Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Juni 2021 12:48
Aparat Bandar Sei Kijang Bersiaga di Pos Pantau

Kamis, 24 Juni 2021 12:47
Seorang Oknum Personil Polres Pelalawan Tersangka Pembunuh Janda

Kamis, 24 Juni 2021 12:21
Tegakkan Prokes, Polsubsektor Pelalawan Gencar Operasi Yustisi di Desa Segati

Kamis, 24 Juni 2021 10:52
Warga Bengkalis Terpapar Covid-19 Meninggal Dunia Kembali Bertambah

Kamis, 24 Juni 2021 09:34
Kantor Polsek Pangkalan Kuras Rutin Dilakukan Penyemprotan Disinfektan

Kamis, 24 Juni 2021 09:02
Dua Penambang Emas Ilegal Diamankan Polsek Singingi, Kuansing

Kamis, 24 Juni 2021 07:53
Didukung AMSI, SMSI dan SPS,
Gubri Intruksikan Konsisten Laksanakan Pergub Mitra Media


Kamis, 24 Juni 2021 07:19
Dituduh Peras Bupati, Kejari Kuansing dan Staf Diperiksa Kejati Riau

Rabu, 23 Juni 2021 21:33
Hadiri Pengukuhan Kwartir Pramuka Ranting Mandau,
Bupati Bengkalis Harap Kembalikan Kejayaan Pramuka


Rabu, 23 Juni 2021 20:32
Pemkab Inhu Hadiri Pencanangan Penurunan Stunting Secara Virtual

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 April 2021 10:02
Kondisi Harga Sebako di Kuansing pada Pekan Pertama Puasa 2021

Secara umum harga kebutuhan pokok di Kuansing naik. Hanya sebagian kecil bertahan dan bahkan turun harga di awal Ramadhan ini.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Harga komoditas sayuran terutama jenis cabe di pasar tradisional berbasis modern di Kota Telukkuatan, hari kedua Ramadan bergerak turun, karena persediaan barang cukup melimpah.

Berdasarkan data Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kuansing tanggal 14 April 2021 menyebutkan harga komoditas cabai sudah mulai turun. Seperti cabai merah keriting yang turun Rp. 5.000 perkilo.

"Minggu lalu cabe merah keriting Rp. 50.000 perkilo kini Rp. 45.000 perkilo," kata Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing Drs Azhar kepada wartawan.

Satu-satunya komoditas yang mengalami kenaikan kata Azhar, adalah cabe rawit hijau. Komoditas ini naik sebesar Rp. 5.000 perkilo dari Rp. 40.000 menjadi Rp. 45.000 perkilogram.

Menurut Azhar, kenaikan cabe rawit hijau ini disebabkan pasokan rawit hijau dari petani berkurang karena musim penghujan. Sementara permintaan cenderung meningkat di awal bulan puasa ini.

"Hal ini yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga untuk rawit hijau," katanya.

Penurunan harga juga terjadi pada komoditas bawang. Harga bawang merah turun Rp. 3000 perkilo dari Rp. 28.000 turun menjadi Rp.25.000 perkilo. Penurunan harga juga diikuti bawang putih dari Rp. 30.000 menjadi Rp. 28.000 perkilo.

Sementara harga komoditas lain seperti minyak goreng, gula, daging ayam dan daging sapi masih sama dengan harga pekan lalu. Misalnya, minyak goreng curah Rp. 13.000, Bimoli Rp. 14.000 perkilo, gula pasir Rp. 15.000 perkilo.

"Untuk harga daging masih sama dengan pekan lalu Rp. 120.000 perkilo, daging ayam kampung Rp. 50.000 perkilo dan ayam ras Rp. 35.000 perkilo," katanya. Menurutnya, hari kedua ramadan harga sejumlah komoditas di sejumlah pasar di Kota Telukkuantan sudah mulai menunjukkan penurunan. Kondisi ini membuat pasar mulai bergairah.

"Banyak pengunjung yang berbelanja di pasar meski harus tetap dengan menjaga protokol kesehatan ketat. Pedagang dan pembeli semuanya harus memakai masker," himbaunya.* (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Mei, BI Catat Uang Beredar Rp 6.994,9 Triliun
- Taja Webinar, Unilak Pekanbaru Dorong Pemuda Rumbai Berwirausaha
- Muscab Perdana FSP NIBA Kuansing Pilih Andi Nurbai sebagai Ketua
- BOB PT BSP-Pertamina Hulu Raih Sertifikat SMAP ISO 37001:2016
- RUPS BRK, OJK Akan Segera Ajukan Sejumlah Nama ke Pusat
- Sukseskan Vaksinan Gotong-royong, Apical Dukung Pemulihan Ekonomi
- Meski Masih Pandemi, Volume Transaksi RFB Masih Naik
- Apical Bersama Bupati Bogor Ajak Masyarakat Cintai Kuliner Tradisional
- Dukung Pemerintah Daerah, Apical Turut Serta Lestarikan Kuliner Khas Kabupaten Bogor
- Permudah Pendaftaran dan Pembayaran Iuran, BPJAMSOSTEK Gandeng LinkAja
- Riau Tuan Rumah FESyar Regional Sumatera Agustus Mendatang
- Dana Haji di Perbankan Syariah Rp 43 Triliun
- Konsumen Yakin Ekonomi Bakal Meningkat
- Harga CPO Malaysia Pengaruhi Harga TBS Sawit Riau
- Kunjungi Bank Riau Kepri, Gubernur Kepri Komit Tambah Modal
- Bandara Japura Perlu Investor, Sekali Terbang Pesawat Komersil Rp420 Juta
- Minyak Goreng Picu Inflasi di Riau
- Bank Riau Kepri - UIR Jalin Kerjasama Pembayaran Biaya Pendidikan
- Pulihkan Ekonomi, Bupati Meranti Ajak Pegawai Nongkrong di Kedai Kopi Sejam Sehari
- Dongkrak Produksi Migas, BOB kembali Tajak Sumur Migas di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com