Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Juni 2021 20:05
Jenazah Almarhum Raja Rivaie Rachman Dimakamkan di TMP Kusuma Dharma Pekanbaru

Senin, 21 Juni 2021 19:40
Tindak-lanjuti Laporan, Bupati Kuansing Penuhi Panggilan Kejati Riau

Senin, 21 Juni 2021 19:23
PTUN Perintahkan Menag Kembalikan Akhmad Mujahidin sebagai Rektor UIN Suska

Senin, 21 Juni 2021 18:58
Shizuoka Ichigo, Persembahan Baru Street Boba Hadir di Duri

Senin, 21 Juni 2021 18:55
Sinergikan Program Kehumasan, KPU Riau Kunker ke KPID Riau

Senin, 21 Juni 2021 17:56
Wamentan Harvick: Panen Jagung oleh Koperasi RTBS Bentuk Ketahanan Pangan

Senin, 21 Juni 2021 17:27
Pasca Dilantik Gubri, Sukiman-Indra Gunawan Siap Melaksanakan Visi Misi

Senin, 21 Juni 2021 17:24
Pencuri Pipa Besi Chevron Ditangkap di Rohil

Senin, 21 Juni 2021 15:35
Bersama Suami, "Ratu Narkoba" Jalani Rehabilitasi di Lido Jabar

Senin, 21 Juni 2021 15:26
BC Bengkalis Sita 28.200 Batang Rokok Tanpa Cukai

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 1 Mei 2021 18:48
Waspada, EDCCash Penipuan Investasi Berkedok Aset Kripto Berskema Piramida

Kemendag RI ingatkan masyarakat agar waspada penipuan investasi. Koin produksi EDCCash dinyatakan tidak termasuk dalam 229 jenis aset kripto.

Riauterkini-PEKANBARU-Kementerian Perdagangan RI melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar selalu waspada dengan penawaran investasi berkedok aset kripto yang memberikan janji keuntungan tetap (fixed income), berbagi keuntungan (profit sharing), dan bonus jika dapat merekrut anggota baru. Salah satunya adalah perusahaan investasi E-Dinar Coin Cash (EDCCash).

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menetapkan pemilik perusahaan EDCCash sebagai tersangka penipuan, penggelapan, dan pencucian uang pada 22 April 2021.

“Kegiatan yang dilakukan EDCCash bukan termasuk kegiatan jual beli aset kripto yang sesuai dengan ketetapan Bappebti. EDCCash merekrut anggota baru dengan menggunakan skema piramida, yaitu dengan memproduksi dan memperjualbelikan koin di antara anggotanya sendiri. Masyarakat harus waspada terhadap penawaran investasi dengan skema piramida,” kata Kepala Bappebti Sidharta Utama.

Sidharta mengungkapkan, koin produksi EDCCash tidak termasuk dalam 229 jenis aset kripto yang diperdagangkan di pasar fisik aset kripto.

Sebelumnya, satgas waspada investasi (SWI) termasuk di dalamnya Bappebti menggelar rapat pada 18 Juni 2019. Pada rapat tersebut, pemilik EDCCash mengaku hanya membuat aplikasi yang dapat digunakan oleh komunitas untuk membeli E-Dinar Coin. Pemilik EDCCash juga mengaku tidak memberikan penawaran keuntungan.

Namun, pada 29 September 2020, SWI sepakat untuk menghentikan kegiatan EDCCash. Bappebti telah mengeluarkan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 7 tahun 2020 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang dapat Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. Melalui peraturan tersebut, Bappebti telah menetapkan sebanyak 229 jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan.

“Koin produksi EDCCash tidak termasuk dalam 229 jenis aset kripto yang diperdagangkan di pasar fisik aset kripto,” ungkap Sidharta.

Sidharta mengatakan, koin produksi EDCCash tidak memenuhi persyaratan sebagai aset kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik aset kripto, yaitu berbasis distributed ledger technology; berupa aset kripto utilitas (utility crypto) atau aset kripto beragun aset (crypto backed asset); nilai kapitalisasi pasar (market cap) masuk kedalam peringkat 500 besar kapitalisasi pasar Aset Kripto (coinmarketcap); masuk dalam transaksi bursa aset kripto terbesar di dunia; memiliki manfaat ekonomi, seperti perpajakan, menumbuhkan industri informatika dan kompetensi tenaga ahli di bidang informatika; serta telah dilakukan penilaian terhadap risikonya.

Menurut Sidharta, investasi di bidang aset kripto semakin diminati masyarakat, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Harga aset kripto seperti bitcoin, ethereum, ripple, dogecoin, dan lainnya terus mengalami kenaikan.

“Transaksi aset kripto harus dilakukan dengan pengetahuan dan pemahaman tentang karaketristik dan risiko aset kripto. Harga aset kripto berjenis bitcoin mengalami fluktuasi yang sangat tinggi. Sehingga, bitcoin termasuk sebagai investasi yang berisiko tinggi,” ujar Sidharta.

Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan M.Syist menambahkan, meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di perdagangan berjangka komoditi (PBK), masyarakat perlu melakukan pengecekan legalitas pialang berjangka dan kewajaran keuntungan yang ditawarkan.

“Kami berharap masyarakat tidak tergiur dengan janji keuntungan di luar kewajaran. Masyarakat perlu mempelajari lebih dahulu mekanisme transaksi, keuntungan, dan kerugiannya,” tutup Syist.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- BOB PT BSP-Pertamina Hulu Raih Sertifikat SMAP ISO 37001:2016
- RUPS BRK, OJK Akan Segera Ajukan Sejumlah Nama ke Pusat
- Sukseskan Vaksinan Gotong-royong, Apical Dukung Pemulihan Ekonomi
- Meski Masih Pandemi, Volume Transaksi RFB Masih Naik
- Apical Bersama Bupati Bogor Ajak Masyarakat Cintai Kuliner Tradisional
- Dukung Pemerintah Daerah, Apical Turut Serta Lestarikan Kuliner Khas Kabupaten Bogor
- Permudah Pendaftaran dan Pembayaran Iuran, BPJAMSOSTEK Gandeng LinkAja
- Riau Tuan Rumah FESyar Regional Sumatera Agustus Mendatang
- Dana Haji di Perbankan Syariah Rp 43 Triliun
- Konsumen Yakin Ekonomi Bakal Meningkat
- Harga CPO Malaysia Pengaruhi Harga TBS Sawit Riau
- Kunjungi Bank Riau Kepri, Gubernur Kepri Komit Tambah Modal
- Bandara Japura Perlu Investor, Sekali Terbang Pesawat Komersil Rp420 Juta
- Minyak Goreng Picu Inflasi di Riau
- Bank Riau Kepri - UIR Jalin Kerjasama Pembayaran Biaya Pendidikan
- Pulihkan Ekonomi, Bupati Meranti Ajak Pegawai Nongkrong di Kedai Kopi Sejam Sehari
- Dongkrak Produksi Migas, BOB kembali Tajak Sumur Migas di Bengkalis
- BRK Komit Dukung Prnggunaan Alat Perekam Data Transaksi Pajak Online di Kepri
- Pasca Lebaran, Harga Sembako di Pasar Telukkuantan Turun
- Harkitnas 2021, Bupati Inhil Jadi Pembicara Dialog Nasional Perkelapaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com