muara Jaya, 4 Perampok Bersenpi Ditangkap Polres Rohul

Rabu, 3 Maret 2021 19:11
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru dan Kapolsek Rumbai Berganti

Rabu, 3 Maret 2021 18:54
Gubri Serahkan Dua BLK Milik Pemprov ke Kemenaker

Rabu, 3 Maret 2021 18:14
Kapolres Inhil Bersama Tim Berjibaku Padamkan Karlahut di Kempas

Rabu, 3 Maret 2021 17:45
Cegah Penyebaran Covid-19, Wartawan Inhu Mulai Divaksin

Rabu, 3 Maret 2021 17:01
Punya Direksi Anyar, BPJAMSOSTEK Siap Hadapi Tantangan Pengelolaan Jaminan Sosial 

Rabu, 3 Maret 2021 16:57
Meluas, Wabup Bengkalis Tinjau Sejumlah Lokasi Kebakaran Lahan

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 6 Pebruari 2021 13:16
Lebih 9 Juta Lot, Transaksi Perdagangan Berjangka 2020 Pecahkan Rekor

Transaksi perdagangan berjangka nasional 2020 mencapai 9 jutaan Lot. Jumlah itu pecahkan rekor transaksi sepanjang sejarah.

Riauterkini-PEKANBARU-Industri Perdagangan Berjangka Komoditi di akhir tahun 2020 diwarnai pecahnya rekor transaksi sepanjang sejarah. Rekor di tahun 2011 pecah di tahun 2019. Rekor 2019 kembali pecah dengan pencapaian transaksi di tahun 2020. Ditengah pendemi Covid-19 sampai dengan pertengahan Desember 2020, total transaksi tercatat  9.023.951,21 lot.

Demikian diungkapkan Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Stephanus Paulus Lumintang di acara Media Gathering yang digelar PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Sabtu (6/2/21).

Ia menambahkan, total volume transaksi tersebut terdiri dari transaksi Multilateral adalah sebanyak 1.617.55 lot dan Bilateral sebesar 7.406.396,21 Lot. Sebelumnya, rekor transaksi tertinggi di Bursa Berjangka Jakarta terjadi di tahun 2019 dengan volume transaksi sebesar 7,94 juta Lot.

Beberapa faktor pencapaian rekor transaksi ini karena Covid-19 membuat masyarakat melakukan kegiatan dari rumah. Faktor globalnya seperti pemilu di AS, harga minyak yang pernah menyentuh minus, harga emas yang bergerak naik dan turun cukup drastis, serta semakin meningkatnya kepercayaan investor dalam negeri untuk berinvestasi di perdagangan berjangka turut menjadi stimulus atas naiknya transaksi di Bursa Berjangka Jakarta.

"Selain itu, folatilitas harga komoditi mengalahkan harga folatilitas di 2011 dan 2019. Kemudian 2020 adalah negara perpolitikan yang memanas di AS, Inggris keluar dari negara negara Uni Eropa dan adanya perang dagang dan ekonomi antara raksasa Ekonomi AS dengan Tiongkok," tambahnya.

Pencapaian volume transaksi yang terjadi di tahun 2020 tersebut menurut Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibiyadi memberikan optimisme bagi Bursa Berjangka Jakarta dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik di tahun 2021. Selain pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan mulai tumbuh positif, menurutnya secara global ekonomi pun mulai bergerak pasca covid-19 melanda hampir semua negara di dunia.

Tahun 2021 ini menurutnya pihaknya optimis transaksi di perdagangan berjangka komoditi akan tumbuh positif. Indonesia sudah siap dengan pelaksanaan vaksin Covid-19, tentunya akan memberikan angin segar bagi para pelaku bisnis untuk lebih lincah bergerak. Dan ini tentunya akan memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan ekonomi nasional.

2020, RFB Kembali Puncaki Transaksi Perdagangan Berjangka Nasional

Rifan Financindo Berjangka mengalami pertumbuhan kinerja di tahun 2020 yang positif meski di tengah pandemi Covid-19. Total volume transaksi tumbuh 6,59 persen menjadi 1,6 juta lot. Sampai akhir Desember tahun lalu, Rifan Financindo Berjangka masih memuncaki posisi teratas untuk kategori perusahaan pialang gabungan teraktif.

Untuk total pangsa pasar yang dikuasai Rifan Financindo Berjangka sekitar 19 persen, atau masih menjadi pemimpin pasar di Bursa Berjangka Jakarta. Selain itu total nasabah di tahun 2020 mencapai 4.713 nasabah, naik 17,62 persen dibandingkan tahun 2019.

Di masa pandemi, pertumbuhan nasabah Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru tetap tinggi. Sepanjang tahun pandemi, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru berhasil mencetak prestasi sebagai bukti kepercayaan nasabah yang terus meningkat. Total nasabah baru yang bergabung di PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru menembus 381 nasabah, tumbuh 35,11 persen dari 2019.

Pimpinan Cabang PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru, Liwan Thio mengatakan bahwa kinerja positif ini dicapai berkat kerjasama yang baik antar tim di manajemen.

"Karena di masa pandemi yang dimulai sejak Maret 2020, telah banyak mengubah strategi bisnis kami agar bisa bertahan dan terus melaju," terangnya.

Era new normal dengan pembatasan tatap muka telah mendorong manajemen PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru untuk berinovasi dalam mengedukasi dan menawarkan peluang transaksi Perdagangan Berjangka kepada nasabah. Misalnya, bila dulu dilakukan kunjungan ke nasabah, namun sejak pandemi, interaksi lebih banyak melalui online meeting.

"Namun demikian, kualitas layanan transaksi kepada nasabah tidak berubah. Bahkan pemenuhan kebutuhan nasabah kami segera penuhi dengan SOP yang lebih cepat, karena tanpa harus bertemu muka mereka bisa mendapatkan layanan," terang Liwan.

Di tahun 2021, Liwan mengungkapkan bahwa PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru menetapkan target pertumbuhan volume transaksi mencapai 20 persen atau menjadi 170.567 Lot dibandingkan tahun 2020 sebanyak 142.139 lot. Sementara itu untuk total nasabah baru optimistis bisa digaet 500 nasabah hingga akhir tahun ini.

Untuk mencapai target tersebut, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru telah menyiapkan strategi dengan meningkatkan jumlah tenaga Business Consultant sebanyak 300 orang dengan Wakil Pialang Berjangka lebih dari 100 di tahun ini. Selain itu kegiatan edukasi kepada media dan masyarakat melalui online trading class dan media training akan kembali digiatkan.

"Pemahaman yang benar akan fungsi keberadaan perdagangan berjangka komoditi itu yang paling utama sekarang. Jika masyarakat sudah paham ,maka kami yakin transaksi di Bursa Berjangka Jakarta perdagangan berjangka akan melonjak tinggi seiring dengan bertumbuhnya minat investasi di produk-produk derivatif perdagangan berjangka," tutup Liwan.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Rendahnya Harga Beli TBS di PT PAS Dikeluhkan Petani Sawit Inhu
- Bank Indonesia Kpw Riau Gelar KKI 2021
- APINDO Riau Sambut Baik Pencabutan Perpres Investasi Miras
- BI Terbitkan Ketentuan Pelonggaran LTV/FTV dan Uang Muka
- 23 Pekan Jelang Alih Kelola Blok Rokan, PRH dan Chevron Satu Semangat Tingkatkan Produksi
- BI -POLDA Riau Beri Pelatihan TPTR 30 Personil Polri
- RUPS-LB BUMD Riau,
Pengelola BUMD Wajib Miliki Integritas dan Profesionalisme Bisnis

- Modena Serahkan Hadiah kepada Tiga Pemenang Program Hujan Modena
- Laskar Melayu Riau Bersatu Perjuangkan DBH Sawit
- Tampil Lebih Mewah, CDN Luncurkan All New Honda PCX Series di Riau
- BI Pangkas BI 7 Day Reverse Repo Rate Menjadi 3,5 Persen
- Mitsubishi New Pajero Sport Resmi Diperkenalkan di Riau
- Program CSR PT EDI Rokan Hulu Layak Dicontoh Perusahaan Lain
- Ketum APKASINDO Imbau Petani tak Berkebun Sawit di Lahannya Tumpang Tindih
- DPN APINDO Beri Perhatian Khusus Alih Kelola Blok Rokan
- ATM Tak Dapat Digunakan, Sejumlah Nasabah Kecewa Terhadap Layanan Bank BNI Rengat
- Store Original Levi's® di Pekanbaru Dilaunching
- DPP APINDO Riau Gelar Rakerkonprov 2021
- Sambut Imlek, Honda Bagi-bagi Angpao untuk Konsumen
- Pelabuhan Sei Duku dan Pelabuhan Pemko Hasilkan PAD Rp950 Juta


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com